
Jika aku mengambil sebuah langkah lebih cepat
jika aku mengambil sebuah langkah lebih lambat
lalu kita tidak dapat menghindari pertemuan kita yang menyakitkan ini
tanpa tekanan, meskipun aku mendorongmu keluar
sekarang aku tidak dapat membiarkan kau pergi
meskipun kau ingin menangis. menangislah dalam pelukanku
karna aku akan mati tanpamu
hatiku menangis, hatiku berteriak
karna kau membutuhkan cinta dari seseorang
aku membuatmu menangis dan dan menyakitimu
tapi sekarag aku tidak dapat melupakanmu, sebab itu aku menangis
cintaku menangis
meskipun ketika dunia kembali berbalik melawanku
kau tetap berdiri di sampingku
karna sesuatu aku memberimu sebuah ketakutan
aku tidak tahu bagaimana menahan dengan benar terhadapmu
hatiku menangis, hatiku berteriak
karna kau membutuhkan cinta dari seseorang
aku membuatmu menangis dan menyakitimu
tapi sekarag aku tidak dapat melupakanmu, sebab itu aku menangis
kau tak tahu bagaimana untuk berbohong
sebab itu ketika kau tersenyum dengan cerah
aku tahu ada kesedihan di matamu
cinta adalah tangisan,cinta telah memanggilmu untuk keluar darimu
karna aku tidak dapat melepaskanmu untuk sebuah kenangan
karna senyumanmu adlah hidupku
karna kamu yang dapat membuatku tersenyum
Cintaku menangis...
( silahkan dengarkan lagu love is crying .,k.will )
Mungkin seperti itulah isi hati dan pikiran Yudha jika di ungkapkan melalui lagu. Sungguh sedih memang.
.
.
Kini acara telah ada di puncaknya, yaitu sesi foto foto bersama keluarga besar dari mempelai pria karna keluarga besar yang wanita sudah kembali ke kediamannya masing masing. Kini hanya tersisa keluarga besar dari Pak Endro yang masih ada disitu.
Kini giliran keluarga Pak Endro yang naik ke pelaminan untuk memberi selamat juga bersua foto bersama. Heru pun mengajak Indah untuk ikut berfoto bersama, namun hanya Safa yang tak terlihat karna masih menemani teman dan atasannya Rizky untuk mengobrol dan mengajak berkeliling sekitar melihat bekas rumah tempat tinggalnya dulu semasa kecil.
" Selamat ya Le, semoga menjadi keluarga sakinah mawadah warohmah. Jaga dan sayangi juga cintai istrimu sampai maut memisahkan. "
" Aamiin Pak Lik trimakasih doanya. "
Yono dan Bapak Ibu Safa saling bersalaman dan berpelukan, kini Heru maju bersama Indah.
" Selamat ya Mas Mbak, semoga cepat di kasih momongan. hehe. "
" Aamiin... kamu cepat nyusul, jangan kelamaan pacaran nggak bagus. Ngerti. "
" Hehe rebes Mas, ditunggu aja undangane oke. "
Mereka melakukan sama dengan orang tuanya tadi namun tidak dengan Indah hanya bersalaman saja.
" Ehh bentar Safa mana kok nggak kelihatan ? "
" Oh Safa tadi sama temennya dari jogja. Mungkin bentar lagi nongol Mas, "
" Terus tadi yang nyanyi sama kamu siapa.? "
" Ohh dia, Mas Yon kenal kok, tapi mungkin udah lupa. Bentar ".. Yudha!!! sini , "
Yudha yang merasa di panggil pun menghampiri.
" Ya ada apa.? "
" Kenalin ini Mas Yono dan Mas ini kenalin Yudha, yang dulu pernah bapak bawa pulang dari tugasnya. "
" Bentar bentar, Yudha ??? ohh bocah cilik lanang yang dulu di selamatkan Bapakmu itu to. "
" Iya betul Mas itu saya, Selamat menempuh hidup baru ya Mas maaf saya lupa lupa ingat sama Mas. soalnya sudah lama sekali. "
" Ohh iya iya trimakasih., Oh jadi ini toh orang yang udah buat adek bayiku nangis seharian gara gara di tinggal pergi nggak pamitan. "
" Iya Mas Yon, dan yang bisa buat dedek diam menangis cuma Mas Yono ini Mas bro. "
" Dedek nangis ?? "
" IYAA, makanya kalau pergi tu pamit, bilang jangan asal pergi aja. Awas kamu kalau buat adek bayiku nangis lagi!!! " seru Yono seraya menepuk pundak Yudha kuat hingga membuat Yudha sedikit meringis.
APA ?? JADI SELAMA INI SEMUA SUDAH TAHU YANG SEBENARNYA TERUS NGGAK NGASIH TAHU AKU ??!!! TEGA KALIAN SEMUA UDAH MENYEMBUNYIKAN INI SEMUA....
Setelah mengatakan itu Safa berlari meninggalkan tempat itu, entah kemana Safa berlari.
SAFAA...!!!!!
Semua terkesiap mendengar ucapan Safa. Orang tua Safa hanya bisa menghela nafas berat melihat Safa berlari pergi, sedangkan Yang lain hanya diam menunggu reaksi Yudha.
" Kejar dia, jelaskan baik baik, saya nggak tahu apa masalahnya tapi jangan sampai Adik Bayiku menangis sedih. kalau tidak kamu harus menghadapi SAYA. PAHAM..!! " Seru Yono penuh penekanan dan peringatan.
Yudha pun hanya mengangguk dan segera berlari mencari Safa. Yudha celingukan bingung harus mencari kemana, hingga Rizky dan Dhian datang menghampiri.
" Itu Safa kenapa lari kenceng bener sambil nangis nangis gitu bro. "
" Lo lihat Safa lari kemana.! "
" Itu ke arah persawahan sana. "
Yudha segera berlari mengejar Safa ke arah yang Rizky tunjuk tadi. Hari sudah senja dan untuk apa Safa pergi ke area persawahan. Pikiran negatif pun melayang layang di pikiran Yudha.
.
.
.