Sorry, I Love You

Sorry, I Love You
Ngidam Foto Sama Buaya


Dalam waktu singkat, data Foga Prayuda didapat lengkap.


#Ezz, Foga punya Paman namanya Dudi Herlan yang tinggal di Jakarta. Yang terdekat, kita akan periksa rumahnya di kawasan Jakarta Utara.#


Chat dari Reno membuat Ezz makin geram sudah seminggu mereka belum menemukan jejak sindikat meresahkan itu.


"Kak! Sini..." Teriakan Zolla membuyarkan lamunan Ezz seketika.


"Iya sayang, tunggu sebentar ya. Aku bales chat dulu."


Zolla mengangguk dan asyik memperhatikan monyet yang berlarian.


Ezz segera membalas chat.


#Gue lagi di Bandung sama Zolla. Kabari gue apapun perkembangannya. Gue masih nutupin hal ini dari Zolla.#


Setelah itu, Ezz mendekati Zolla. Begitu gemas melihat istrinya gembira mereka main ke kebun binatang di Bandung. Sesuai permintaan Zolla.


Zolla begitu ceria berjalan-jalan. Ezz tak henti mengambil foto acara jalan-jalan mereka.


"Kak, ini kandang orangutan kan? Kok nggak ada orangutannya?"


"Ada. Itu dia di kandang. Lagi mager kali, sambil main game."


"Iihhh emangnya Kak Ezz yang mager main game melulu?"


"Duhhh istriku sayang, kok suaminya yang ganteng disamain sama orangutan sih?"


Zolla terkikik dan jalan lagi.


"Eh Kak, ada jerapah. Aku mau kasih makan."


"Ayo kita beli makanannya ya."


Zolla begitu senang memberi makan jerapah.


"Kak, aku mau foto sama jerapah."


"Boleh." Ezz membuka kamera HP nya.


"Tapi mau sama jerapah yang betina." Permintaan Zolla membuat Ezz tersenyum geli.


"Mas, tolong tunjukin yang mana yang betina. Maklum, lagi hamil."


"Ohh kalau yang betina lebih pendek dari yang jantan. Yang ini betina."


Zolla tersenyum manis sambil memberi wortel, begitu Ezz mengambil gambarnya.


"Udah ni.." Ezz jadi deg-degan kalau Zolla ngidam.


Moga aja istri gue nggak minta aneh-aneh. Tiba-tiba nyuruh gue ke kandang singa kan gawat!


Yang ditakutkan tidak terjadi, tapi....


"Kak... Aku mau foto sama buaya!"


Ezz tersenyum geli. "Ya udah berdiri di sini aku foto dari atas biar buayanya kefoto."


"Nggak mau. Aku mau duduk di atas buaya."


"Apa?? Aduuhh sayang, mana boleh. Nanti digigit lho."


"Ya tapi kan sayang..."


Zolla cemberut dan buang muka sebel.


Ezz garuk-garuk kepala bingung. Mana mungkin biarin Zolla dekat-dekat dengan buaya.


"Mas, istrinya lagi ngidam foto sama buaya lepas ya?" Ezz ditegur bapak-bapak yang membawa anak kecil, kebetulan mendengar ngidam Zolla yang aneh dan bahaya.


"Iya Pak. Nggak diturutin ngambek, diturutin bahaya. Gimana ya Pak?"


"Kalau lagi hamil turutin aja Mas. Nanti bayinya ileran. Nih, Mas bawa istrinya ke taman tengah sebelah sana, ada patung buaya gede. Patungnya kayak asli. Mau foto sampe peluk-peluk juga aman."


"Beneran Pak?"


"Iya. Bawa ke sana aja. Daripada ngambek."


Senyum Ezz sumringah begitu mendapat info. "Terima kasih ya Pak."


"Sama-sama Mas." Bapak itu bergegas pergi dengan anaknya.


"Sayang, kamu tau nggak?" Ezz mendekati Zolla yang masih cemberut.


"Apaan?"


"Ada buaya lepas. Sekarang lagi di taman sana."


Zolla menoleh. "Beneran Kak?"


"Beneran. Yuk kita ke sana."


Berdua mereka menuju taman tengah.


Benar saja ada patung buaya raksasa terlihat seperti asli.


"Waahhh buayanya gede banget Kak."


"Ini buaya lepas nggak mau di kandang jadi jagain kalau ada yang buang sampah sembarangan bakal digigit.."


Zolla terkekeh dan mencubit lengan Ezz geli. "Kak Ezz nih, emang aku anak kecil diboongin gitu. Fotoin Kak, aku dudukin ya?"


"Iya mau duduk, tiduran, nungging, jungkir balik, juga nggak apa-apa sayang.."


Pada akhirnya Zolla berfoto dengan patung buaya berkali-kali. Ezz melihat istrinya ceria membuat hatinya hangat.


Begitu senang bermain di kebun binatang.


Mendekati jam makan siang, Ezz mendekati Zolla yang sedang asyik memberi makan rusa.


"Sayang, gimana? Masih ada yang mau diliat? Tadi udah liat monyet, kera, orangutan, jerapah, buaya, gajah, singa, macan, harimau, burung merak, unta, badak, ular juga udah." Ezz sampai mengabsen binatang yang dikunjungi.


Zolla selesai memberi makan rusa. "Udah Kak, aku seneng jalan-jalan di sini. Sekarang aku laper."


"Iya emang udah siang. Yuk kita cari makan. Abis itu kita pulang ya."


"Iya Kak."


Berdua mereka meninggalkan kawasan kebun binatang dengan senyum puas tersungging di bibir Zolla.


***