
Hana menatap Rani dan tersenyum,"gue ikut kok tapi nanti setelah para cowok mulai mengatifkan jpsnya, jadi kalian sebaiknya berangkat sekarang agar besok kita bisa datang kepernikahan ketua. " jawab Hana dan menatap anggotanya.
"Kalau begitu kami pamit nona Hana, oh iya Kinan ada diasrama bersama Gendis mungkin mereka sedang nonton tv. " pamit Rafiel dan Hana mengangguk.
"Oke, sisanya keasrama dulu ya istirahat sambil nunggu kode dari ku. " ucap Hana dan mereka pun berdiri dan membungkuk hormat, lalu keluar restoran.
"Tuan Rafi yang betah ya kalau lagi sama nona, kalau dia marah singanya keluar. " ledek Rafael langsung kabur dan Sammy geleng-geleng melihat Rafael.
"Rafael awas kau nanti, aku bales ya. " balas Hana kesal dan bersidekap dada.
"Makan dulu baru berpetualang. " sahut Bintang diangguki yang lain, lalu ketempat duduk masing-masing.
"Habis makan tante Bintang, tante Keyla dan tante Kesya dandanin para cowok ya bikin persis pemulung. " pinta Hana dan berdoa lalu minum air diikuti yang lain.
"Selamat makan semuanya. " teriak Hani dan Rani serempak.
"Oke Han, pasti mereka persis pemulung. " sahut Keyla dan tersemyum.
"Han lo ngak mau jujur siapa Biru sebenarnya? " tanya Sammy yang masih direstoran sambil menikmati jus serta steaknya.
"Hmm, nanti ajalah habis misi ini atau besok pas pernikahan ketua. " jawab Hana dan menatap Sammy yang juga menatapnya.
"Emang Biru kenapa? " tanya Rafa dan Hani serempak membuat keduanya saling tatap dan tersenyum.
"Kompak mulu, gue jadi iri dan cuma gue doang yang jomblo. " sahut Rafi dan makan mienya.
(Maafin gue galon. ) batin Hana dan merasa bersalah membiarkan Rafi berjuang sendiri.
"Sapa bilang, gue juga jomblo kali. " balas Hana dan mengaduk jusnya.
"Makanya nyari pacar biar gak iri. " ledek Rani dan minum jusnya.
"Sabar habis ini gue mau minta izin sama tante Kirana buat memiliki Hana. " ucap Rafi semangat empat lima dan Hana meraih tangan Rafi lalu menatap Rafi.
"Jadi elo beneran naruh hati sama adik gue yang ngeselin? " tanya Rafa dan menatap Hana yang menunduk.
"Iya oke gue jujur, sebenernya gue udah jatuh cinta sama adik lo dua tahun belakangan ini. Untuk pertama kalinya gue bisa senyam senyum kayak orang gila dikosan, awalnya gue ragu sama perasaan ini dan saat galon bonceng kakak kelas yang ternyata juga naksir galon hati gue panas liatnya. " jawab Hana jujur dan Rafi tersenyum.
"Berarti Rafi cinta pertamamu Han? " tanya Bintang diangguki yang lain.
"Ehehe iya bisa dibilang gitu, kan tante tau gimana ketatnya aturan ketua sekali enggak ya enggak. " jawab Hana dan menatap Bintang.
"Wahh keren lo Raf bisa jadi cinta pertamanya si Hana. " sorak Galih dan Galang langsung merangkul Rafi.
"Selamet ya Raf, gue ngak nyangka si Hana ada rasa sama lo gue pikir kagak bakalan akur. " sahut Venus dan Hana bisa lihat wajah bahagia Rafi setelah tau perasaannya.
"Makasi ya gaes, dan gue lebih berterima kasih sama tante Kirana udah ngirim Hana sebagai obat sakit hati dan adu mulut. " balas Rafi dan menarik Hana kedalam pelukannya.
Hana membalas pelukan Rafi apalagi aroma farfum Rafi, yang membuat Hana betah dalam pelukan Rafi. Rayen memotret momen Rafi dan Hana lalu mengirimkannya keKirana yang di Jakarta, Venus dan Hani melepaskan pelukan keduanya membuat yang lain geleng-geleng.
"Udahan dulu mesranya, besok sambung lagi dan sekarang kita menyamar dulu. " ucap Gilang dan diangguki Rafi.
"Ayo Rafi dan yang lain mari kita berdandan dulu. " ajak Kesya menuju kearah dapur diikuti para cowok, Hana menatap Sammy lalu mengangguk.
"Emm gaes gue pamit duluan ya mau liat Kinan yang di asrama. " pamit Hana dan diancungi jempol oleh Rayen.
"Hati-hati Han. " ucap Rayen dan Hana serta Sammy keluar restoran.
Disisi lain....
Rafiel dan anggotanya sudah menyamar menjadi para preman, lalu menuju gudang tua untuk melihat kondisi dari para anak jalanan.
Bersambung...