Your Heart Is Only Mine

Your Heart Is Only Mine
Episode 24


"Adeh, tuh anak pasti murung dah. " ucap Rani dan bersandar dibahu Galih.


Deg....


Deg....


Deggg....


(Mamah jantung Galih mau copot ini. ) batin Galih dan menghela nafas untuk cona tenang.


Mereka pun diam setelah mendengar ucapan Rani , dan Rafi serta Galang menatap Rafa yang murung membuat Gilang menepuk bahu Rafa agar tenang dan bel masuk berdering.


SIANG PUN DATANG....


Direstoran....


     Bintang dengan erat memeluk Kirana yang datang berkunjung ke bandung, pas saat restoran sudah mulai berkurang pelanggan. Yusra duduk sambil mengaduk jusnya, dan makan siang dengan pelan-pelan.


"Kiran kau pasti ada maksud datang ke Bandungkan? " tanya Rayen dan menatap Yusra serta Kirana.


"Kiran mau ketemu sama setan omku yang ganteng. " jawab Kirana dan minum jusnya.


"Emang bisa lo, liat setan dek kan kagak bisa dilihat ama mata. " sahut Bintang dan duduk disamping Rayen, bertepatan dengan datangnya Rafa dan yang lain.


"Kami pulang. " teriak Rani dan Gilang yang langsung lari membuat jus, membuat Galang serta Galih geleng-geleng melihat Gilang.


"Lang lo kayak gak minum satu tahun  " ledek Rafi dan duduk didepan meja kasir.


"Galon, elo ninggalin gue diangkot untung angkotnya belum jalan. " sewot Hana dan memukul punggung Rafi dengan tasnya.


"Aduhh, sakit belut woi. Salah sendiri turunnya lambat kan gue tinggal, kabur belut licin ngamuk. " balas Rafi dan melarikan diri dari pukulan Hana.


Hana mengejar Rafi yang berlindung dipunggung Yusra, Kirana serta yang lain tau kalau kebahagian Rafi ada pada sosok Hana yang sederhana.


"Udah woi, perang mulu lo berdua. Makan dulu keburu lewat makan siangnya. " larai Venus dan membawa sembilan jus serta sepuluh makan siang yang dibawakan oleh Santri.


"Si galon duluan yang ngajakin perang Ve. " protes Hana dan duduk disamping Santri yang menata makanan.


"Ye elo nyalahin gue, elo sendiri yang lambat  " sewot Rafi dan duduk disamping Rafa yang menatap Hani.


"Siapa Lang? " tanya Gilang dan mengaduk jusnya, Hana tersenyum melihat wajah merah Rafa.


"Nich yang didepan gue, diliatin mulu anak orang sampai ngak kedip malah. " jawab Galang disertai dengan ledekan.


"Makan dan jangan bicara lagi. " sahut Kirana tegas membuat nyali yang lain menciut kecuali Hana.


"Santai aja kali tanten. " balas Hana dan melirik kearah Kirana sambil menyeringai.


Kirana menatap tajam Hana, dan Yusra terkekeh melndengar nama panggilan Kirana dari Hana. Hana tau dirinya ditatap tajam oleh tante Rafi, dan membalas tatapan Kirana dengan Lirikan sinisnya.


"Kirana mau nginep dibandung atau gimana? " tanya Kesya dan menatap Kinara yang minum jusnya.


"Emm nginap sehari tante Kesya. " jawab Kirana singkat dan membalas tatapan Kesya, Rafi dan kawan-kawan sudah selesai makan.


"Hani lo udah selesai makan? " tanya Rafa dan melihat Hani mengaduk jusnya.


"Udah, kenapa emang? " tanya Hani balik dan minum jusnya hingga habis.


"Gue pengen ngomong berdua ama lo. " jawab Rafa dan Hani menatap Rafa dengan rasa penasaran.


"Apa? " tanya Hani dan Rafa malah tersenyum.


Rafa berdiri lalu menarik lengan Hani untuk jalan didepan kasir, lalu merogoh sakunya mengeluarkan sebuah kalung cantik dihadapan Hani yang lain tau apa maksud Rafa dan Rafi berduri dibelakang Rafa.


"Fi gue butuh bantuan lo. " ucap Rafa membuat Hani bingung, dan Bintang terkekeh melihat usaha Rafa.


"Hani Mayangsari gue sayang dan cinta ama lo, kalau elo terima gue lo ambil kalung ini. Kalau enggak lo boleh tampar gue. " balas Rafi jahil dan Rayen tersenyum geli.


"Terima aja Hani, kan lo punya rasa yang sama ama Rafa. " teriak Venus membuat Hani menatap yang lain, lalu Bintang yang tersenyum.


"Gue mau terima lo, asal lo yang bilang sendiri dengan bahasa ingris. " sahut Hani membuat Rafa bingung, dan grogi lalu menurunkan tangannya langsung meraih tangan Hani hingga kehadapannya.


"I love you Hani. " ucap Rafa dan Hani tersenyum lalu menatap mata Rafa.


Bersambung....


Jangan lupa like dan Vote....