KEY

KEY
Belum Selesai!


Saat merasa tenang, Keyra melepaskan pelukannya dengan Dio. Segera ia menghapus air matanya yang tanpa permisi mengalir begitu saja tadi. Keyra mendongak menatap Dio yang melihatnya dengan tatapan iba.


' Maaf kak ', lirih Keyra menatap Dio.


' Kak Dinda maaf ya, udah meluk-meluk pacarnya ', ucap Keyra kini menatap Dinda dengan rasa bersalahnya.


Dio yang mendengar itu hanya terkekeh. Dinda menggeser tubuhnya semakin dekat dengan Keyra dan memeluk gadis itu. Tak lama Dinda melepaskan pelukannya dan menatap lekat gadis itu.


' Gak perlu minta maaf, mulai sekarang Dio adalah abang kamu dan saya adalah kakak kamu ', ucap Dinda tulus dengan memegang bahu gadis itu.


' Kita akan jaga kamu selama kamu ada disini dan kita dengan senang hati menjadi tempat curhatnya kamu ', lanjut Dinda tersenyum manis dihadapan Keyra.


Keyra yang mendengar itu menghambur kedalam pelukan Dinda.


' Makasih kak udah mau peduli dengan Keyra ', ucap Keyra lirih.


' Keyra janji gak bakal nyusahin kak Dinda sama kak Nanda disini ', ucap Keyra lagi.


...


' Hallo bang Vidi, Assalamualaikum ', ucap seseorang via telpon.


' Iya, Waalaikumsalam, ini siapa? ', tanya Vidi.


' Ini Biya bang, Biya kira nomor ponsel bang Vidi juga udah gak aktif ', jawab Biya dari seberang.


' Ohh .. Biya, kenapa Bi? ', tanya Vidi.


' Bang maaf ya ganggu waktunya malam-malam gini ', ucap Biya tidak enak hati.


' Iya gak apa-apa Bi, kamu kenapa? ', tanya Vidi lagi.


' Bang, Keyra gimana? Beneran Keyra dijodohin? Keyra beneran udah nikah sama cowok itu? ', tanya Biya penuh kekhawatiran.


Vidi sejenak menghela nafas. Rasanya begitu sesak mengingat bagaimana kehidupan adik kesayangannya, Keyra.


' Iya Bi, Keyra benar dijodohin sama cowok itu ', ucap Vidi berat.


' Trus Keyra beneran udah nikah sama dia? ', ucap seberang kalut.


' Gak Bi, Keyra gak nikah sama dia, Keyra sekarang udah seminggu lebih lari dari rumah ', jelas Vidi.


' Sekarang Keyra dimana bang? Keyra pergi kemana? ', tanya Biya tidak sabar.


' Key pergi ke Singapura. Key pasti udah cerita sama kamu kan tentang dia dulu yang bertemu seseorang di Singapura. Key mau cari orang itu Bi ', jelas Vidi.


' Masalah ketemu gak ketemu abang juga gak tau Bi. Yang pasti kita doain aja Key disana. Abang juga udah nitipin dia sama teman abang, jadi abang bisa pantau Key dari sini dan bisa lebih tenang disini karna ada yang jagain Key disana ', ucap Vidi.


' Tapi sampai sekarang abang belum menghubungi Key lagi, terakhir abang ditelpon sama dia pas dia sampai di Singapura, abang disini sebisa mungkin menyembunyikan keberadaan Key dan berpura-pura seolah abang memang tidak tau keberadaannya ', lanjut Vidi.


' Abang juga gak bisa ngirimin dia uang karna segala ATM card abang transaksinya bisa diketahui sama Mama Papa, abang benar-benar merasa gak guna sebagai abangnya Keyra Bi, sampai sekarang juga abang masih belum bisa menghubungi teman abang untuk menanyakan kondisi Keyra karna takut ketahuan, abang hanya berharap dia baik-baik aja disana ', ucap Vidi panjang lebar.


' Bang Vidi gak usah merasa gak guna gitu, selama ini abang udah jagain Key sebisa abang kan, kalau sampai Key tau abang merasa gak guna buat dia, Key bisa ngamuk lo bang ', ucap Biya berusaha menghibur.


' Abang gak bisa bayangin itu anak ngamuk ', ucap Vidi terkekeh.


' Abang jadi kangen sama omelan Keyra ', ucap Vidi melemah.


' Bang Vidi gak mau nyusul Keyra kesana? ', tanya Biya.


' Belum bisa sekarang Bi, abang nunggu sampai benar-benar aman untuk kesana ', jawab Vidi.


' Kasian Key bang, kenapa dia harus melalui ini semua ', ucap Biya terdengar parau oleh Vidi.


' Biya khawatir banget pas dengar kabar Keyra mau nikah sama lelaki itu, Biya beberapa kali telfon Key tapi nomornya gak aktif ', lanjut Biya.


' Keyra memang abang suruh buat ganti nomor hp pas pergi ke Singapura kemarin Bi, nanti abang kirimin ya nomor hp nya tapi kamu jangan sampai ngasih tau ke orang lain ', ucap Vidi.


' Ehm.. iya bang. Yaudah Biya tutup telfonnya ya bang, makasih bang infonya, Wassalamu'alaikum ', ucap Biya mengakhiri.


' Waalaikumsalam ', jawab Vidi sembari menutup telfonnya.


...


Ken baru saja selesai memarkirkan mobilnya diparkiran hotel. Ia baru saja pulang dari restoran milik keluarga Dio. Ia pun segera masuk menuju ke kamarnya.


Saat berjalan di lorong hotel, Ken melihat sosok lelaki yang sangat dia kenal yang tak lain ialah Dio keluar dari kamar Keyra. Ken hendak berbalik tetapi langkah kakinya terhenti saat Dio memanggilnya.


' Ken ', panggil Dio setengah berteriak dan mendekati lelaki itu.


' I-iya Yo ', jawab Ken sembari membalikkan tubuhnya menghadap Dio.


' Kenapa lo? Ngehindar dari gue ', ucap Dio menebak dengan tatapan datarnya.


' E .. enggak, gue mau ngambil barang gue aja yang ketinggalan di mobil ', bohong Kenzie.


' Gak usah bohong deh lo, gue tau lo ngehindar dari gue kan?! ', ucap Dio dengan wajah seriusnya.


' Gue mau ngomong sama lo sekarang dikamar lo, gue gak nerima penolakan! Urusan lo belum selesai sama gue! ', tegas Dio sembari menarik kerah baju Ken dengan kasar menuju kamar Ken.