
Panjang lebar dhian bercerita pada safa tentang hari terburuk baginya. Dhian bercerita sampai bersungut sungut kesal jika teringat hari kemarin yang ia alami. Saking seriusnya bercerita dhian tidak menyadari orang yang ia bicarakan ada di belakangnya sambil bersidekap dengan menahan senyum.
Safa yang tahu kedatangan rizky dari belakang dhian pun hanya diam karna sudah di kode oleh rizky untuk diam saja. Untung tidak ada dona di situ karna ia baru saja pergi mengantar ibu keluar. Safa tertawa dalam hati melihat kelakuan atasan dan sahabat baiknya itu.
" Coba fa kamu bayangin kalau jadi aku., kesel nggak kalau kamu di gituin. "
" Di gituin gimana mbak, " ucap safa pura pura tak mengerti.
" Ahhh kamu mah gitu fa. , ehh tapi tadi aku lihat ada bos kamu itu disini ngapain.? "
" Iyo mbak semalam nginep, lagi sakit kasian nggak ada yang ngerawat kalau di hotel. "
" Kasian juga ya., Tapi kayanya dia baik deh orangnya , udah cakep, perhatian juga sama kamu fa,. nggak kaya si rese itu. "
Safa hanya nyengir aja saat dhian bicara seperti itu, dan yang di bicarakan hanya geleng kepala di belakang dhian.
" Emang aku kaya apa.?? " bisik rizky di telinga dhian. Itu sukses membuat bulu kuduk dhian meremang dan perasaannya menjadi tidak enak. Dhian mengarahkan pandangannya kebelakang dan dia terlonjak kaget saat melihat sesosok makhluk yang sangat ia benci itu.
" Kamu,!!!! " Dhian sampai terjingkat melihat wajah rizky sudah ada tepat disamping kepalanya.
" Iya ini aku, kenapa? kangen ya? " ucap rizky seraya menundukkan kepalanya mendekat ke arah dhian.
" Idihhh pede sekali kamu.! "
" Kangen juga nggak di larang kok, ya nggak fa ?? "
Safa hanya tersenyum melihat tingkah keduanya.
" Ngapain kamu disini., sana pergi. "
" Aku disini diundang safa buat sarapan bareng,. ya masa rejeki di tolak. Juga bos aku juga disini jadi apa salahnya kalau aku ikut bergabung. , siapa tahu kamu kangen sama aku. "
" Pede banget kamu. Udah sana pergi. Ini tu tempat cewek., atau jangan jangan kamu itu... " ejek dhian yang langsung membuat rizky mendekat padanya.
" Apa kamu lupa kemarin aku... uhmm ?? Apa mau buktiin lagi.? "
" Stopp. Udah sana pergi kamu. Atau aku yang akan pergi., Fa aku pulang. "
" Ehhh tunggu jangan ngambek dong baby., oke oke aku pergi, kalau kangen kamu bisa datang ke aku, bye beib. " ucap rizky yang membuat dhian melotot tajam.
Setelah rizky masuk dan tak terlihat lagi safa yang sedari tadi menahan tawa sekarang sudah tidak bisa lagi. Safa tertawa terbahak melihat raut muka dhian yang malu juga kesal itu.
" Apa sih kamu fa. " sungut dhian.
" Hahahaa aku,, hahaha aduh perutku sakit mbak , hmmmp. " safa sampai memutup mulut dengan tangannya agar tawanya tak lagi membahana.
" Gokilllll, mbak kamu udah jadian sama mas rizky ? beib,, baby.,, uhhh so sweet banget sih mas rizky. "
" Jadian dari hongkong. "
Tak lama terlihat para lelaki ikut gabung duduk bersama safa dan dhian sambil membawa sebuah gitar untuk mereka bernyanyi bergembira bersama. Hanya pak endro yang tidak terlihat mungkin baru keluar.
Semua ikut duduk di gazebo yang berukuran cukup besar itu hingga menampung semuanya.
" Ayo dek nyanyi biar aku iringi. " ucap lingga teman heru.
" Nyanyi apa mas ling,, "
" Savage love bisa ? itu lagu yang lagi trend buat tok tok. "
" Haha tik tok. "
" Ya itulah. "
" Oke tapi semua ikut joget gerakannya ya oke. "
Semua menyetujui dan ikut berjoget bersama safa kecuali yudha dan dhian. Yudha mengeluarkan ponsel mahalnya untuk merekam mereka semua. Jangan ditanya dhian ngapain. Ia masih sangat malu atas kejadian tadi. Lingga pun mulai memetik memainkan gitarnya, Jari jari lincahnya menyesuaikan nada.
Savage love
Did somebody, did somebody
Break your heart?
Lookin' like an angel
But your savage love
When you kiss me
I know you don't give two fucks
But I still want that
If I woke up without ya
I don't know what I would do
Thought I could be single forever
'Til I met you
Usually don't be fallin', be fallin', fallin' fast
I just found out, the only reason that you lovin' me
Was to get back at your ex-lover but before you leave
Usually I would never, would never even care
Baby I know she creepin', I feel it in the air
Every night and every day
I try to make you stay
But your
Savage love
Did somebody, did somebody
Break your heart?
Lookin' like an angel
But your savage love
When you kiss me
I know you don't give two fucks
But I still want that
Your savage love
Your savage love-love-love
Your savage love-love-love
You could use me
'Cause I still want…
Semua hafal gerakan safa dan ikut berjoget dan di akhiri dengan tawa riang yang mewarnai pagi mereka di rumah safa. Sungguh suasana yang yudha sangat suka di keluarga ini.
.
.
" Uhm bro boleh aku pinjem gitarnya. " ucap rizky saat mereka tengah rehat dari berjoget ria.
" Boleh boleh, monggo. "
Rizky pun memetik gitar sesuai kunci lagu yang ia bisa. Namun tatapannya menjurus ke arah dhian.
Mata ini indah melihatmu
Rasa ini rasakan cintamu
Jiwa ini getarkan jiwamu
Jantung ini detakkan jantungmu
Dan biarkan aku padamu
Menyimpan sejuta harapan aku padamu
Rasa ini tulus padamu
Takkan berhenti
Sampai nanti ku mati
Biarkan aku jatuh cinta
Pesona ku pada pandangan
Saat kita jumpa
Biarkan aku kan mencoba
Tak peduli kau berkata
Tuk mau atau tidak
Rizky menyanyikannya dengan sepenuh hati dan terus menatap dhian sangat dalam. Semuanya menikmati lagu yang dinyanyikan rizky dan juga ikut bernyanyi. Terkecuali Dhian, Safa, Yudha juga Heru yang melihat tatapan Rizky yang terus tertuju pada Dhian selama lagu dinyanyikan.
Ohhh jadi temen mas bro suka toh sama si tomboi.,jadi lagunya juga ditujukan ke Dhian teplok itu.,haha akhirnya laku juga tuh anak. "Batin heru.
Dan Dhian yang ditatap sangat dalam oleh Rizky menjadi tambah malu, dan menjadi tergagap salah tingkah sendiri.
Aaaaaa Mas Rizky so sweet bangetttt,, aku juga mau di nyanyiin seperti ituu. Batin Safa