
Kenzie menarik nafas dalam-dalam, berusaha meraup oksigen untuk kesabaran yang terkuras habis menghadapi sahabatnya yang menurutnya sangat menyebalkan itu.
" Yang mana sih orangnya? ", ucap Kenzie terlihat emosi menarik perhatian Dio, Vidi, Keyra, Rangga dan Arin.
" Kalau lo ketemu dia juga lo mau ngapain? ", tanya Dio.
" Gue mau ngasih peringatan aja buat gak kurang ajar sama cewek ", jelas Kenzie.
" Apalagi sampai punya niat berengs*k kayak gitu ", tambah Kenzie yang terlihat mengepalkan tangannya.
" Kejadiannya udah lama Kak ", saut Keyra.
" Kejadiannya emang udah lama Key, tapi sampai sekarang lo masih ngerasain trauma akibat perlakuan buruk dia ", tegas Kenzie membuat semua orang memandangnya.
" Sampai sekarang dia masih gangguin kamu, Key? ", tanya Kenzie pada Keyra yang hanya menggeleng pelan.
" Kamu lagi gak bohong kan? Setelah kamu melihat si cowok berengs*k itu di restoran, apa ada yang neror kamu atau semacamnya? ", tanya Kenzie lagi yang sangat terlihat peduli pada gadis itu yang lagi-lagi hanya menjawab dengan gelengan kepala pelan.
Kenzie mengangguk paham dan merasa lega.
" Ken ", panggil Dio.
" Apa? Lo mau ngeledek gue lagi? ", sewot Kenzie.
" Gue gak mau aja Keyra kenapa-napa, gue takut aja kalau Bimo sebenarnya udah tau Keyra ada di sini, gue takut kalau dia ngerencanain sesuatu yang buruk buat Keyra, apalagi Keyra pernah liat dia di restoran lo waktu itu, perasaan gue jadi gak tenang, Yo ", jelas Kenzie serius dengan tatapan lurus ke depan.
Semua terdiam mendengar ucapan yang keluar dari cowok dingin tersebut. Keyra yang cukup kaget mendengar pernyataan dari teman ributnya itu merasa tidak percaya.
" Kak Ken selama ini peduli? ", batin Keyra.
" Gue tau Ken, di balik lo yang dingin, cuek dan acuh tak acuh, sebenarnya lo juga peduli sama Keyra, lo juga mikirin Keyra dan mau jagain dia ", ucap Dio tersenyum tulus melihat sahabatnya yang juga menatapnya.
" Tante kenal kamu udah lama Ken, Tante tau kalau kamu sebenarnya sangat peduli dengan orang di sekitar kamu walau kamu kelihatannya cuek ", ucap Arin.
" Om harap, kamu juga bisa memikirkan kedua orangtua kamu di rumah ", timpal Rangga membuat Kenzie menatap Rangga.
" Ken, gak baik kalau kamu terus-terusan menghindar dari mereka, biar bagaimanapun mereka tetap orangtua kamu, Nak. Om tau kamu anak baik, dan kamu pasti tau apa yang harus kamu lakukan ", jelas Rangga memberi pengertian pada pria yang kini sudah menunduk.
" Iya, Ken, kasian mereka ", timpal Dio.
" Lanjut aja Vid ", ucap Kenzie mengalihkan topik.
" Kak Ken, jangan lama-lama ya, secepatnya temuin orangtua Kakak, selagi orangtua masih ada Kak ", saut Keyra membuat Kenzie menoleh padanya.
" Iya Key ", jawab Kenzie mengangguk kecil dan tersenyum pada gadis itu.
" Kakak beruntung karna orangtua masih ada, Kakak masih bisa ketemu, peluk cium mereka, beda sama Keyra, mau Keyra kangen gimanapun Keyra gak bisa peluk mereka Kak ", ucap Keyra yang terdengar parau.
" Orangtua Keyra di kubur dimana aja Keyra gak tau, mau ke makam mereka aja Keyra gak bisa, Keyra ngerasa durhaka bahkan nama mereka aja Keyra gak tau, jadi Kak Ken jangan buang-buang waktu, kalau nanti ketemu sama orangtua Kak Ken, minta maaf sama mereka ", ucap Keyra yang sudah berlinang air mata mengingat mirisnya kehidupannya.
" Iya Key, gue janji secepat mungkin bakal temuin mereka, minta maaf sama mereka ", janji Kenzie pada Keyra.
" Titip salam ya, Kak ", canda Keyra tertawa ringan.
Kenzie hanya tertawa menggelengkan kepalanya melihat Keyra yang bisa dengan begitu cepat tertawa lagi.
" Dasar bocil ", ucap Kenzie tersenyum.
" Modus aja bocil ", timpal Dio.
" Pendekatan sama calon mertua Kak ", jawab Keyra mengundang tawa mereka yang mendengarnya.
.
.
.
Author minta maaf ya kalau ceritanya berbelit-belit 🙂
Author masih dalam tahap belajar dan di episode sebelum-sebelumnya juga ada yang di revisi 🙃
Jadi mohon pengertiannya yaa 😊
Kritik dan sarannya juga 🤗
❤️❤️❤️