KEY

KEY
Semoga Ada Kemajuan


Keyra duduk berselonjor dengan tubuh bersandar ditepian tempat tidur. Keyra masih memikirkan perkataan yang Ken bisikan padanya tadi. Entahlah, apa yang membuat Keyra kepikiran dan ambil pusing dengan perkataan Kenzie tadi, padahal biasanya Keyra tidak pernah sampai kepikiran seperti sekarang ini.


" Maksudnya Tuyul itu aku ? Ha? Gimana sih ini maksudnya, otakku ngebug ", ucap Keyra bermonolog dan menggaruk-garuk kepalanya yang tidaklah gatal.


" Atau aku tanyain langsung aja kali ya sama Kak Ken ", ucapnya berpikir sejenak.


Semenit kemudian ...


" Iya ni, aku harus tanya langsung sama Kak Ken biar gak kepikiran kayak gini ", ucap Keyra yakin dan segera keluar kamar dengan tergesa-gesa menemui Ken.


Yaps ... Keyra tetaplah Keyra, gadis polos yang kurang pandai dalam hal perasaan lawan jenisnya yang menyukainya, yang selalu berhasil membuat Ken salah tingkah dan mati gaya karna perkataan dan pertanyaan yang keluar asal dari mulutnya dan karena kepolosan serta ketidaktahuan akan perasaan yang Ken simpan terhadapnya.


Keyra sampai didepan pintu kamar Dio yang berwarna coklat tua. Keyra mengetuk pintu kamar dengan tidak sabar. Sampailah terdengar teriakan Dio dari dalam kamar dan pintu pun terbuka.


Keyra menyengir lebar.


" Kebiasaan ", kesal Dio menjitak pelan kening Keyra.


Tak lama Kenzie pun menampakkan dirinya. Kenzie berdiri tepat dibelakang Dio.


" Kak Ken, maksudnya Tuyul itu aku? ", tanya Keyra tiba-tiba yang masih berdiri diambang pintu.


Ken kaget bukan main dengan pertanyaan gadis itu. Mata Ken melebar dengan pertanyaan yang melesat begitu saja dari mulut gadis itu.


" Astaga Keyra Arisha, pikirin posisi gue sekali-kali bisa gak Key ? Malu banget gue ", Ken membatin.


Dio mengernyit, sedetik kemudian dia paham maksud pertanyaan Keyra. Dio pun tersenyum menyeringai. Dio menatap Kenzie dibelakangnya yang melihat kearah lain.


" Ohh sekarang gue paham apa yang Lo bisikin ke Keyra tadi ", ucap Dio.


" Kayaknya gue harus ngasih waktu buat kalian berdua ngobrol ", lanjut Dio.


" Dek, masuk, ngobrolnya didalam aja ", perintah Dio.


Melihat Dio yang hendak keluar dari kamar, Keyra pun menahannya.


" Kak Nanda mau kemana? Sini aja Kak, gak apa-apa, Keyra cuma mau nanya aja sama Kak Ken ", jelas Keyra dengan raut wajah cemas yang ditangkap oleh Dio dan Ken.


" Gue gak bakal ngapa-ngapain Lo, Key. Tenang aja, Trust me, pintu juga gak bakal ditutup biar Lo ngerasa aman ", ucap Ken lembut menatap Keyra.


Keyra menatap Dio yang juga menatapnya dan Dio menganggukkan kepalanya sembari tersenyum. Tak lama, Dio pun keluar membiarkan dua manusia yang selalu ribut itu untuk lebih leluasa menanyakan hal satu sama lain.


~ 🥀🥀🥀~


" Assalamualaikum ", sapa Dio.


" Waalaikumsalam ", sautan dari seberang.


" Kamu lagi apa ? ", Dio.


" Lagi ngomong sama kamu ", jawab Dinda sekenanya.


Dio tertawa pelan.


" Din "


" Iya , Di "


" Aku mau ngomongin soal Keyra sama Ken "


" Mereka kenapa? Kenzie ngomong yang aneh-aneh lagi sama Keyra ? Ken buat Keyra nangis lagi ? ", cerca Dinda.


" Gak, udah kamu tenang aja, Kenzie si cowok dingin udah mulai cair tuh kayaknya ", ucap Dio tertawa pelan setelah menyelesaikan kalimatnya.


" Ha? Seriusan, Di? ", tanya Dinda tidak percaya.


" Iya serius, sekarang mereka ada di kamar aku tuh ngobrol berdua, sengaja aku tinggalin mereka biar bisa leluasa aja ngobrolnya ", jelas Dio.


" Di kamar? Berdua? Kamu yang benar aja, Di? "


" Kenzie gak seber*ngs*k itu kali, Din. Kalau sampai Kenzie ngapa-ngapain Keyra juga aku yang bakal duluan hajar dia ", jelas Dio tertawa pelan.


" Bukan itu, Di. Aku juga tau kalau Kenzie gak bakal apa-apain Keyra, tapi Keyra punya trauma kan ? ", khawatir Dinda.


" Iya sayaaang aku tau, udah kamu tenang aja ya, aku sama Kenzie udah kasih pengertian ke Keyra tadi, Kenzie sendiri juga yang ngomong langsung sama Keyra "


" Ya udah deh kalau gitu. Semoga aja ada kemajuan mereka berdua ", ucap Dinda penuh harap.


.


.


.