Cinta Beda Kasta

Cinta Beda Kasta
Keinginan pulang kampung


Selamat membacaπŸ™πŸ™πŸ™πŸ“–πŸ“–πŸ“–πŸ“–


Setelah drama panjang yang terjadi antara Safa dan Yudha kini mereka berdua terlihat sudah baik kembali terbukti dengan Safa dan Yudha yang tiduran dengan saling berpelukan erat menyalurkan cinta dan kasih sayang meraka yang mendalam.


.


Safa tidur dengan berbantalkan lengan kokoh Yudha, dan wajahnya ia benamkan di lekuk leher Yudha menghirup aroma tubuh suaminya yang membuatnya tenang.


.


Dan Yudha dengan cinta membelai lembut rambut istrinya itu dan sesekali mencium kening Safa.


" Mas...."


" Ya.."


" Mas masih marah ,?"


" Enggak.."


" Mas, jangan pernah lagi kamu marah padaku, jangan pernah lagi cemburu yang berlebihan. Jangan sampai itu memicu pertengkaran diantara diriku dan dirimu. Yang harus slalu Mas Yudha tahu bahwa aku benar benar mencintai Mas Yudha, aku bersumpah jika cintaku hanya untuk kamu Mas, sungguh aku bisa gila bila tanpa dirimu Mas., jadi jangan pernah lagi kamu marah padaku hanya karna kecemburuanmu."


" Suami cemburu melihat istri dekat dengan lelaki lain kan wajar Dek, itu tandanya aku bener bener cinta dan sayang sama kamu, nggak ingin perhatian istrinya direbut dengan yang lain. Nggak ingin kehilangan kamu."


" Iya aku tahu Mas, cemburu boleh tapi tetap pada porsinya, jangan sampai berlebihan hingga membuat kemarahan merajai hati dan pikiran kamu. Aku senang jika Mas Yudha cemburui, tapi ya itu tadi pada porsinya."


" Humm iya, maafin aku ya sayang, aku juga nggak tahu kenapa nggak bisa ngontrol emosi. Kamu maafin Aku kan.?"


" Iya."


" Ya udah sekarang kita tidur, udah pukul dua pagi ini."


.


Hari berganti, begitu pula kepribadian seseorang,itu terjadi pada Safa dan entah karena apa dan sebab apa kepribadian Safa berubah, juga Yudha yang semakin hari semakin tidak bisa mengontrol emosinya.


.


Safa sering kali menangis tanpa sebab atau oun karena hal yang sangat kecil, begitu pun Yudha yang biasa nya ia pembawaan nya tenang kini dengan mudah tersulut emosi. Apalagi di tambah dengan desakan sang Papa yang selalu semaunya sendiri.


.


Siang hari ini Safa yang sepulang dari kuliah tiba tiba merasa sangat rindu akan kampung nya, terutama masakan sang Ibu. Dengan penuh semangat ia pergi ke kantor Yudha suaminya untuk meminta ijin pulang ke kampung halaman.


.


Tiba di kantor Safa langsung melangkah menuju ruangan sang suami.


Tok tokk tokkk


" Masuk...."


Ceklek


" Dek,,,, kamu udah pulang kok nggak kasih tahu sih., kan bisa Aku jemput."


" Hehe tadi kebetulan aku bareng sama Rara temen aku Mas."


Safa melangkah mendekat ke arah Yudha duduk dan memeluknya manja.


" Ada apa hum.??? Kamu akhir akhir ini tambah manja banget sih.. tapi aku suka., cup." Yudha mencium pipi Safa.


" Mas aku kangen sama Ibu di jogja. Aku pengen makan masakan Ibu.," ucap Safa


" Ya udah besok kalau Aku nggak banyak kerjaan kita pulang Jogja ya. Untuk sekarang Mas masih banyak kerjaan Dek dan juga nggak bisa di tinggal karna udah dikejar deadline."


" Tapi aku maunya sekarang Massss.... Aku nggak mau besok besok.. aku mau nya sekarang.. hiks hiks." Dan lagi lagi isakan kecil terdengar di telinga Yudha.


Yudha di buat heran juga bingung kenapa istri nya ini jadi sangat cengeng sekali, dan ini bukan Safa banget. Yudha menangkup kedua pipi Safa dan berkata selembut mungkin agar istri tercintanya itu tidak bertambah keras menangisnya.


" Sayanggg.... bukan nya Aku nggak mau sekarang.. tapi Aku masih banyak kerjaan. Aku belum bisa nganter kamu. Aku janji bakal cepet kelarin kerjaan aku lalu kita pulang jogja oke."


" Nggak.!!! Aku mau nya sekarang pokok nya sekarang..!!!" Kekeh Safa yang membuat Yudha benar benar frustasi.


" Tapi kerjaanku bener bener nggak bisa di tinggal sayang."


" Aku sendiri nggak apa yang penting Mas Yudha ijinin., ya Mas please...... Aku bener bener kangen sama Ibuk., hiks hiks." Akhir nya tangis Safa pecah juga, ia menangis tersedu sedu membuat Yudha tak bisa lagi berkutik.


" Baiklah oke,.. oke jangan menangis lagi tapi., aku nggak bisa lihat atau denger kamu nangis sayang oke., Aku pesankan tiket dulu semoga aja ada ya." Akhirnya Yudha menyerah juga dan segera memesankan tiket pesawat Safa untuk ke jogja hari ini.


.


Bandara.


Safa benar benar kekeh dengan keinginan nya untuk pergi sendiri pulang ke jogja tanpa Yudha sang suami. Walau Yudha sudah merayu membujuk dengan sejuta bujukan tetap tak bisa mematahkan keinginan Safa untuk segera pulang ke jogja, kerinduan yang mendalam dan membuncah tak bisa ia tahan lagi.


.


" Sayang kenapa kamu jadi keras kepala begini sih..,Β  Besok aja ya pergi nya sama Aku,. Aku nggak bisa ngelepas kamu sendiri pulang ke jogja, aku khawatir Dek,."


" Mas Aku udah dewasa, juga aku harus terbiasa untuk pergi jauh sendiri, agar kelak aku udah terbiasa untuk sendiri."


" Kok kamu ngomong nya gitu sih., kamu nggak akan pernah sendirian, aku akan slalu disisi kamu, sebaliknya juga begitu., kita ini satu sayang.,"


" Iya Mas, Ya udah aku masuk dulu Mas,. Mas Yudha jangan lupa makan dan juga istirahat ya."


Yudha memeluk erat Safa benar benar enggan untuk melepas. Sangat berat bagi Yudha untuk berpisah dengan istri tercinta nya walau hanya sehari saja.


" Nanti kalau Aku kangen gimana,.? Juga siapa yang akan masakin aku, nyiapin semua keperluanku Dek." Setetes air mata Yudha jatuh membasahi pipi nya. Ia mendadak berubah menjadi sangat cengeng.


" Kan aku cuma tiga hari disana Mas, dirumah juga ada Bu Asih yang akan masakin Mas Yudha."


" Tapi...."


" Sssttt.... udah ahhh, kok Mas Yudha jadi cengeng gini."


" Ini juga gara gara kamu.," rajuk Yudha.


Tak lama terdengar suara pemberitahuan keberangkatan Yudha pun mau tak mau melepas pelukan eratnya yang membelit tubuh mungil Safa.


" Aku pasti akan kesepian dan sangat merindukan kamu sayang."


" Sama Mas, aku juga pasti akan sangat merindukanmu., udah ya, assalammuallaikum.." Safa mencium punggung tangan Yudha dan dibalas kecupan yang dalam di keningnya.


" Wa'allaikumsallam, Hati hati dijalan, kalau udah sampai langsung kabari Aku."


" Iya,."


Yudha masih berdiri terpaku memandang punggung istri tercinta nya hingga menghilang dari pandangan nya, namun ia tak segera pergi dari bandara, ia ingin melihat pesawat yang di tumpangi Safa lepas landas hingga tak terlihat sejauh mata ia memandang baru setelah itu ia akan kembali ke kantornya.


.


.🎬🎬🎬🎬🎬


.πŸ“–πŸ“–πŸ“–πŸ“–πŸ“–