
Yudha memandang berbagai macam hidangan di depannya. Dari makanan berat hingga makanan ringan bahkan camilan tersedia di hadapannya tertata rapi di atas karpet besar dan panjang untuk semua duduk lesehan menikmati sarapan bersama.
Hari ini di rumah safa sangat ramai dengan para anak adam. Teman teman band heru yang semalam menginap kini ikut bergabung bersama keluarga safa juga yudha. Semua saling bercanda tertawa bercengkrama seolah keluarga besar sedang berkumpul. Yudha dan teman teman heru pun sudah saling mengenalkan diri masing masing.
Assalammu'allaikum
Terdengar salam dari depan rumah, safa pun segera menghampiri orang yang mengucapkan salam itu.
" Wa'allaikumsallam, ehh mbak dhi, ayo masuk,. "
" Kok kayak rame banget to fa. ? "
" Biasa kanca band mas heru. Ayo mbak sekalian sarapan bareng. "
" Aku rampung sarapan, aku bantu bantu ae ya. "
" Okelah, ayo. "
Dhian mengikuti safa di belakangnya. Ia sudah mengenal semua teman teman heru dan cukup akrab dengan semua. Semua lelaki duduk bersila berjejer jejer bersiap menikmati hidangan di depannya, sedangkan para wanita menyiapkan semua hidangan, membawa masakan dari dapur untuk di tata rapi di atas karpet.
Saat semua berdoa bersama sebelum makan, terdengar suara deru mobil yang berhenti di halaman depan rumah safa. Safa pun tahu itu mobil milik siapa karna tadi ia yang meminta orang itu datang dan dengan senang hati ia menerima tawaran safa.
Safa keluar dan masuk lagi namun tak sendirian, ia bersama seorang lelaki yang tak kalah tampan dengan yudha, dan hanya safa, yudha dan yaa,, dhian juga mengenalnya.
" Assalamu'allaikum semua, kula nuwun,,,. "
Yudha yang mengenal suara itu langsung menatap tajam ke arah asal suara,. Yang di tatap pun hanya nyengir tanpa dosa.
Dari tatapan yudha pun mengisyaratkan ngapain lo kesini.,, dan dari isyarat mata yang di tatap yudha pun berkata gue di undang sama safa buat sarapan bareng.,, Ya tamu itu adalah Rizky sekretaris yudha juga sahabat baiknya.
" Kenalkan buk pak ini mas rizky atasan safa di kantor juga sekretaris mas yudha. "
" Ohh gitu. "
" Iya pak buk kenalkan saya rizky sekretaris yudha juga sahabatnya . "
" Oh ya ya ayo le sekalian gabung sini sama yang lainnya. Itu yudha juga sudah duduk di sana. "
" Terimakasih pak maaf jika saya merepotkan. , Hai semuanya. "
" Haiiii... " jawab serempak.
Rizky pun duduk di sebelah yudha dan langsung dicekal oleh yudha.
" Lho ngapain sih nyusul gue. " bisik yudha.
" Sorry ya, gue kagak nyusul elo, gue di sini di undang sama safa. Enak aja lo makan enak rame rame gini kagak ajak ajak gue. "
" Alasan aja lo. "
Semua mulai menikmati makanan yang ada di depan mereka, canda tawa pun mengiringi sarapan pagi bersama saat itu. Para wanita pun ikut gabung bersama, ibu safa, safa, dona, juga dhian ikut bergabung, semua makan bersama tak ada jarak, tak ada perbedaan, menjadikan suasana begitu hangat bahagia juga menyenangkan.
Di situ dhian juga terbiasa tertawa lepas bersama safa juga teman teman heru. Sampai ia tidak menyadari kehadiran seseorang yang teramat ia benci. Dan orang itu pun sedari tadi tak melepas pandangannya pada sahabat safa itu. Dalam hatinya bersorak gembira ada pujaan hati yang ikut bergabung dalam acara sarapan bersama itu.
.
.