
"Hahaha...! Ngakak banget!, pas di rumah hantu Brave sama Morsy pelukan! Hahaha!" Ledek Darlen girang.
"Hahaha! Iya, aku juga sempat lihat!" Ucap Manda.
"Hei! Di sana sangat gelap! Mungkin kalian salah lihat!" Ucap Brave mengelak.
"Kalau aku tidak salah lihat, tadi Darlen juga sampai mengeluarkan air mata loh" Sahut Manda.
"Hahaha! Nangis! Memalukan banget sih jadi cowok!" Balas Morsy.
"Uuukh, tapi tadi Manda juga sempat pelukan loh sama Alyan" ucap Darlen, membuat pipi Manda merona.
"Waaah, beneran kan! Tuh liat pipinya merah" lanjut Darlen.
Manda yg masih tersipu malu melirik ke arah Alyan yg sedang duduk berteduh di bawah pohon tanpa ekspresi.
"Al? Alyan?" Panggil Manda yg kini sudah duduk di samping Alyan.
"Ah, maaf, ada apa?" Tanya Alyan.
"Kamu ada masalah apa sih sebenarnya? Dari tadi melamun terus, tau nggak pas kita main roller coaster kamu kayak es batu gitu, nggak punya ekspresi terus tatapannya tuh tajam menusuk, beda dari yg dulu, biasanya kan kamu teriak nggak karuan" jelas Manda.
Alyan menghela nafasnya pelan, dan menutup mata nya dengan lengannya. "man" panggil Alyan.
"Ya?"
"Aku kesal"
"H???"
"Aku marah, aku benci, aku berharap tidak mengenal nya seumur hidupku"
"Tunggu dulu, maksud kamu apa sih" tanya Manda kebingungan.
"Hari ini... dia akan menemukan pasangan hidupnya" lanjut Alyan.
"Pasangan hidup? Uhmm maksud kamu sepupu yg di ceritakan Darlen?"
"..."
"Aku tau, mungkin kamu sudah menganggap nya sebagai saudara kandung, tapi...apa boleh buat, dia juga butuh seseorang untuk mendampingi nya sampai tua"
"Tapi kenapa harus pria lain? Padahal dia slalu bersama ku"
"Seorang wanita juga butuh cinta kasih Alyan" jelas Manda.
"Cinta kasih..."
"Iya, dan cinta kasih itu tidak dapat dia terima atau berikan pada mu karna kamu sepupunya, itu semacam cinta terlarang"
"Entah kenapa aku tambah geram ya"
"HM?"
Alyan mengepalkan tangannya dan berdiri. "uuukh aku sudah tidak tahan lagi" ucap Alyan kemudian pergi dari sana.😑
🌺🌺🌺🌺🌺
"Hmmm, lo pandai masak ya" puji Farrel yang sedang duduk di kursi meja makan.
"Nggak juga kok, lagian semua cewek harus bisa masak"
"Tapi beneran loh, sekarang Lo mulai jago masak"
"Hhhh, terserah Lo deh, makasih"
"Sudah seharusnya dong"
"Semuanya sudah siap,gw manggil mereka duluya"
"Oh, iya"
Melviona pun memanggil ayah dan ibunya, juga Kristian dan ibunya Farrel untuk makan bersama. Tak lama saat makan siang sedang berlangsung, bel rumah berbunyi tak henti hentinya.
"Siapa sih?!" Geram Kristian menghentikan makannya.
"Bukain gih" ucap yersia.
Kristian yg sudah beranjak dari tempatnya pun membukakan pintu dan melihat seorang pria muda yg kelihatan lebih tinggi dari nya.
"Siapa?" Tanya Kristian.
"Dimana Melviona?" Tanya nya balik.
"Aku tidak ingin mengulang pertanyaan ku tiga kali, ka-mu-si-apa?" Tanya Kristian Mulai kesal.
"Aku juga tidak ingin mengulang pertanyaan ku tiga kali, di-ma-na-mel-vi-ona" tanya nya dengan penuh penekanan.
"Orang ini..."
BRAK!
Dengan perasaan kesal, Kristian tidak memedulikan orang itu dan malah menutup pintu dengan keras.
"Woy! Gila ya?!" Bentak Kristian.
"Heh, minta di pukul ya!" Balas nya.
perkelahian adu mulut pun berlangsung tapi untungnya sebelum terjadi bahaya, Melviona sudah keluar menghampiri mereka.
"ada apa sih, ribut ri...." perkataan Melviona terhenti setelah melihat Alyan di depan pintu.
"baru nongol rupanya" gumam Alyan.
"e-eh, anda ngapain kesini?" tanya Melviona.
"ya buat apa lagi kalau bukan bawa pulang cewek keras kepala" ucap Alyan.
Kristian yg sudah tak tahan dengan sifat Alyan pun, mencengkram dan menarik kerah jaket Alyan.
"hei, jaga ucapan mu. karna aku tidak dapat memastikan hidupmu berakhir hari ini atau tidak" ancam Kristian dingin.
"heh, katakan itu pada dirimu sendiri" balas Alyan dengan tatapan tak berkedip sekali pun, Sambil menepis tangan Kristian dari jaket nya.
"ada apa ini?" tanya yersia yg juga keluar bersamaan dengan Farrel dan Kirana.
"siapa dia?" tanya Kirana.
"eh, Alyan? ngapain disana? ayo masuk" ucap yersia sedikit terkejut saat melihat Alyan.
"nggak apa apa tan, aku lagi buru buru kok" jawab Alyan.
"buru buru ya? memang nya kamu ada apa kemari?" tanya yersia lagi.
"aku hanya mau ngambil Melviona Tan" ucap Alyan.
"oh, mau ngambil Melviona ya, kalau gitu, Melvi sana ikut pulang sama Alyan" lanjut yersia.
"kok aku kayak barang aja yah?" pikir Melviona. "tapi kan aku udah izin cuti dua hari, hari Senin nanti baru kembali kerja" ucap Melviona.
"aku belum beri izin" ucap Alyan datar.
"tapi aku udah izin langsung sama Presdir"
"Presdir? ayahku?"
"HM" jawab Melviona mengangguk.
"walau kamu sudah izin sama Presdir, tapi kalau aku nggak izinin, kamu nggak boleh pergi"
"memang nya anda siapa? anda kan hanya klien saya"
"hah?"
"yg pekerjaan saya kan Presdir, apa anda ingat"
Alyan tidak menjawab, memang benar yg memperkejakan dan memberi upah Melviona bukan lah dia, namun Presdir sendiri, Melviona sepenuhnya berada di bawah pengawasan ayah nya bukannya dia yg bisa di bilang hanya sekedar klien.
"uuukh, aku nggak mau tau, kita pulang!" ucap Alyan kemudian langsung menarik lengan kanan Melviona.
Farrel yang sedari tadi melihat hal itu, tidak tinggal diam, ia langsung menarik kiri Melviona, membuat Melviona berhenti di tarik oleh Alyan.
Alyan berbalik, melihat pria yang tengah menahan tangan kiri Melviona, ia memandangi pria itu dari ujung kaki sampai ujung rambut, dan berpikir bahwa pria itulah yg akan di jodohkan dengan Melviona dan membuat ia tambah kesal.
"semangat anakuuu~!" ucap Kirana dalam hati.
"apa ini? cinta segitiga di alami oleh putriku" pikir yersia yg ikut kagum.
"lepas" ucap Alyan.
"kau menyakiti nya" ucap Farrel.
"tunggu dulu, kamu...apa kita saling kenal?"
"tidak"
"ah, iya aku ingat, pria bar mesum yg hampir melecehkan Manda dan membuat keributan di toilet wanita ya"
"eh, melecehkan? toilet wanita? sebenarnya anak ku ada masalah apa sih" pikir Kirana.
"masa sih, Farrel kayak gitu" pikir Melviona.
"kau salah paham, saat itu aku sedang mabuk"
"mabuk? heh, mabuk katamu?"
BUGH!
Satu pukulan keras sudah mengenai pipi Farrel dan yg memulai nya ialah Alyan.
HALO~ HOW ARE YOU GUYS?
SEMOGA TETAP BAIK YA😊
JANGAN LUPA KLIK JEMPOLNYA SAMA TINGGAL KAN KOMENTAR YA😘