KEY

KEY
bab 2


hari ini aku datang lebih awal ke sekolah,mengingat kemarin karna terlambat aku harus berurusan dengan ketos yang luar biasa belagunya.


untung si ketos itu tampan,kalau tidak maka sesuatu yang tidak diinginkan akan terjadi.bisa saja dia langsung ku bawa ke alam kubur ataupun paling tidak singgah ke rumah sakit.bisa juga ke KUA aja yahhh.


ech perkenalkan kan dlu,namaku keysa anandita,pernah menjuarai lomba bela diri jenis tekwondo yang sekarang sudah sabuk hitam.


penampilanku sedikit tomboy tapi dengan wajah imut nan cantik bisa menghipnotis para laki laki yang melihatku.


tinggi ku sekitar 154 Cm,teman teman ku dlu di SMP sering memanggilku Kecil kecil cabe rawit.karna walau dilihat mungil dan manis,tetapi aku pernah menghajar 3 kakak kelas sekaligus hingga masuk ruang IGD.


orang bilang aku wanita bar bar,pecicilan dan tengil,tapi terserah mereka mau bilang apa,asalkan bahagia ajahh Ck.


☣☣☣☣☣☣


sesampainya aku di dalam kelas ternyata kelas masih sepi,wajar saja jam baru menunjukkan pukul 07.00 artinya masih 30 menit lonceng masuk akan berbunyi.


aku memutuskan untuk tetap berada di dalam kelas dan memilih duduk di pojok belakang dekat tembok.


"Huaaa..ngantuk juga,tidur dikit ngk apa apa kalii yahh".gumamku.


aku melipat kedua tangan di atas meja dan membenamkan wajahku disana,aku mencari posisi nyaman agar bisa tertidur.


aku mulai larut ke alam mimpi yang begitu indah,tanpa ku sadari kelas sudah penuh dan lonceng telah berbunyi,artinya para anggota osis sudah berada di dalam kelas.


"Saya perkenalkan ini kak Aldo dan disampingnya adalah kak Sela".ucap dave sambil menunjuk aldo dan sela sebagai rekanya.


Saat dave si ketos itu mulai memberi salam dan memperkenalkan teman teman yang mendampinginya,sebenarnya aku sudah bangun dari bobok cantikku.tapi masa bodo dia juga ngk negur,yah aku masih dalam mode tidur tanpa mengganti gaya.


"Baik saya akan mengabsen nama siswa,dan bagi siswa yang disebut namanya mohon angkat tangan".titah dave yang diangguki seluruh siswa.


Ariff!!!


hadir kak


Nena!!!


hadir kak


ciko!!


hadir kak


rian!!!


hadir kak


desi!!!


hadir kak


angel!!!


hadir kak


joko!!!


hadir kak


ipah!!!


hadir kak


keysa!!!


tidak ada jawaban.


Keysa!!!.


masih tidak ada jawaban,


dave melangkah pelan menghampiri tempat dudukku,sedangkan siswi bernama nena yang yang duduk di sebelahku mencoba membangunkanku.


"key...Bangunnn keyy".ucapnya pelan sambil menendang nendang kakiku.


tapi aku tidak menghiraukannya dan masih setia dalam mode pura pura tidur,"sekarang apa lagi kak ketos?".batinku.


KEYSA!!!!!!


teriak dave dengan suara tinggi tepat di dekat telingaku.aku refleks terbangun dan...


Bughhh!!!


satu bogeman mendarat sempurna di wajah dave.


para manusia di kelas itu lantas terkejut saat melihat sedikit bercak darah kleuar dari sudut kanan bibir dave.


"Arrghhh".rintihnya sambil mengusap darah dibibirnya dengan ibu jarinya.


"Ech sorry sorry kak,sya refleks".ucapku pura pura panik.


"kamu ngk apa apa?aku obatin yahhh".


ucap sela yg entah dari kapan berada di sebelah dave.


"Gitu doang..letoy amat".ucapku pelan,tapi masih di dengar kak dave dan kak sela.


"Anak baru loe sopan sedikit dong".ucap kak sela sambil menunjuk ke arahku.


"Namanya juga refleks,,siapa suruh ngagetin gue".


sela menggeram kesal dan menarik dave yang dari tadi hanya diam dan menatapku tajam.


"Loe ngk apa apa?".


tanya nena kepadaku,entah sejak kapan ini bocah dekat denganku.


"Santuyy ajahh".jawabku dengan memberikan cengiran khas.


Hening.


ku liat dave tak berhentinya menatapku dengan tatapan yang tidak dapat ku artikan,seketika tatapan kita bertemu seakan saling melempar Bom atom hiroshima dan


nagasaki.Ngeri ngk sihhh


akhirnya dave angkat bicara memecah keheningan.


"Baiklah...apa kalian melihat adegan tadi?".


tanya dave kepada semua siswa.


"IYA KAK".


jawab mereka serempak.


"apakah Kalian tahu yang bersalah siapa?".


tanya nya kembali sambil melirik ke arahku.


"IYA KAK".


"Jadi yang salah dapat apa?".


"HUKUMAN" .


jawab para siswa serempak dengan nada yang ku dengar sih sangat bersemangat.ya iyalah,sejak kejadian kemarin para manusia manusia di kelas ini khususnya para wanita fans si ketos itu seakan memusuhiku,kecuali siswi bernama nena yang memilih duduk di sebelahku.


"sodara Keysa..silahkan maju kedepan".


itu bukan suara si dave,tapi melainkan suara kak sela.


"ku ikuti permainan mu".batinku sambil melangkah maju kedepan tanpa ada rasa takut sedikit pun.


"Hukuman apa yang cocok yahhh?".


ucap dave sambil mengetuk dagunya dengn jari telunjuk.


*keliling lapangan aja kak!!!


Cuci wc


di jemur juga bagus*.


begitulah masukan masukan yang kurang berfaedah dari siswa di kelas ini.tapi inilah aku yang tidak akan pernah merasa takut atau pun menyerah.


"Ngk usah yang susah susah dave,bagaimana kalau nyanyi ajah?,itung itung sebagai hiburan".ucap kak aldo bagaikan malaikat penolongku...


"Boleh juga..".


jawabnya singkat.


"bagaimana keysa?kamu bisa?".tanya kak aldo lagi kepadaku yang hanya ku balasan anggukan.


Ting


serasa ada lampu yang menyala di otakku.


ku lihat si ketos itu,kak sela dan seluruh mahluk di kelas ini menatap remeh ke arahku, "kita lihat siapa yang menang tuan ketos". batinku.


"Silahkan di mulai Keysa".ucap dave dengan nada yang sedikit meledek.


aku memejamkan mata sesaat,menarik nafas dan menghembuska pelan.Aku melirik ke arah dave dan melemparkan sedikit senyum manis .


"Boleh sya pakai alat musik kak?".


tanyaku kepada dave,yang membuat si empunya sedikit kaget.


"I..iyaa boleh".jawabnya terbata bata.


aku langsung lari mengambil sebuah gitar di samping tempat dudukku,aku memang selalu membawa gitar kesayanganku ke sekolah untuk menghibur diri kalau lagi bosan.


"Silahkan".


ucap kak aldo saat aku kembali dari mengambil gitar...


akupun mulai memainkan gitarku dan mulai bernyanyi


ikalau kau cinta


benar benar cinta


jangan katakan kamu tidak cinta


jikalau kau sayang


benar benar sayang


tak hanya kata atau rasa


kau harus tunjukkan


jangan sampai


hingga waktu perpisahan tiba


dan semua yang tersisa


hanyalah air mata,hanya air mata


mungkin saja


cinta kan menghilang selamanya


dan semua yang tersisa hanya lah


air mata,hanya air mata cinta


jikalau kau sayang


benar benar sayang


tak hanya kata atau rasa


kau harus tunjukkan


O-o-o-u-wo


(percayalah)


O-o-o-u-wo


(percayalah)


percayalah......


kemana pun kau acuh


cinta tak pernah rapuh


berpaling pun tak mampu hilangkan cintaa


percayalah........


Prokkk Prokkk Prokk


suara tepuk tangan menggelegar saat aku menyelesaikan nyanyianku.akupun melirik ke arah dave yang bisa ku lihat dia sedikit terhipnotis dengan suara merdu yang kumiliki.


"Wahh suara kamu bagus".puji kak aldo yang belum berhenti bertepuk tangan sambil geleng geleng kepala.


"Makasih kak".ucapku.


"Biasa aja tuhhh".timpal dave dengan wajah datarnya.


"Jujur aja susah amat".umpatku seraya berlalu kembali ke tempat dudukku.


aku sangat senang melihat ekspresi si tuan ketos yang super belagu itu,terlihat ada kekecewaan karna niat mau mempermalukanku tetapi malah berbanding terbalik dengan kenyataan.


"Ngk tau ajahh gue punya suara titisan dari mbak nike ardilla".batinku.


jangan lupa like n komentarnya ya guys,🤗🤗🤗


Jangan lupa juga satunya agar author bisa membuat ceritanya lebih baik lagi,maklum authornya masih pemula,tolong dibantu yahh😚😚😚😚😚