
Di kota lain seseorang tengah mencoba dan terus berusaha menghubungi nomor ponsel yang ia tuju, namun tak satu pun dari nomor nomor itu yang mengangkat panggilan darinya.
Akkhhhhh tidak, ini tidak mungkin... pasti ini salah, Akkkhh kenapa tidak ada yang menjawab panggilanku... Aku harus segera pergi , yaa aku harus bertemu dengan Safa segera, Ya Tuhan kenapa ini harus terjadi. Dan kenapa aku baru tahu sekarang. Akhhhhh
Yudha bergegas memesan tiket untuk penerbangan malam ini juga atau dia akan sangat menyesal jika terlambat. Dan beruntung Yudha mendapat penerbangan ke Semarang pukul 10 malam ini. Dia sedikit bisa bernafas lega. Lalu ia beralih menghubungi seseorang yang akan menerima segala sumpah serapah yang akan meluap dari mulutnya dan juga menerima amarahnya.
Di dering pertama tak ada jawaban, dering kedua masih sama, hingga dering ke empat baru ada jawaban itu pun belum sempat bicara ultimatum Yudha sudah keluar dahulu.
" Ya ha.. "
" Susul gue malam ini juga di semarang. "
" Hah??? Belum juga gue ngucap salam elo udah ngegas aja boss, maksud lo gimana bro,? Gue nyusul lo kemana,? Jangan bilang sekarang sekarang lo ada di Semarang!!! " Rizky di buat terperangah oleh ucapan Yudha. Apa yang ia takutkan terjadi juga, sekarang dia bingung harus bagaimana, jika menuruti ucapan Yudha ia kasihan acara Safa akan dirusak oleh Yudha, namun ia juga kasihan melihat sahabatnya itu.
" Lo siap siap sekarang dan lo reservasi hotel di sana sekarang juga dan Jemput gue di Bandara nanti. Penerbangan gue pukul sepuluh nanti. "
" APA??!! Lo yang bener aja dong bro. Ngapain Juga malem malem ke Semarang dan sekarang udah pukul 7.30 . Sampai sana jam berapa gue. Lagian kenapa nggak besok aja. "
" LO masih tanya ngapain gue ke Semarang?? LO MASIH NANYA KENAPA GUE KE SEMARANG MALEM MALEM.!!! Sekarang gue tanya sama lo., lo nyembunyiin sesuatu dari gue nggak.!! Selama ini gue udah kaya orang gila nelfonin sekeluarganya tapi nggak ada jawaban sama sekali. Satupun nggak ada yang nerima panggilan gue.!!! Dan baru sekarang, baru hari ini gue lihat medsos Safa juga Heru kalau besok dia mau nikah HAH..!!! DAN LO NYEMBUNYIIN BERITA INI DARI GUE HAH!!! Sahabat macam apa lo. "
" Tunggu tunggu Yud, lo harus dengerin penjelasan gue dulu,.. Gue kagak bermaksud nyembunyiin semua ini dari elo., cuma gue juga belum pasti ini yang nikah beneran Safa lo tercinta apa bukan. "
" Sekarang lo buka medsos milik Safa dan LIHAT apa yang dia upload disana.!! Dan jangan lupa lo bersiap sekarang karna gue nggak mau tahu lo harus ada disana waktu gue sudah mendarat disana.! "
" Tap... "
Panggilan di matikan oleh Yudha.
Gila gilaa, punya sahabat gitu banget yaakk, berapa jam gue perjalanan ke sana, ahh Yudha juga ada ada aja malem malem gini , akhhh siall gue musti gimana sekarang. Safa maafin gue ya yang nggak bisa berhentiin niat Yudha ini., Ahh ayang beb gue gimana ini mau kagak ya gue ajak pergi malam ini.. Ahhh siall ini gara gara Yudha gesrek itu. ahhhh
Gerutu Rizky yang frustasi.
Lalu Rizky mencoba melihat apa yang membuat Yudha jadi marah seperti tadi. Dan mata Rizky pun terbelalak saat melihat video postingan yang ada di medsos Safa, pantas saja Yudha menggila tadi, ternyata dia melihat video romantis ini. Ini juga ada foto seperti prewed, tapi sama yang ada di video beda orang.
Yang di foto terlihat seperti masih muda dan seumuran Safa. Namun yang ada di video romantis Safa seperti lebih ke om deh jika di lihat dari fisiknya, namun juga terlihat sangat tampan juga sangat serasi bersanding dengan Safa.
Dan ini yang bener yang mana calon suaminya Safa,??? Ahhh ternyata yang menyukai Safa jajaran lelaki tampan semua, pantas Yudha ngamuk gitu .
Rizky mencoba menghubungi Dhian untuk mengajaknya pergi ke kampung Safa malam ini karna situasi yang urgent. Dan untung Dhian mau dan bisa pergi malam ini.
.
.
.