Cinta Beda Kasta

Cinta Beda Kasta
Pesta lajang


Hari telah berganti, kini sudah menginjak hari sabtu dimana diadakannya pesta lajang sebelum sang calon pengantin pria melepas status lajang dan berganti status menjadi seorang Suami dari istrinya besok.


Safa dan Dona lagi lagi di buat terpesona oleh dekorasi panggung pelaminan sang kakak sepupu.



" Wuidihh mbak, iki kebon opo pelaminan ? ( ini kebun apa pelaminan.) serba ijo, iki kembang ambe tanduran kurang akeh mbak, ( serba hijau, ini bunga sama tanaman kurang banyak ). "


" Ini memang konsep yang di inginkan sama calonnya Mas Yon dek. Dan ini semua bunga sama tanamannya asli lho, jangan salah kamu. Dan Mas Yon itu sangat suka yang namanya warna hijau. Kamu lihat rumah Budhe ini, semua serba hijau kan. "


" Iyo sih mbak, Ayo foto di sana mbak. Terus di posting di medsos, hihi. "


" Hihi ayo dek mumpung sepi. "


Safa dan Dona asik bersua foto di pelaminan hingga pasangan Heru dan Indah ikut bergabung untuk berselfi ria bersama. Setelah berfoto Safa melihat hasil jepretan dari sang adik lalu mempostingnya di akun medsosnya. Safa memposting foto yang saat ia duduk manis di atas pelaminan sendirian dengan hastag #Semoga di beri kelancaran di hari yang sakral esok ya rabb.


Dan Heru pun tak mau kalah ia juga memposting foto saat berdiri berdua bersama sang kekasih tercinta di atas pelaminan dengan hastag #Semoga bisa cepat menyusul...


Sungguh kakak adik yang kompak sekali walau dimana pun berada.


Hingga malam hari dimana acara pesta lajang di mulai. Safa dan yang lainnya pun ikut bergabung bersama para sepupu dan saudara yang lainnya yang masih muda berkumpul untuk menikmati pesta, sedangkan para orang tua tak mau mengganggu acara anak muda itu dan lebih memilih mengerjakan pekerjaan untuk hari sakral besok.


Safa tengah bersiap dan dilihat dari dandannya ia terlihat dewasa dan cantik,. Tidak sedikit mata yang menatap kecantikan Safa, apalagi para lelaki yang tak pernah melihat Safa merasa penasaran siapa gadis manis itu. Termasuk teman dari sang calon pengantin pun menjadi ikut penasaran dan ingin sekali mengajak berkenalan.



.


Cantik.., siapakah gerangan adinda ini.? Apa dia saudara Yono.? kenapa Yono tidak pernah cerita jika punya saudari secantik ini.. batin orang itu yang sangat terpesona oleh Safa



Karna penasaran orang itu pun bertanya pada Yono.


" Kang, perempuan itu siapa ?. "


" Yang mana,? "


" Itu yang pakai baju ungu jilbab putih, yang baru saja datang. "


" Ohh itu, dia adik bayiku. " ucap Yono dengan senyum mengembang melihat sang adik bayi sepupu tersayang yang terlihat sangat cantik juga dewasa malam ini.


" Hah,?? adik bayi gimana maksutnya kang,? "


" Iya dia waktu masih dalam kandungan bulek(tante) ku selalu aku elus dan aku selalu berdoa dan bilang sama bulek jika bayi dalam kandungannya itu pasti perempuan, dan akhirnya ucapan doaku terkabul dan bahagianya aku saat itu yang sangat ingin punya adik perempuan. Dan lahirlah dia, adikku tersayang yang sekarang menjelma jadi gadis cantik nan dewasa."


" Ohh saya kira itu adik kandung Kang Yono, setahu saya kan adik Kang Yono laki laki 1."


" Kenapa,?? kamu suka dia,!! "


" Hehe Kang Yon tahu saja., kalau boleh saya ingin kenal kang. "


" Untung kamu teman baikku, kalau bukan jangan harap bisa dekat sama Safa. "


Yono yang melihat Safa sedang membagikan minuman pun memanggilnya untuk mendekat.


" Nduk, " panggil Yono sedikit teriak sambil melambaikan tangan pada Safa.


Safa yang merasa di panggil sang kakak sepupu pun mendekat.


" Iya Mas Yon pripun? (gimana). "


" Sini duduk dulu sebelah Mas, " ucapnya sambil menarik lembut lengan Safa agar duduk di sebelahnya.


" Ada yang ingin berkenalan sama kamu, apa boleh.? "


" Ehh, memang siapa Mas ? "


" Ini teman satu angkatan Mas, namanya Dimas, dan Dimas kenalkan ini Safa adikku tersayang. "


" Haii, Dimas, " ucapnya seraya menyodorkan tangannya untuk berjabat tangan dengan Safa.


" Hai juga, saya Safa adik sepupu Mas Yon. " ucap Safa seraya menyambut tangan Dimas dan mereka pun berjabat tangan. Namun tangan Dimas enggan melepas tangan Safa hingga deheman keras Yono menyentak Dimas dan segera melepas tangan Safa.


" Ekhemm "


" Ehh hehe maaf maaf, " ucap Dimas serta melepas jabat tangannya, yang hanya di balas senyum oleh Safa, dan itu sukses membuat dada Dimas berdebar kencang melihat senyuman Safa.


" Ya sudah Mas, Safa mau bantu keluarin makanan sama minuman dulu ya. "


" Udah kamu duduk aja, itu udah ada bagian yang ngerjain, "


" Ndak apa Mas, Safa emang mau bantu kok. "


" Mas bilang duduk aja ya duduk nduk. "


" Iya iya, Ya sudah Safa mau gabung sama saudara yang lainnya ya, Mas silahkan di lanjut lagi ngobrolnya safa tinggal dulu. "


Safa pun berdiri dan beranjak bergabung dengan saudara perempuannya juga Indah yang ikut pesta anak muda itu.


Heru naik dan berdiri di atas panggung serta membawa mic untuk berbicara pada semuanya. Heru dengan gitar di tangannya bernyanyi untuk menghibur semuanya.


Setelah Heru selesai bernyanyi ia meminta Safa adiknya untuk naik ke panggung menyumbangkan suara merdunya untuk meramaikan pesta malam itu.


Safa yang di minta kakaknya pun beranjak naik ke panggung dan ia memilih untuk bernyanyi sambil memainkan jari lentiknya di atas piano yang tersedia.


Lagu ini Safa persembahkan untuk calon pengantin disana dan juga Raja untuk malam ini, Kakak tertua kami yaitu Mas Yono yang esok akan melepas status lajangnya. Semoga kalian semua terhibur. ucap Safa.


Safa membawakan lagu bahasa jawa milik Deny Caknan dengan sangat apik.


.


Seneng-seneng bareng, susah-susah bareng


Senang senang bersama, sulit sulit bersama


Nyanding sliramu, sayang sliramu


Bersanding dirimu, sayang dirimu


Wis tak angan-angan, kowe bakal dadi jodohku


Sudah ku angan angan, kamu akan jadi jodohku


Wis tak angan-angan, kowe dadi pilihanku


Sudah ku angan angan, kamu jadi pilihanku


Tenang, ra sah sepaneng, tenang, aku wis seneng


Tenang, tak usah khawatir, tenang, aku sudah senang


Rene, rangkulen aku, tak nggo sangu turuku


Kesini, peluklah aku, ku buat bekal tidurku


Mbesok miliho dino kowe tak lamar


Besok pilihlah hari kamu ku lamar


Rasah nduwe roso aku ninggalno awak e dewe wis dadi siji


Tak usah punya rasa aku tinggalkan diri kita sudah jadi satu


Sampek tuwek kowe ra bakal tak culno


Sampai tua kamu tak akan ku lepas


Masio wis ra wancine, sayang-sayangan ning kene


Walau sudah bukan waktunya, sayang sayangan di sini


Siji-sijine wong sing gawe ayeme ati


Satu satunya orang yang buat nyaman hati


Gawe uripku seneng, mesem saben bengi


Buat hidupku senang, tersenyum tiap malam


Hu-whoa-ah


Hu-whoa-ah


Sudah ku angan angan, kamu akan jadi jodohku


Seneng-seneng bareng, susah-susah bareng


Senang senang bersama, sulit sulit bersama


Nyanding sliramu, sayang sliramu


Bersanding dirimu, sayang dirimu


Wis tak angan-angan, kowe bakal dadi jodohku


Sudah ku angan angan, kamu akan jadi jodohku


Wis tak angan-angan, kowe dadi pilihanku


Sudah ku angan angan, kamu jadi pilihanku


Tenang, ra sah sepaneng, tenang, aku wis seneng


Tenang, tak usah khawatir, tenang, aku sudah senang


Rene, rangkulen aku, tak nggo sangu turuku


Kesini, peluklah aku, ku buat bekal tidurku


Mbesok miliho dino kowe tak lamar


Besok pilihlah hari kamu ku lamar


Ra sah nduwe roso aku ninggalno awak e dewe wis dadi siji


Tak usah punya rasa aku tinggalkan diri kita sudah jadi satu


Sampek tuwek kowe ra bakal tak culno


Sampai tua kamu tak akan ku lepas


Masio wis ra wancine, sayang-sayangan ning kene


Walau sudah bukan waktunya, sayang sayangan disini


Siji-sijine wong sing gawe ayeme ati


Satu satunya orang yang buat nyaman hati


Gawe uripku seneng, mesem saben bengi


Buat hidupku senang, tersenyum tiap malam


Sampek tuwek we ra bakal tak culno


Sampai tua kamu tak akan ku lepas


Masio wis ra wancine, sayang-sayangan ning kene


Walau sudah bukan waktunya, sayang sayangan disini


Siji-sijine wong sing gawe ayeme ati


Satu satunya orang yang buat nyaman hati


Gawe uripku seneng, mesem saben bengi


Buat hidupku senang, tersenyum tiap malam


Gawe uripku, oh, seneng ,mesem saben bengi


Buat hidupku oh, senang, tersenyum tiap malam


Hingga detik detik terakhir Safa bernyanyi riuh tepuk tangan sudah menggema di acara pesta malam itu. Terutama Mas Yon yang tidak menyangka adik bayi tersayangnya selain tumbuh dewasa dan cantik ia juga mempunyai suara merdu saat bernyanyi.


Yono bertepuk tangan penuh semangat sampai sampai ia langsung berdiri dan menghampiri Safa lalu merangkulnya penuh kasih sayang, tak henti hentinya Yono memuji Safa di hadapan semua orang.


" Wah wah nduk, Mas gak nyangka kamu selain tumbuh dewasa dan cantik ternyata juga pintar nyanyi, merdu lagi suaramu. Mas bangga sama kamu nduk. "


" Mas bisa aja. Tapi terimakasih untuk pujiannya, hehe. . Mau nyanyi bareng ?? "


" Boleh ayo, kamu main piano lagi ya, permainan piano kamu lumayan bagus. "


" Tapi aku cuma bisa beberapa lagu aja Mas , hehe. "


" Lagu kerinduan bisa,? "


" Wahhh bisa banget Mas, "


Safa langsung memainkan pianonya dengan semangat.


Safa:


Betapa hati rindu pada dirimu duhai kekasihku


Segeralah kembali pada diriku duhai kekasihku


Mas Yono:


Aku juga rindu lincah manja sikapmu


Aku sudah rindu kasih sayang darimu


Duet:


Semoga kita dapat bertemu lagi seperti dahulu


Supaya kita dapat bercinta lagi seperti dahulu


Safa:


Gelisah hati gelisah sejak kepergianmu


Tak sabar hati tak sabar menanti kedatanganmu


Mas Yono:


Tenangkanlah hatimu jangan gelisah


Aku tahu kau menanti


Sabarkanlah hatimu sabarlah sayang


Aku segera kembali


Safa:


Betapa hati rindu pada dirimu duhai kekasihku


Segeralah kembali pada diriku duhai kekasihku


Mas Yono:


Aku juga rindu lincah manja sikapmu


Aku sudah rindu kasih sayang darimu


Duet:


Semoga kita dapat bertemu lagi seperti dahulu


Supaya kita dapat bercinta lagi seperti dahulu.


Safa dan Juga Yono kakaknya menyanyikannya dengan penuh penghayatan dan juga terlihat sangat romantis, dimana Safa yang duduk sambil memainkan piano dan Mas Yon duduk disamping Safa seraya merangkul mesra pundak Safa dan menyenderkan kepalanya di kepala Safa,. Sungguh adegan yang sangat romantis jika mereka bukan kakak beradik sepupu.


Adegan itu tak luput dari para pemirsa yang menyaksikan secara langsung dan ada pula yang mengabadikannya lewat ponsel kamera masing masing juga jasa dokumenter. Salah satunya Heru yang langsung mengunggahnya di akun medsosnya dan seketika banjir dengan komentar.


.


.