Cinta Beda Kasta

Cinta Beda Kasta
Pagi yang menyebalkan


Safa POV


"Huhhh aku telat bangun lagi pagi ini. Ini semua gara gara partner kerjaku yang seenak udelnya itu main libur gitu aja, udah mana ngedadak gitu kasih kabarnya,,mau nggak mau aku lembur 3 hari berturut turut. Dasarrrr mentang mentang senior trus seenaknya gitu huhh menyebalkan".Gerutuku sepanjang jalan menuju tempat kerjaku.


Sepanjang jalan jogja magelang arusnya lumayan ramai karna ini masuk jam masyarakat berangkat kerja juga pelajar pergi skolah .Aku melajukan motorku lumayan kencang karna takut telat gajiku bisa bisa dipotong lagi sama admin.


ttiiiiiinnnnnnnnnnn ciiitttt ttt


"Astagfirullahhhhh, woiii mas nek belok ndelok ndelok ora waton wae ngopo!! dalan jembar waton mepet wae. untung aku iso seimbang nek ora aku tibo sampean gelem tanggung jawab!!!,"(woiii mas kalau belok liat liat nggak asal knapa!! jalan lebar asal mepet aja. untung aku bisa seimbang kalau nggak aku jatuh anda mau tanggung jawab!!!).makiku sama pengendara motor sport itu.


krikk krikk krikk krikk


hening sebentar saling pandang dan akhirnya pengendara motor sport itu membuka kaca helmnya .


"Udah ngomelnya?? apa mau dilanjut lagi ? tapi sory sebelumnya kalau mau dilanjut nanti aja gue buru buru, dan juga gue nggak mau denger omelan lo ditengah jalan gini. kalau lo mau lanjut besok kita cari cafe buat nglanjutin omelan lo itu. oke sekarang gue cabut dulu besok kita ketemu itu pun kalau kita ketemu. bye." jawab si pengendara cowok itu panjang lebar tanpa jeda. Ia lalu menutup kembali kaca helmnya, tapi sebelum pengendara itu tancap gas dia membuka kaca helmnya lagi menatap safa dan berkata "ohh ya satu lagi gue nggak tau lo ngomong apa karna gue nggak bisa bhasa jawa."


Safa terpaku diatas motornya. Bukannya apa tapi safa menahan amarah dan rasa kesalnya mendengar kata kata yang diucapkan pengendara tadi. Sebelum pengendara itu benar benar pergi safa berteriak memaki pengendara itu "Dasar cowok songong nyebelinnnn.. ini jalan bukan milik nenek moyang lu mentang mentang orang kaya seenak jidat. kalau lu nggak bisa bhasa jawa makanya skolahh." teriak safa sekeras mungkin karna pengendara itu melaju smakin jauh.


brruummm brumm


suara motor sport itu smakin jauh meninggalkan safa yang mengumpat sumpah serapah pada sang pengendara itu.


Sedangkan sang pengendara cowok itu melirik sekilas spion motornya sambil menyeringai kecil melihat safa yang sedang memakinya dari jauh.


Dengan kesal dan amarah yang terpendam safa kembali melajukan motornya menuju tempat kerjanya. Sesampainya ditempat kerja safa buru buru memakirkan motornya ditempat parkir karyawan dan berlari sekencang mungkin menuju tempat absensi yang berada dipos satpam belakang.


08.05


"aaahhhhh sialll telat kan aku, ini semua gara gara cowok songong itu. hihh kalau sampe ketemu lagi awas aja hiii sebel sebel sebellll huaaaaa."geram safa.


"napa mbak safa kok ngedumel sendiri .pagi pagi udah ditekuk aja mukanya hehe,".tanya pak satpam


"enggak kenapa kenapa pak, cuma lagi sdikit sial aja ketemu sama wong edan dijalan tadi,".jawab safa seraya nyengir kuda.


" ya udah pak saya masuk dulu buat siap siap kerja,".ucap safa pada pak satpam paruh baya itu, dan dijawab dengan anggukkan kepala dari pak satpam.


Safa berjalan dengan cepat agar tidak dapat oseng pedas mulut dari supervisornya.


"Napa telat faa ,terus napa tu muka lu tekuk gitu, kagak biasanya lu gitu."tanya Edi senior safa.


"iya bang tadi ketimpa sial dijalan aku. Ada cowok rese yang hampir nabrak aku tadi. Untung aku gk oleng tadi, kalau sampe aku lecet apa motorku rusak, uhhhhh sampe ke ujung merauke tak oyak tenan bang(ku kejar beneran)."jawab safa menggebu gebu.


"beneran sampe merauke mau lu kejar dia faa ? sampai solo aja kagak mungkin lu nyampe sono belagak sampe merauke sgala lu."ucap Edi dengan tertawa.


"hehe kagak bang .buang buang duit bensin .mending buat beli bakso, ya to."ujar safa dengan cengiran .


"udah ayo mulai kerja bentar lagi cafe mau buka. Lu tinggal siapin bahan bahan didapur aja, semua sayur belum aku cuci .Aku mau bersihin meja kursi tamu dulu ."kata Edi berjalan menuju depan cafe.


"oke siap bang ed." Safa bergegas ke dapur dan melaksanakn apa yang diperintah oleh seniornya tadi.


Hari semakin siang cafe pun semakin ramai pengunjung berdatangan untuk makan siang disitu.


"Mari selamat datang dicafe kami ,silahkan masuk dan silahkan mencari tempat ternyaman anda ." Kata sambutan untuk para pengunjung pun tak lupa diucapkn .


"Faa ini pesanan untuk meja no 22 ya."titah sang koki.


"Okee siap."


"Oke."


"Faa elu angkatin piring dan gelas yang ada di area outdoor ya."perintah Edi.


"Siap bang, dan ini catatan pesanan untuk no 30 bang."


"Oke faa."


Brukkkhh aakkhhh


Safa menabrak tubuh seseorang saat akan memutar tubuhnya .Untung piring diatas nampan yang dipegang safa tidak jatuh berhamburan dilantai. Kalau sampai jatuh pecah harus potong gaji berapa bulan ini??? bisa bisa safa tidak gajian saking banyaknya potongan .


"astagfirullah maaf tuan saya tidak sengaja, tolong maafkan atas ketledoran saya."ucap safa sambil menundukkan kepala.


"Lain kali hati hati, jangan sampai terulang kembali, kecuali jika lo udah bosen kerja disini."ketus pria yang ditabrak safa.


ehhhh suara itu??? aku pernah denger tapi dimana ??.gumam safa dalam hati


"iya tuan maafkan saya, saya janji tidak akan sampai terulang kembali."jawab safa seraya mendongakkan kepala.


pria itu hanya menyeringai "banyak omong." gumam pria itu dalam hati. Dan berlalu masuk cafe meninggalkan safa diluar. Safa masih asik dengan pikirannya sendiri sampai suara Edi mengagetkan dirinya dan menyadarkan ia dari lamunannya.


"lu kagak knapa napa kan faa, knpa tadi sampai nabrak gitu sih ." tanya edi khawatir.


"kagak bang, aku baik kok. tadi tu aku pas mau baLik badan gk liat liat, lha ternyata ada tuh orang lagi jalan dibelakaNg aku."jawab sAfa.


"ya udah masuk buruAn gih biar aku yang nglanjutin bersihin yang diluar."ucap edi menepuk bahu kecil safa.


"iya bang aku bantu yang didalAm dulu.". Safa berlalu masuk dan meletakkan pring kotor ditempat pencucian piring. Setelah itu safa kembali kedepan untuk mengantar pesanan.


"Faa tolong kamu layani meja VIP no 2 ya, dan ini menu pesanannya. Tolong layani sebaik mungkin ya faa, soalnya itu tamu penting.".titah sang supervisor .


"lha meja VIP kn biasanya mbak Rara pak. kenapa jadi saya ??.".gumam pelan safa pada supervisornya.


" udah kamu jangan banyak protes, si Rara lagi ke toilet, ntar keburu dingin makanannya. udahh sonoh cepet." ucap supervisor sambil mendorong safa agar cepat berjalan.


safa berjalan mengantar pesanan ke meja yang dimaksud tadi dengan sdikit kesal .


" Silahkan tuan pesanannya, selamat menikmati."ucap safa sopan sambil membungkukkan badannya.


"ehmm trimakasih." jawab dingin pelanggan itu. Safa hendak meninggalkan tempat itu tapi niatnya terhenti saat pelanggan tadi menghentikannya.


"tetap disitu gue hanya makan sebentar dan gue tidak bisa makan sendirian.".ujar pelanggan itu.


Safa tidak tinggal diam dia pun menjawab dengan santai namun sopan," maaf tuan sebelumnya, bukannya saya tidak sopan akan tetapi pekerjaan saya masih banyak yang harus saya kerjakan."


"gue nggak mau tau ,gue disini tamu pelanggan VIP .Tapi terserah lo kalau lo mau dipecat skarang juga."ketus pelanggan itu.


Deg ,dipecat ??? ya allah jangan ,ni pelanggan napa seenaknya sih mentang mentang pelanggan VIP trus seenaknya gitu ..ehhh tapi tunggu ,ini kan orang yang aku tubruk tadi ?? tapi kok suaranya kaya nggak asing ya .pernah denger tapi dimana ?? gumam safa dalam hati.


Safa masih berdiri menunggu pelanggan itu selesai makan dan pergi dari situ. Orang itu setelah selesai makan mengambil selembar uang seratusan ribu dari dompetnya dan meletakkannya diatas meja dan berlalu begitu saja tanpa sepatah kata.


Safa yang geram pun membersihkan meja sambil berkata "Yaa terimakasih kembali," kalimat itu diucapkan safa agak keras dan terdengar oleh orang itu .Orang itu hanya menarik sudut bibirnya dan tersenyum kecil.


Hooaaahhh kenapa hari ini terasa begitu menyebalkan sih. Bertemu dengan orang orang kaya songong rese uhh pokoknya sesuatuh banget.