Because Of Love

Because Of Love
Episode 29


"Ya mungkin itulah kesalahan terbesarku, saat aku benar-benar khawatir denganmu sampai-sampai aku tidak selera makan, aku tidak bisa tidur, aku benar-benar terpuruk..."


"Di satu sisi sahabatku telah aku kecewakan, dan aku juga takut saat itu kau akan meninggalkanku juga karena aku tidak bisa memberimu kabar...."


"Saat itulah Rosa masuk ke dalam hidupku, ia selalu memberiku perhatian yang istimewa sampai aku mulai bangkit dari keterpurukanku dan pelan-pelan mulai mencintainya.Singkatnya, tiba saat masa pendidikan telah berakhir, Aku dan Rosa lulus dari sekolah tersebut. Aku sangat bahagia, namun bahagia itu tiba-tiba hilang saat aku mendapat telpon dari Papa, dia dengan panik mengatakan Mama sedang dalam keadaan kritis di rumah sakit. Aku sangat khawatir saat itu namun Rosa selalu setia menemaniku, kami berdua menjaga Mama karena Papa sibuk dengan pekerjaanya...."


"Dan setelah cukup lama melawan penyakitnya, Mama akhirnya berhasil melewati masa kritisnya, ia telah sadar dan Mama mulai menyukai sosok Rosa yang selalu merawat Mama dengan tulus, hingga saat Mama sudah benar-benar sembuh, di situlah ia mulai berniat untuk menikahkan kami, dan keluarga Rosa setuju akan hal itu. Lalu aku?.. Ya aku juga setuju saat itu walau sebenarnya nama kamu masih membekas di hatiku. Dan semuanya sudah di persiapkan, kami akan menikah di tanggal yang di tetapkan" ucap Eko.


Elia membisu mendengar penjelasan panjang dari Eko, ia merasa bersalah mengapa dulu melarang Eko untuk mengumbar hubungan mereka, namun ia memiliki alasan kuat saat itu, selain karena mereka masih Smp, ia juga takut jika banyak orang akan mencelanya karena memiliki hubungan dengan orang paling kaya di Kotanya saat itu, ia merasa minder.


"Apa aku masih perlu untuk melanjutkannya?" tanya Eko yang melihat Elia melamun.


"Ya tentu saja," ucap Elia.


"Apa kau mendengarkan semua yang ku jelaskan?" tanya Eko yang melihat Elia masih melamun.


"Cepat lanjutkan!!" ucap Elia.


"Aku sangat bahagia saat itu, aku benar-benar mulai melupakanmu. Saat itulah aku mulai ingat kepada Roni, terakhir kali aku mengecewakanya aku sangat ingin tahu bagaimana keadannya setelah di tinggalkan oleh neneknya. Aku mengirimnya pesan di media sosial, aku menjelaskan bahwa aku sudah tamat dan dan ingin sekali berjumpa denganya, awalnya aku merasa tidak akan ada respon darinya, tapi aku salah ternyata dia merespon dengan cepat, dan akhirnya kami berjanji untuk bertemu untuk pertama kalinya sejak 3 tahun lamanya kami berpisah...."


"Saat bertemu dengannya aku sedikit bingung melihat wajahnya sangat ceria, aku mulai meminta maaf dan mejelaskan keadaanku saat itu, dan dia mengerti. Aku bertanya bagaimana dia bertahan saat masa terpuruk saat itu, dan ia menjelaskan bahwa ada seorang wanita yang telah membantunya melewati masa kelamnya, ia sangat bahagia menjelaskan semua tentang wanita itu dan berjanji akan mengenalkannya denganku. Aku sangat bersyukur dan juga terimakasih kepada wanita itu..."


"Hingga tiba saat itu, Roni memperkenalkan wanita yang menemaninya melewati masa kelam, wanita yang sangat ingin ia nikahi dan ternyata wanita itu adalah kamu Elia," ucap Eko sambil menatap ke arah Elia.


Elia membalas tatapan Eko, ia menatap dalam Mata Eko, ia diam membisu.


Eko kemudian melanjutkan penjelasannya.


"Apa masih ada yang ingin kau tanyakan?" tanya Eko.


"Lalu mengapa Rosa meninggalkanmu?" tanya Elia.


"Aku juga tidak tau penyebabnya," jawab Eko.


"Apa kau masih mencintainya?" tanya Elia lagi.


"Tidak, aku sudah melupakanya dan tidak butuh lagi penjelasannya," jawab Eko tegas.


"Ya semuanya sudah jelas, itu sudah cukup, tapi ada satu lagi, Roni sahabatmu dari kecil, berarti di adalah orang yang menyarankanmu untuk merenggut perawanku saat itu?" tanya Elia menatap tajam mata Eko.


Eko terkejut mendengar pertanyaan Elia, ia diam menunduk.


"Eko kau bilang kita harus jujur, cepat jawab?" desak Elia.


Eko yang terdesak tidak dapat mengelak dari pertanyaan tersebut. "Ya.., Roni orang yang memberikan video tersebut dan orang yang juga menyarankan hal itu."


"Sudah kuduga, ya keadaan lah yang menyebabkan semua ini, dan saat kau melupakanku dan mencintai Rosa, itu bukan salahmu, ini hanya masalah keadaan yang tidak mendukung kita untuk bersama, saat kamu terpuruk tentu saja kamu membutuhkan orang yang lain saat itu. Kesalahan terbesarnya mungkin saat aku tidak mengizinkanmu memberitahu kepada siapapun bahwa kita memiliki hubungan, jika saja Roni tau saat itu aku kekasihmu mungkin semuanya tidak seperti ini," ucap Elia bersedih.


"Ya aku juga mengerti, aku tau kita masih bocah saat itu, dan aku tau kamu juga merasa minder berhubungan denganku, kau meragukan cintaku saat itu, ya.., itu hal yang wajar karena kita belum dapat berpikir dewasa saat itu," ucap Eko.


******