Your Heart Is Only Mine

Your Heart Is Only Mine
Episode 1


...Kedatangan keluarga Rayen?...


PAGI PUN DATANG....


Dibandung....


Disebuah rumah yang tidak terlalu besar dan dihuni oleh empat orang yang baru sampai dari Australia, mereka tiba pada waktu dini hari membuat mereka sangat lelah bahkan barang-barang mereka belum dirapikan masih berada dikoper.


Triiing....


Sebuah tangan keluar dari selimut dan menekan tombol alarm, membuat si empu menurunkan selimutnya lalu meregangkan ototnya yang kaku. Dia adalah Rafa Raufan Raind yang memiliki paras tampan seperti sang papa, setelah itu ia loncat dari ranjang lalu lari kekamar mandi. Rafa tidak sendiri ia memiliki seorang adik bernama Rafi Taufan paras tampan dan berwajah datar serta dingin.


"Rafi bangun udah pagi ini. " ucap Rafa dan menguncang tubuh sang adik.


"Hmm ini udah bangun gue kak. " balas Rafi dan duduk dengan mata yang terpejam.


"Sana mandi dulu, biar seger. " ucap Rafa dan menarik kopernya untuk mengambil baju.


"Rafa, Rafi bangun sayang. " teriak Bintang dari depann kamar sambil membawa spatula.


"Iya ma, ini Rafa lagi pakek baju. " balas teriak Rafa dan membuka pintu.


"Ayo turun, sarapan tolong panggil adikmu itu. " pinta Bintang dan tersenyum.


"Oke ma. " ucap Rafa dan masuk kamar, mereka pun turun untuk sarapan serta membersihkan rumah.


Di SMP NUSANTARA....


Semua murid memasuki gerbang sekolah untuk belajar, diantara seluruh murid ada delapan orang yang beda kelas hanya sekedar temanan saja. Mereka adalah calon para sahabat sejati yang akan saling peduli, saling menyayangi hingga akhir waktu nanti kayak lagu aja.


"Misi-misi! " teriak seorang cewek mata kuning dan lari dari gerbang menuju kelas dia adalah Santri.


"Woi, hati-hati dong. " sewot cowok tampan dan Santri hanya lari kencang.


"Sorry Lang, gue buru-buru piket. " teriak Santri yang tak sengaja menyenggol Galang Ryan.


"Kebiasaan lo telat mulu piket. " ucap Galang sambil menatap tajam Santri yang masuk kelas.


...Tahukah kau? ...


...Ku bangun ilusi dalam hati......


...Dalam pikiran yang membentang........


...Seakan menembus awan......


"Astaga, Santri bisa gak sih lo jangan telat pas piket? " tanya Hani yang sekelas dengan Santri.


"Gue juga maunya gitu, tapi enggak bisa Han. " jawab Santri sambil mengatur nafas, lalu merapikan bangku dan buang sampah.


"Kali ini aja elo telat, awas telat lagi bersihin wc. " sahut Venus dan menghapus papan tulis bel pun berdering.


Dua jam kemudian.....


Kriiiiing....


Bel istirahat pun berdering semua murid berhamburan menuju kantin, tapi masih ada yang didalam karena ulangan harian yang mendadak.


"Waktu habis, ayo kumpulkan cepat. " pinta guru matematika sambil berjalan kearah murid.


"Mungkin lusa, pas jam bapak ya udah sampai disini dulu selamat pagi. " jawab pak guru dan pamit lalu keluar kelas diikuti para murid.


Hani, Santri, Venus, Rani jalan menuju kelas Hana dan berdiri didepan pintu, Galang, Galih, Gilang berjalan kearah pintu dan dibelakangnya ada Hana yang tersenyum. Galang diam-diam melirik kearah para cewek, lebih tepatnya pada Santri yang menabraknya tadi.


"Apa lo liatin temen gue ha. " sentak Venus ketus membuat galang tersenyum sinis.


"Ngapain juga gue liatin lo. " sewot Galang dan jalan menuju kantin diikuti Galih serta Gilang.


"Dasar nyebelin. " teriak Hani dan menarik tangan Hana untuk kekantin diikuti yang lain.


Dikantin....


Gilang, Galang dan Galih duduk dipojokan sambil makan dalam diam, para cewek juga duduk satu jalur dengan ketiganya. Ponsel Galang berdeting singkat pertanda chat masuk dengan cepat, ia  mengambil ponselnya lalu membuka pesan yang ternyata dari Rafa.


Rafa.


"Lo udah istirahat belum? "


Send.


^^^Galang.^^^


^^^"Udah, tumbenan lo chat gue. " ^^^


^^^Send.^^^


Rafa.


"Iya, gue udah dibandung nich. "


Send.


^^^Galang.^^^


^^^"Wah bagus tuh, terus adek lo masih sama. " ^^^


^^^Send.^^^


Rafa.


"Ya begitulah, udah sana makan. Gue mau tidur,"


Send.


^^^Galang.^^^


^^^"Oke. "^^^


^^^Send.^^^


Chat pun berakhir Gilang datang dengan nampan berisi makanan, dan duduk dihadapan Galang serta Galih lalu membaginya.


***Bersambung.....


Jangan lupa like dan vote***....