
"Dia ini sok minta Rani masakin lagi, gue aja gak pernah tuh dimasakin ama dia. " guman Galih membuat Hani dan Galang menatap Galih.
Rani datang dengan pesanan Samny, Rafi melihat arah pandangan Hana yang menatap Galih mulai gelisah.
"Lo kenapa Gal gelisah amat, buruan makan ntar dingin lagi. " ucap Hani dan Rani duduk dihadapan Sammy.
"Oh ya kalian semua harus datang kepernikahan om sama tante minggu depan, kalian on undang secara pribadi jadi harus datang termasuk kau Sammy. " sahut Yusra dan Sammy mengancungkan jempolnya.
"Kalau enggak datang gimana? " tanya Galang dan minum jusnya, menggulung mienya dengan garpu.
"Pusp up lima ratus kali. " jawab Kirana hampir membuat yang lain tersedak kecuali Hana dan Sammy.
"Terima kasih ya Rani, masakan lo enak banget cocok jadi istri idaman dan juga calon chef yang profesional. " sahut Samny dan bangkit lalu jalan kearah kasir yang dijaga Bintang.
"Makasi pujiannya chef Sammy. " balas Rani dan Sammy tersenyum lalu mengangguk.
Kirana bangkit dan jalan mendekati Sammy yang mengambil jaketnya, lalu mengelus bahu Sammy membuat si empu menoleh kearah Kirana.
"Selamet ya sudah sukses jadi chef yang terkenal, aku sebagai ketua bangga atas perjuanganmu dan jangan rubah sikapmu oke. " pinta Kirana dan Sammy langsung membungkuk hormat sambil tersenyum.
"Aku Sammy berjanji ngak bakalan berubah sedikit pun, dan selamet buat pernikahannya ya. " ucap Sammy dan melirik Hana yang diam saja.
"Makasi Sammy. " balas Kirana dan Sammy menganguk lalu pamit.
"Han nanti malem nginep dong. " pinta Rani dan menatap Hana yang minum jusnya.
"Tapikan kita beda kelas Rani, gye yang cantik dan pr fue ada empat. " ucap Hana dan melirik Rani yang menatapnya.
"Ya emang kenapa? Ntar gue bantuin elo ngerjain tugas lo dah sebagai gantinya. " bujuk Rani dan mengedipkan matanya.
"Geli gue liat lo kayak gitu Ran, iya gue nginep apa sih yang enggak buat sahabat gue. " balas Hana menyiakan ajakan Rani.
"Hana hari minggu kau harus datang ke jakarta. " pinta Kirana membuat Hana menatap Yusra dan Kirana.
"Membuat salah satu sahabatku cemburu, karna dia belum sadar kalau sahabatku mencintai dia. " jawab Kirana dan Hana mengangguk.
"Kayak Galih dong kurang peka ama salah satu cewek disini. " ledek Venus dan minun jusnya.
"Iya lah. " balas Hani dan melihat wajah Rani yang masih ditekuk.
Pintu restoran didorong oleh Lovely dan Galuh yang datang kerestoran untuk mencari Rafi dan Galih, Bintang berdiri sambil tersenyum Lovely melihat-lihat restoran milik Rayen. Dan Galuh duduk disamping jendela disusul oleh Lovely, wajah Hana juga jadi kesal melihat Lovely datang, Kesya memberikan menu dan keduanya memilih beberapa makanan lalu dicatat.
"Tunggu sebentar ya. " ucap Kesya lalu meninggalkan keduanya, Galuh melambai kearah Galih yang datang dari dapur.
"Rafi ini proposal buat meeting kelas, gue yang kesana atau elo kesini? " tanya Lovely dan Bintang membawakan pesanan Lovely bersama Keyla.
"Elo kesini, gue males jalan. " jawab Rafi ketus dan Lovely berdiri lalu memnghampiri Rafi yang memilih duduk didepan kasir.
"Ini, kalau masih kurang silakan elo tambahin. Gue boleh makan disamping lo? " tanya Lovely dan Rafi hanya menatap proposal.
"Gue alergi ama cewek kaya. " jawab Rafi dingin dan membuat yang lain terbahak mendengar ucapan Rafi.
"Rasain, ditolak kan lo. Makanya jangan deketin beruang kutub yang ini. " ledek Hana dan tersenyum sinis.
"Emang elo siapanya Rafi? Pacar bukan ngatur-ngatur Rafi. " balas Lovely dan menatap Hana sengit.
"Gue pacarnya Rafi dan Galih mau apa lo. " jawab Hana dan ikut menatap Lovely sengit.
"Wah gila dua-duanya lo embat, dasar cewek murahan namanya. " sahut Galuh membuat Venus dan Santri emosi dan langsung menghampiri Galuh.
"Heh elo kalau ngomong tuh dijaga, gak mungkin sahabat gue nikung temennya sendiri. " sahut Venus dan menarik kerah Galuh.
Bersambung..
Jangan lupa like dan vote..