Your Heart Is Only Mine

Your Heart Is Only Mine
Episode 70


Rafi mulai memperhatikan Hana yang menjelaskan cara menggunakan jam tangan, Rayen tersenyum melihat keduanya dan berharap keduanya berjodoh.


"Semoga mereka jodoh ya kak Bintang. " sahut Keyla dan berharap juga.


"Iya Key, semoga aja dan Rafi bahagia banget saat Hana ngak sibuk sama misinya. " balas Bintang dan tersenyum.


"Han berarti lo pindah kelas dong? " tanya Galang dan Hana menatap Galang lalu menatap jamnya lagi.


...Bagaimana kalau.......


...Aku tidak baik-baik saja? ...


...Tak seperti kamu.......


...Yang mampu tanpaku........


"Iyalah, gue bakalan sekelas ama Gilang. " jawab Hana dan memperhatikan Rafi yang mulai paham.


"Yes gue ngerti cara pakeknya. " sorak Rafi karna berhasil membuat Hana merapikan anak rambut Rafi yang sudah agak panjang.


"Ya udah sekarang beberes yuk, udah mau sore besok kalian kuliah kan? " tanya Vino dan di angguki yang lain.


"Mampus gue belum ngerjain tugas tadi, mana besok ada jadwalnya lagi. " jawab Galang sambil menepuk keningnya.


"Sukurin, dasar pikun belum aja tua udah pikun lo. " ledek Rani dan mulai menaik bangku keatas meja diikuti yang lain.


MALAM PUN DATANG...


Dikediaman Rayen...


Rafi bertekad untuk terapi jalan tanpa menggunakan tongkat, dan sedikit meringis karna masih nyeri Rafa tak menyadari kalau adiknya jalan tanpa tongkat.


"Bundaa Rafi bisa jalan normal lagi. " teriak Rafi membuat Bintang sedikit terkejut dan menatap putranya.


"Fi lo beneran bisa jalan? " tanya Rafa yang sudah dibelakang Rayen.


"Udah dikit-dikit bang, masih nyeri dikit sih gue mau kasi tau belut kabar bahagia ini. " jawab Rafi dan hendak menelfon Hana, tapi ditahan Rafa.


"Ngak usah, kasih kejutaan aja kan belum pulih bener. Ntar kalau udah sembuh baru lo kasi tau," ucap Rafa dan Rayen menepuk bahu putranya.


"Dan Hana pasti kecewa liat kau bisa jalan lagi. " balas Rayen membuat Rafi terdiam.


"Ma-maksud ayah apa? " tanya Rafi dan melihat sang ayah duduk untuk makan malam.


"Liat aja besok reaksinya saat dia tau kau udah bisa jalan, ayo sini makan malam dulu. " jawab Rayen dan Rafa menarik sang adik untuk duduk dimeja makan.


PAGI PUN DATANG...


Hana sedang berkutat dengan alat dapur untuk membuat sarapan pagi, ia dan Sammy tinggal berdua rumah peninggalan dari ayah angkat Sammy.


"Pagi nona Hana, sedang masak apa sih wangi banget. " goda Sammy dan mencium pipi Hana.


"Pagi juga tuan Sam, lagi masak nasi goreng isi telor ceplok. " balas Hana dan keduanya tertawa bersama-sama.


"Gue ngak nyangka ternyata elo adek gue Han. " ucap Sammy dan duduk dimeja makan, Hana menata sarapan dimeja dan duduk dihadapan Sammy.


"Apalagi gue bang, hampir jantungan. " balas Hana dan menyodorkan sarapannya.


"Selamat makan adek. " ucap Sammy dan makan sarapannya setelah berdoa dan minum air putih.


"Emm bang gue mau kuliah kedokteran boleh ngak? " tanya Hana disela makannya.


"Boleh aja sih, tapi berat dek buat jadi dokter? " tanya Sammy menyakinkan Hana kembali.


"Ngak papa bang, kan lagian Hana cuti dari misi dari pada ngak ngapa-ngapain mending kuliah nolong banyak jiwa. " jawab Hana dan meletakkan sendoknya.


"Abang bangga sama lo, dah sana berangkat kuliah. " ucap Sammy dan Hana berdiri lalu salim tangan.


"Ana berangkat bang. " balas Hana dan jalan kilat menuju kampus.


Hana jalan santai menuju kampus dan bersamaan dengan sebuah truk melaju, dan seorang anak ditengah jalan mengambil bola.


"Awaas dek ngak bisa rem ini. " teriak sang supir membuat Hana lari kilat.


"PENYAMARAN DIAKTIFKAN. " teriak Hana dan memeluk sang anak, lalu berguling kepinggir.


"Makasi ya kak. " sahut anak itu dan Hana kembali lari mengejar truk yang masih melaju.


"Tooolong.. " teriak sang supir yang ketakutan, Hana udah disamping supir dengan lari.


"Pak setirnya kearah pohon, biar gak ada korban dan biar aku bantu tarik dari belakang. " sahut Hana dan sang supir langsung membelik setir kearah pohon.


Cekitttt...


TarikanĀ  Hana menimbulkan bunyi dari mesin truk, para orang dewasa membantu Hana tapi tak bisa langsung terjatuh hanya Hana yang bertahan.


(Gendis.) teriak batin Hana dan


Bersambung....


Jangan lupa like dan vote ya gaes...