Your Heart Is Only Mine

Your Heart Is Only Mine
Episode 56


"Males ah, ngak ada si belut dan tuh bocah kemana sih kerumah sakit lama banget dah? " tanya Rafi membuat Kinan dan Gendis terkekeh.


"Nona Hana sedang diresto milik abang Sammy, merundingkan kaki tuan Rafi gimana caranya biar bisa jalan lagi. " sahut Gendis sambil mendekat diikuti Kinan membuat yang lain menoleh.


"Kalian siapanya Hana? " tanya Rafa dan Galih serempak membuat Bintang terkekeh.


"Kami teman nona Hana dari jakarta. " sahut Kinan dan membungkuk hormat.


"Ohhh, ehh duduk kami tinggal layani pelanggan bentar. " sahut Rani dan membawa makanan kepelanggan, Hana datang dengan kesal membuat yang lain bingung.


"Nona Hana kenapa kok kesal? " tanya Hani dan Hana mendelik pada Hani.


"Elo ngikutin gaya bicara Kinan dan lo ngak cocok tau. " jawab Hana dan duduk disamping Rafi, Rafi menghelus rambut Hana dan mencium puncuk kepala Hana.


"Biarin wekk. " ucap Hani dan meleletkan lidahmya.


"Lo kenapa dah belut? Dateng-dateng udah kesal aja? " tanya Rafi dan Hana menggeleng, lalu mengambil menu.


"Kagak papa kok galon, gue bantu yang lain dulu. " jawab Hana dan jalan menuju dapur.


"Belut gue ikut. " teriak Rafi dan bangkit lalu jalan perlahan menuju dapur.


"Ehh Rafi mau kemana hmm? " tanya Kesya dan menangkap Rafi yang hampir jatuh.


"Mau bantu yang lain tante. " jawab Rafi dan Kinan berdiri menuju belakang para pelanggan lalu mengeluarkan kekuatannya untuk membuat tongkat untuk Rafi.


"Awas jatuh lo dek. " teriak Rafa yang melihat sang adik dan merasa kasihan.


"Kagak bakalan bang. " balas teriak Rafi dan membantu Hana mencuci piring, Bintang yang melihat putra bungsunya hanya tersenyum melihat kegigihan Rafi.


"Tuan Rafi memang gigih, ngak mau terlihat manja. " sahut Gendis yang kagum sosok Rafi.


"Siapa namamu, dia itu keras kepala bukan gigih. " balas Rani yang tak tau nama Gendis.


"Namaku Gendis nona Rani. " ucap Gendis dan tersenyum.


"Lama-lama gue kasian liat tuh bocah. " sahut Galih yang mengabadikan momen Rafi membantu Hana.


Para pelanggan sudah mulai berkurang membuat Rafi dan yang lain bisa istirahat, Rafi juga mengangkat kakinya yang berdenyut.


"Makan siang dulu ya biar ngak pingsan ntar saat layani pelanggan. " sahut Kesya dan menata makanan serta minuman.


"Makasi tante, mama. " balas semuanya serempak dan mengambil makan siang masing-masing.


"Belut suapin gue lagi dong. " pinta Rafi membuat Hana menatap tajam Rafi.


"Hmm lo patah kaki bukan patah tangan, makan sendiri lo punya tangan. " balas tajam Hana dan mulai makan dan video muncul dilayar, Hana langsung melepaskan jamnya dan menyimpan dimeja kasir lalu menarik panggilan agar lebih besar.


"Hana gimana keadaan anak-anak? " tanya Kirana langsung membuat Rayen terkekeh.


"Ya sebagian dari mereka mengalami trauma, sudah aku urus dan aku cari spikiater. Yang sudah sembuh aku pulangkan kerumah dan aku beri uang untuk bantu ekonomian mereka. " jawab Hana dan menatap Kirana yang sedang makan juga.


"Bagus, Rafi gimana mau ikut lagi atau udah kapok? " tanya Kirana membuat yang lain tertawa melihat Rafi.


"Hehe, mikir-mikir dulu tante. Tante jangan salahin belut ini salah Rafi yang kurang hati-hati. " jawab Rafi dan menatap Kirana.


"Tante ngak salahin Hana, melihat amarah Hana saat kau kesakitan itu sudah membuktikan kalau Hana berhasil menjadi bodugoardmu Rafi. " ucap Kirana membuat semuanya borsorak atas keberhasilan Hana.


"Hmm ketua apa kaki Rafi tidak bisa disembuhkan? " tanya Kinan yang sudah berdiri dibelakang Hana.


"Dengan berat hati aku bilang, kaki Rafi cacat permanen meskipun dibawa ketempat ayahmu Kinan. Kau dibandung dulu temani Hana dan Rafi disaat Hana menerima misi. " jawab Kirana dan membuat Rafi menghela nafas.


"Siap laksanakan ketua. " ucap Kinan dan membungkuk hormat.


Telpon vidoe langsung terputus dan masuk kedalam jam tangan Hana, Rafi dan yang lain kembali melanjutkan makan siangnya dengan tenang.


"Han lo dapet jam itu dari siapa keren banget loh? " tanya Rafa yang kagum dengan jam Hana.


"Dari tante Kirana, lo mau? " tanya Hana balik dan selesai makan.


Bersambung....