
" Tadi kan gue udah jawab tu pertanyaan lo. Nah sekarang giliran gue yang nanya ", seru Ken.
" Ohh .. jadi mau nanya apa? ", tutur Keyra.
" Lo kesini berarti kabur karna dijodohin kan? ", seru Ken yang mendapat anggukan dari Keyra.
Dio dan Dinda yang awalnya menyimak dari sofa yang berada diujung kasur kini beralih mendekati dua manusia yang sedari tadi saling tanya jawab.
" Trus, gue penasaran cerita lo yang belum kelar waktu itu, masalah orang tua lo dan lo yang kerja sedari lo sekolah dasar ", ungkap Kenzie yang membuat Dinda yang baru mengetahui membeliak kaget mendengar Keyra yang sudah bekerja pada sekolah dasar.
" Seriusan dek? Dari SD udah kerja? ", tanya Dinda yang hanya mendapat anggukan dari Keyra.
" Jawab bocil, ngangguk aja lo dari tadi ", seru Ken.
Keyra menghela nafas panjang sebelum memulai bercerita.
" Keyra mulai dari mana ya? ", bingung Keyra.
" Jadi gini, Keyra sama bang Vidi bukan saudara kandung. Orangtua kandung Keyra yang sebenarnya itu udah meninggal. Jadi Keyra dirawat sejak Keyra umur dua tahun. ", jelas Keyra.
" Keyra gak tau sama sekali nama, keluarga bahkan wajah dari orangtua kandung Keyra. Penyebab meninggalnya pun Keyra gak pernah dikasih tau ", ucap Keyra yang mulai terdengar parau.
Gadis itu menghembuskan nafasnya berat, berusaha meredakan sesak didadanya tatkala menceritakan kedua orangtuanya.
" Dan ... ", ucap Keyra menggantung, memejamkan matanya sesaat sembari menghirup udara untuk mengisi rongga dadanya yang mulai terasa kehabisan oksigen.
Dinda yang berada dekat dengan Keyra mencoba menenangkan gadis itu dengan mengusap lembut punggungnya. Dio dan Ken hanya terdiam dengan pikiran masing-masing.
" Bang Vidi juga gak bisa apa-apa, karna Mama sama Papa selalu mengancam bakalan buat Keyra lebih menderita kalau bang Vidi belain Keyra. ", lanjut Keyra.
" Keyra selalu nurut, Kak ", ucap Keyra dengan air mata yang sudah berhamburan membasahi pipinya.
" Sampai akhirnya Keyra mau dinikahkan sama Bimo, Keyra nurut. Tapi bang Vidi bilang sama Keyra kalau buat hal ini Keyra udah saatnya menolak karna nikah sama orang seperti Bimo sama seperti keluar dari kandang singa masuk ke kandang macan ", jelas Keyra lagi.
" Ya, makanya Keyra nekat ke Singapura dengan uang pas-pasan, bang Vidi juga gak bisa transfer uang karna pasti bakal ketauan posisi Keyra, nomor hape juga Keyra terpaksa ganti buat menghilangkan jejak ", jelas Keyra.
" Keyra selalu dibilang Keyra gak guna, Keyra nyusahin, makanya apa yang disuruh sama Mama Papa Keyra nurut seenggaknya biar Mama Papa berhenti bilang Keyra seperti itu, Keyra cuma mau dianggap, disayang, layaknya orangtua ke anaknya, itu aja kak, Keyra gak pernah minta tas mahal, laptop mahal, atau barang-barang lainnya yang mahal, Keyra cuma mau disayang, dianggap sebagai anak, gantiin orangtua Keyra yang udah gak ada ", jelas Keyra penuh dengan airmata dan memeluk Dinda yang berada disampingnya.
Dinda ikut merasakan apa yang gadis itu rasakan. Dinda tidak bisa menyembunyikan tangisnya. Dio entah kenapa merasakan sesak begitu mendengar penjelasan Keyra, tak terkecuali Ken.
" Terungkap juga ", batin Dio.
.
.
.
.
.
Happy Reading ya 😊