Your Heart Is Only Mine

Your Heart Is Only Mine
Episode 48


"E'rk, hehe aku lupa nona dan aku mau tidur ya nona selamat malam. " ucap Gendis dan memejamkan matanya.


"Selamat malam Gendis. " balas Hana dan membuka pesan dari Kirana, lalu melihat chat grupnya Hana berbaring kearah kanan lalu pejamkan matanya.


PAGI PUN DATANG....


Disekolah....


Rafi menunggu Hana digerbang ia tahu Hana jalan kaki untuk menuju sekolah, Hana melihat Rafi dipintu gerbang langsung masuk sekolah. Sementara Rafi langsumg mengejar Hana yang baru datang, lalu menarik tangan Hana Galih dan yang lain juga sudah datang dan melihat keduanya yang saling diam.


"Belut gue minta maaf soal kemaren, pleace jangan diemin gue kayak gini. " mohon Rafi dan Hana menatap Rafi lalu menghela nafas.


"Iya, janji jangan ulangin lagi gue gak suka galon. " ucap Hana dan bahunya dirangkul Venus dan Rani sambil tersenyum.


"Gitu dong akur, ya walau pun adu mulut gak ada ujungnya. " sahut Hani dan Hana ikut tersenyum.


"Sory ya gaes semalem ngak bales chat lo pada, habisnya gue masih kesel ama galon. " balas Hana dan Rafi mengacak-acak rambut Hana lalu lari menuju ruang osis.


"Gue juga jadi lo mungkin bakalan ngelakuin hal yang lebih. " ucap Venus dan menarik Hana untuk jalan.


"Rafi ngak patah hati apa? Kenapa malah makin romantis ama Hana. " tanya Venus dan menatapĀ  Hana, para cowok datang lalu duduk disamping Venus.


"Ya kan Hana punya alasan yang tepat sayang, kalau Hana punya pacar mungkin Rafi akan patah hati. " sahut Galang dan diangguki para cowok.


"Iya juga sih. " balas Rani dan Hana hanya menghela nafas mengingat Rafi akan berjuang untuknya.


"Gue bingung harus ngapain gaes, galon ngak mau nyerah woi? " tanya Hana dan Gilang malah terkekeh melihat tingkah Hana.


"Ya biarin aja lah, kalau dia udah nyerah elo juga yang nyesel Han. " jawab Rani dan main game bersama Rafa.


"Huh, lo berlima yakin mau ikut misi gue? " tanya Hana dan para cowok mengangguk.


"Iya, besok pagi kita pada disuruh nyamar jadi pemulung sama Biru Han. " jawab Galang dan menatap Rafi yang sibuk dengan meting kelas.


"Ya udah, gue minta tante Kirana buat ngirim orang kesini. " ucap Hana dan mengambil ponselnya lalu mengutak atiknya.


Hana.


"Ketua kirim pasukan Biru kesini sekitar lima puluh, nanti sisanya biar pasukanku yang disini. "


Send.


KetuaKirana.


"Baiklah, minta juga sama Sammy untuk menjadi bayangan Rafi dan Rafa. "


Send.


Hana.


Send.


KetuaKirana.


"Ingat jangan sampai ada yang terluka, mungkin aku akan menunggu kalian semua pulang selamat. "


Send.


Hana.


"Baik ketua, mungkin lebih baik ketua ijab kabul dulu baru kami bisa tenang. "


Send.


KetuaKirana.


"Baiklah, kalau itu maumu dan aku titip keponakannku. "


Send.


Chat pun berakhir dengan Hana berniat menemui Sammy diretorannya, Rafi mendekat karena sudah selesai. Rafa dan yang lain juga sudah menyelesaikan meting kelasnya, Rani dan Hani membeli minuman untuk para cowok.


"Besok pagi jam enam kita lakukan sesuai arahan dari Biru. " sahut Rafi dan para cowok mengangguk.


"Jaga diri lo pada, jangan ada yang terluka. " ucap Venus yang sudah khawatir.


"Lo takut ya Ve? " tanya Galih dan melihat gelagat Venus.


"Iya gue khawatir ama lo pada, perasan gue mulai gak enak ini. " jawab Venus dan Hana mengelus bahu Venus.


"Lo tenang aja, gue yang bakalan jagain mereka. " ucap Hana dan menyakinkan Venus.


"Lo kenapa parno kayak gini, biasanyakan kagak? " tanya Rani dan makan cemilannya.


"Se-semalem gue mimpi buruk Ran, gue mimpi Galang lengannya terluka dan Rafi punggungnya tertusuk pisau Ran. " jawab Venus gemetar dan Galang langsung merengkuh tubuh Venus.


"Sudah jangan takut sayang, aku janji ngak akan biarin Rafi dan aku serta yang lain terluka meskipun nanti kita semua babak belur. " sahut Galang dan mengelus kepala Venus.


"Ntar lo liat sebanyak apa pasukan gue, dan elo kalau mau ikut juga ngak papa. " balas Hana dan jalan duluan menuju kantin.


Dikantin...


Rafi dan yang lain sudah duduk dimeja beserta dengan makanan masing-masing, Hana berdoa lalu minum air putih setelah itu lalu makan baksonya.


Bersambung...