
Melihat Naura yang terus menangis, Rizky menjadi kasihan. Maka dari itu, ia memberhentikan mobilnya dipinggir jalan dan berniat menenangkan Naura.
Naura terus meminta Rizky agar melajukan mobilnya. Tetapi Rizky tidak menuruti permintaan Naura, sebab Rizky tidak ingin orang tua Naura mengira bahwa Rizky yang menyebabkan Naura menangis.
Selain itu, Rizky juga terus menyuruh Naura untuk menatapnya, Naura justru tidak ingin sedikitpun melihat kearah Rizky.
"Aku malu sama kamu. Seharusnya waktu itu aku gak usah baper sama perlakuan kamu. Dan harusnya dari awal aku mikir, kalau kamu cuma menganggap aku sebagai sahabat kamu," jelas Naura.
Naura menoleh kearah Rizky, namun matanya melihat kearah bawah. Sedangkan Rizky menatap kearah Naura dan ia mengusap air mata Naura yang terus-menerus menetes. "Jadi kamu mau jadi pacar aku?"
Naura menatap mata Rizky, lalu ia menggeleng. Sebab aku tahu kalau Rizky tidak menyukaiku.
Rizky heran dengan Naura, padahal Naura menyukainya. Namun pada saat ditanya, Naura malah bilang kalau dia tidak mau berpacaran dengan Rizky. "Tadi katanya kamu suka sama aku"
"Aku cuma mau ngungkapin doang. Lagipula kamu juga gak akan mau kalau pacaran sama aku, soalnya kan aku jelek."
"Siapa yang bilang kamu jelek?"
"Kamu lah. Tadi waktu di kamar aku, kamu bilang kalau aku biasa aja."
"Ya ampun, jadi kamu sakit hati sama ucapan aku?"
"Ya sakit hati lah. Lagian cewek mana coba yang gak sakit hati kalau dibilang biasa aja sama cowok yang dia suka."
"Sebenarnya tadi aku cuma bercanda. Kamu cantik banget kok. Kalau boleh jujur, tadi aku terpesona sama kamu. Soalnya aku jarang banget lihat kamu pakai dress kayak gini."
"Aku tahu kamu bohong. Kamu cuma gak mau bikin aku sakit hati, kan?"
"Enggak, Ra. Kamu emang cantik banget."
Naura hanya diam saja. Ia sedikit ragu dengan ucapan Rizky. Karena saat berada di rumah, Rizky mengatakan bahwa Naura terlihat biasa saja.
"Udah lah, dari pada kamu gak percaya, lebih baik kita jalan-jalan ke pantai aja yuk! nanti ada sesuatu yang pingin aku omongin disana," ujar Rizky sambil melajukan mobilnya ke pantai.
...****************...
Sesampainya di pantai, kita turun dari mobil. "Ayo duduk disana." Rizky mengajakku untuk duduk di kursi yang ada ditepi pantai.
Bukannya menatap ombak, kita malah menatap langit. Karena memang banyak sekali bintang di langit.
Naura heran mengapa Rizky hanya diam saja sambil melirik kearah jam tangannya. Padahal tadi dia bilang bahwa dirinya akan berbicara sesuatu kepadaku.
"Ky, katanya kamu mau bicara sesuatu sama aku," ucap Naura.
"Nanti, aku mau menikmati udara pantai dulu."
Sepertinya dia sengaja agar membuat Naura masuk angin. Tadi waktu diperjalanan katanya dia akan memberikan jasnya pada Naura, tapi sampai saat ini dia masih memakai jasnya.
Skip
Tepat pukul dua belas malam, namun Rizky sama sekali belum berbicara apapun.
"Ky, pulang aja yuk! soalnya udah malam, nanti takutnya orang tua aku marah."
"Selamat ulang tahun," ucap Rizky tiba-tiba.
Naura terdiam, ia baru ingat kalau sekarang adalah hari ulang tahunnya. "Makasih, Ky."
"Kamu mau gak jadi pacar aku?"
Naura bingung harus menjawab apa, ia takut kalau ini hanya prank.
"Ya udah kalau lo gak mau gak apa-apa. Berarti nanti aku cari cewek lain aja."
"Aku mau kok."
Naura menatap Rizky dengan datar karena ia masih belum percaya terhadap Rizky. Ia takut jika ini semua hanyalah bercanda.
Karena Rizky tahu betul bahwa Naura tidak mempercayainya, akhirnya tanpa aba-aba, Rizky langsung mencium bibir Naura sekilas. "Udah percaya, kan?"
Syok, itulah yang Naura rasakan saat ini. Masalahnya ia malu jika dicium ditempat umum. Apalagi saat ini di pantai masih ada orang.
Naura juga heran padahal ini sudah larut malam, tapi masih saja ada orang yang berpacaran di pantai.
"Percaya belum?" ulang Rizky.
"Percaya dikit."
Sebenarnya Rizky sudah lama terbawa perasaan kepada Naura, tetapi Rizky tidak sampai berpikiran akan pacaran dengan Naura. Karena dia takut nantinya Naura akan menjauh kalau misalnya mereka putus.
Dipikir-pikir, ucapan Rizky tadi membuat Naura berpikir dua kali. Apakah sebaiknya kita hanya sahabatan saja?
Tetapi kalau hanya bersahabat, Naura merasa sedikit sedih karena ia menginginkan Rizky jadi pacarnya. Selain itu, Naura juga sudah bosan menjomblo.
Dipikir-pikir, karena Naura juga suka kepada Rizky, sepertinya tidak apa-apa mencoba menjalani hubungan.
Rizky juga berkata, jikalau putus, Rizky tidak akan menjauh dari Naura. Selain itu, Rizky juga menegaskan bahwa dirinya akan berusaha membuat Naura senyaman mungkin.
Mendengar hal itu membuat Naura salah tingkah. Bagaimana bisa dia mengucapkan kalimat yang membuat wanita melayang tinggi.
Naura menahan senyumanku. "Tapi aku gak mau putus."
Rizky merangkul pundak Naura. "Kamu beneran cinta banget ya sama aku?" tanya Rizky. Lalu, Naura hanya mengangguk mengiyakan ucapan Rizky.
"Kalau beneran cinta, kamu berani gak cium aku sekarang?"
Naura mengangguk. "Aku berani kok."
"Ya udah cepat cium aku."
"Tapi disini masih ada orang."
"Gak apa-apa. Lagian mereka juga gak lihat kearah kita."
Chup
Naura mencium bibir Rizky sekilas. Ia tidak peduli dengan orang yang ada disekitar. Lagian orang lain juga sedang berpacaran, jadi pasti mereka juga melakukan hal yang sama.
Rizky membuka jas nya. Naura kira, dia akan memakaikan jas itu kepada Naura, tetapi ternyata dia malah menyimpan jas itu di kepalanya dan juga di kepala Naura.
Dan jika kalian ingin tahu, Rizky malah mencium Naura dan jas tadi ia gunakan agar orang lain tidak melihat mereka yang sedang berciuman.
Karena kehabisan nafas, mereka langsung menyudahinya. Dan mereka langsung tersipu malu satu sama lain. Sesudah melakukan hal tadi, kita menatap langit sambil bercerita satu sama lain.
Naura jadi tahu, bahwa jika kita menjalin hubungan dengan seseorang yang sudah lama dekat dengan kita, bukannya kita makin bosan, tapi malah tambah seru.
Sebab, kita mengetahui kekurangan satu sama lain dan jika kita melakukan kesalahan, tentunya kita berdua tidak akan bertengkar dalam waktu yang lama.
Selain itu, karena Naura sangat dekat dengan keluarganya Rizky dan begitupun sebaliknya, jadi keduanya tidak akan canggung.
Dari kisah mereka dapat disimpulkan bahwa persahabatan antara perempuan dan lelaki memang sangat sulit.
Memang benar, pasti salah satunya menyimpan rasa. Tetapi beda lagi dengan kisah Naura dan Rizky, ternyata mereka sama-sama terbawa perasaan. Dan karena saling menyukai satu sama lain, akhirnya mereka memutuskan untuk menjalin hubungan.
...TAMAT...
...----------------...