
Hari pernikahan Heru telah usai, dan seluruh keluarga Safa berbahagia telah bisa melaksanakan hajatan tanpa ada kendala, juga berkat bantuan Yudha acara berjalan sangat meriah karna Yudha mengundang penyanyi lokal yang sedang digandrungi oleh masyarakat jogja.
.
Pagi harinya setelah hari yang melelahkan itu kini tiba saat seluruh keluarga merehatkan seluruh badannya, sebagian keluarga besar sudah ada yang pulang ke rumah masing masing, dan sebagian lagi masih ingin tinggal di rumah Safa.
.
Saudara Safa yang masih muda memisahkan diri dari para sesepuh dan orang tua. Para muda mudi itu ingin merusuh pasangan pengantin baru yang sedang berada di dalam kamarnya.
.
*Tok tok
Oeiy pengantin baru keluar dong, udah siang ini...
Tok tok tok tok tok*
Suara pintu yang dimainkan menggema di dalam kamar Heru.
*Siapa sih yang ganggu pagi pagi gini..
Siapa Mas,?
Gak tahu dek, bentar Mas buka dulu*.
Heru menyingkap selimutnya lalu bangkit dari tidur nyamannya untuk membuka pintu kamar yang terus menerus di ketuk dari luar.
Ceklekk
Pintu terbuka dan taraaa......
Tampillah deretan gigi saudara saudara Heru yang tengah cengengesan karna berhasil mengusik tidur nyaman pengantin baru itu.
.
Gusti allah kalian ngapain ganggu orang istirahat aja. gerutu Heru yang merasa tidurnya terganggu.
*Hehe...bangun dong Her, udah siang nih.. ayo kita buka kadonya. .
Ya udah sono buka aja, aku mau tidur lagi masih ngantuk capek. .
Ada apa Mas*,?
Indah keluar kamar karna mendengar kerusuhan saudara saudara rusuh itu.
*Ini dek, mereka mau buka kadonya, boleh kan.?
Ya udah buka aja gak pa pa.
Ya maka dari itu istrinya Heru, kita kita mau ngajak kalian buat buka kadonya. .kita gak mau buka kalau enggak sama pemiliknya..hehe
Ya sudah kita mandi dulu..
Eitsss nggak perlu mandi.,ayo kita lets go*...
Para saudara Heru menggiring Heru dan istrinya yang masih bermuka kusut khas bangun tidur itu ke ruang tengah dimana tumpukan kado berada. Para orang tua yang melihat kelakuan para muda mudi itu pun hanya menggeleng kepala.
.
Saat mereka asik membuka kado terdengar suara motor sport datang dan berhenti di depan rumah Safa. Safa yang hapal pun hanya tersenyum tipis saat saudara saudaranya itu bertanya tanya siapa yang datang pagi pagi sperti ini.
.
Assalammu'alaikum...
Terdengar salam dari ambang pintu depan.
Wa'allaikumsallam....
Siapa sih yang datang pagi pagi gini..
Suaranya sih nggak asing, kayak suaranya aa' nya Safa tuhh..
cieeeee. . .ekhemmm yang diapelin senyummm cerahh...
Safa menjadi malu karna di goda oleh para saudaranya yang rusuh itu.
Ehh nak Yudha masuk...
Ibu yang datang melihat siapa yang datang pun mempersilahkan Yudha masuk.
Sapa Yudha ramah penuh senyuman yang langsung membuat saudara Safa yang perempuan menjadi klepek klepek.
*Aaaa masya'allah ,sungguh indah ciptaanmu yang satu ini...
Fa boleh nggak kita tukar pasangan...
Ehhh sadar sadar bentar lagi lu resmi kawin, nggak bisa ya lihat yang bening dikit.
Apa'an sih lu ganggu mood aja. ya kali kalau Safa rela napa enggak ya kan faa....
Tanya aja langsung ma lakinya mau kagak sama makhluk macam lu...
Okeee.. A' Yudha mau nggak sama aku??
Maaf ya,, semua yang ada di diri saya sudah jadi milik Safa*... ucap Yudha yang langsung memancing sorak sorai seluruh yang ada di rumah Safa.
*Hahaha emang enak langsung telak. wkwkwkwk
Ngimpi aja lu sono hahaha*
Safa pun bisa tertawa lepas berkat kekocakan saudara saudaranya, ia bisa sejenak melupakan beban rasa dihatinya. Yudha yang melihatnya ikut bahagia, ia sangat bersyukur bisa melihat tawa lepas pujaan hatinya itu.
.
Yudha ikut bergabung dan duduk di sebelah Safa dan Heru. Yudha mengeluarkan tiket dari saku jaketnya dan menyerahkannya ke tangan Heru.
.
*Hadiah dari aku, maaf baru kasih sekarang karna aku ingin langsung memberikannya padamu.
Apa ini Mas bro*.?
Heru membaca dengan seksama, matanya berbinar senang dengan hadiah yang di berikan Yudha calon adik iparnya.
*Wahhh paket bulan madu ???? serius ini Mas bro ?
Seriuslah, besok kita berangkat bersama, karna sekalian aku pengen ngajak dedek wisata disana. Itu tempat yang pengen banget Safa datangi*. Yudha mengucapkannya seraya menatap Safa penuh dengan cinta.
*Ciieeee ekhemmm
Emang dimana sih tempatnya..?
Karimun jawa ...
Kok Mas bro tahu Safa pengen kesana..?
Iya nih aa' Yudha kok tahu kesukaan Safa..
itu tandanya Yudha memang pantas buat Safa, itu namanya kekuatan cinta...
Aku tahu semua tentang dedek...apapun yang ada di kamu aku tahu semua..
cieeeeee wahhh so sweettttttttt*....
Safa dibuat tersipu malu oleh semuanya. Namun ia juga bahagia karna Yudha yang selalu bisa mengerti dirinya. Memang Safa sangat menginginkan pergi ke pulau yang dekat dengan daerah kelahirannya itu, namun Safa tidak tahu kenapa Yudha bisa tahu jika dirinya ingin ke tempat itu, setahunya hanya keluarganya saja yang tahu tempat itu.
.
*Kapan kita berangkat Mas bro,?
Minggu depan, cuma nanti kita beda penginapan. Yang buat kamu khusus untuk paket honey moon, sedangkan kita paket liburan.
Jadi nanti Safa cuma berdua dong sama aa' Yudha, wahh gaswat inii...
Kita nggak cuma berdua kok, nanti ada temennya disana, sekretaris saya sama pacarnya juga yang kebetulan sahabat dedek..
Wahhh temennya cakep nggak Mas, wahh telat nih aku tahunya.,nyesel deh nggak pernah main ke jogja...
Hahaha*
.
.
.
Maaf sedikit dulu, gegara ganti Hp jadi cerita yang aku ketik lupa semua dan hilang entah kemana, terus ini ngulang lagi dari awal deh, harusnya ni cerita panjang episod ini tapiiii lupa + Hilang jadi sia sia deh, terus ni jempol juga baru sedikit melepuh gegara buat sarapan pagi buru buru nggak nggeh kalau jempolnya deket sama api. jadi kecium deh ni jempolll. 😵