Cinta Beda Kasta

Cinta Beda Kasta
Menolong wanita


Safa, Yudha, Rizky, dan juga Dhian kini sudah berada di dermaga setelah menempuh beberapa menit menyebrangi lautan dengan speed boat. Rizky pergi untuk mengambil mobil sedangkan Yudha pamit untuk ke kamar mandi sebentar.


*Aku ambil mobil dulu,.


Cepetan panas nihh.


Iya beib, aku tau kamu nggak bisa lama lama jauh dari aku, hihi..


Aku lempar tas mau, banyak omong banget sih*.


Rizky bergegas pergi sambil tertawa cekikikan puas menggoda Dhian.


*Dek, aku ke toilet sana bentar ya,. kamu nggak papa kan aku tinggal bentar, apa mau mau ikut ayo.,


Ihhh apa an sih Mas Yudha, aku nggak sendiri kali orang sama Mbak Dhi juga.


Ya udah, Dhian aku titip Safa bentar ya.,


Iya iya nggak usah lebay deh., aku jamin Safa baik baik saja, udah sana keburu ngompol disini nanti*.,


Safa tertawa mendengar ucapan Dhian yang nggak ada takutnya sama siapa pun termasuk Yudha, berbeda dengan sahabat Safa yang lainnya yang masih nampak segan dengan Yudha.


.


Tak berapa lama mobil Rizky nampak dari kejauhan menghampiri Safa dan Dhian yang sudah menunggunya.


Rizky pun membuka bagasi mobilnya dan langsung memasukkan barang barang bawaan mereka.


*Lhoh Yudha mana ,?


Lagi ke toilet bentar Mas.


Oh ya udah tunggu di dalam mobil aja sambil ngadem*.


Mereka bertiga pun masuk ke dalam mobil.


.


Di toilet Yudha yang sudah selesai pun keluar dari toilet dan di kejutkan dengan suara wanita yang meminta tolong.


Tolong... ihh dasar pencuri lepasin tas gue nggak!!!Teriak wanita itu.


*Serahin tas lu cepet.


Nggak akan!!! enak aja main ambil tas orang, Tolongggg*.....


Bugh brukkkh


*Akhhh brengsek, siapa lu ikut campur urusan gue.


Lepasin tas wanita itu, kalau lo laki hadapi gue.!


Banyak bacot lo*!!!!


Bugh bugh brakk bugh bugh bugh brakk...


Wahhhh dia hebat banget... ahh kenapa gue deg deg an gini ya, apa gue jatuh cinta sama cowok itu..ahhhh andai dia jadi cowok gue.. batin wanita itu.


*Mbak!!! cepat pergi dari sini sebelum orang ini bangun.


Ehhh ii..iya tapi boleh tahu nama kamu ?


Maaf saya nggak ada waktu, cepat pergi sebelum orang ini bangun*. ,Tanpa mendengar jawaban dari wanita itu Yudha bergegas pergi karna khawatir meninggalkan Safa terlalu lama karna insiden ini.


Ee ehhh tunggu, nama kamu siapa???? Aku Sheryl..... Teriak wanita itu sekencang mungkin berharap Yudha mendengar dan berhenti lalu memberi tahu namanya. Namun Yudha benar benar tidak mempedulikan teriakan wanita itu, yang ada di fikirannya hanya Safa, safa dan SAFA.


.


Yudha melihat mobil Rizky segera berlari dan membuka pintu mobil bagian belakang.


*Kok lama bro di toiletnya??


Iya tadi nolong orang hampir kejambret dulu...


Mas Yudha enggak kenapa kenapa kan.?


Aku baik baik saja sayang, tak perlu kuatir.


Dhian kamu pindah depan.


Ehh nggak mau ahh males, aku mau duduk sama Safa.


Dhian please, kepalaku pusing, aku pengen duduk dekat Safa*.


Akhirnya Dhian pun mengalah dan pindah duduk di depan yang disambut bahagia oleh Rizky.


Yudha pun masuk dan duduk di sebelah Safa dan langsung merebahkan kepalanya di pangkuan Safa dengan manja.


Dek... pijitin kepala aku dong, agak pening nih, pundak aku rasanya berat banget.. ucap manja Yudha.


Mending sambil duduk aja deh Mas, kalau rebahan di mobil takutnya malah tambah pusing., duduk terus hadap jendela biar aku pijit.


Yudha pun menurut dengan arahan Safa karna ia memang merasa sedikit tidak enak badan. Safa memijat Yudha dengan penuh perasaan, Yudha pun sangat menikmati pijatan Safa yang terasa merilekskan otot ototnya yang kaku. Benar benar pijatan Safa sangat enak sekali hingga tak terasa Yudha tertidur sambil di pijat Safa.


Safa yang melihat Yudha tertidur pun merebahkan kepala Yudha di pundaknya agar bisa tidur dengan nyaman, tak lama Safa pun ikut tertidur dan kepalanya pun bersender di kepala Yudha.


Dhian pun ikut tertidur di kursi depan dan membiarkan Rizky terjaga sendirian tanpa ada yang menemaninya atau pun mengajaknya mengobrol.


Hahhh nasib gue gini amat ya... beib bangun dong beib, temenin aku ngobrol beib,, jangan malah ikutan tidurr,, hahh dia udah mimpi indah mungkin. Ya sudah, tidurlah sayangku, mimpiin aku yahh..


Rizky pun kembali mencuri ciuman di pipi Dhian yang tanpa seijin pemiliknya.


.


.


.