Your Heart Is Only Mine

Your Heart Is Only Mine
Episode 66


"Iiihh, dokter Gilang gue yang ganteng. Kita kungsi aja belinya ya biar adil gimana? " tanya Hana bernegosiasi.


"Iya udah, nanti gue balikin uang lo. " jawab Gilang yang sudah berpikir dan keduanya memilih kalung emas yang disukai Santri.


"Mbak bisa ambilkan yang itu. " pinta Gilang dan penjual pun mengambilkan kalung yang ditunjuk Gilang.


"Ini mas. " balas si mbak dan Gilang menatap kalung yang ditangannya.


"Han menurut lo yang ini gimana? " tanya Gilang dan Hana melihat diam.


"Cantik, cocok ama Santri yang kalem. Mbak bungkus seperti kado ya, ini kartunya saya bayar setengah. " jawab Hana dan mengeluarkan kartu kreditnya, Gilang juga sama untuk membayar setengah.


PAGI PUN DATANG....


Rafa dan yang lain mulai hari ini mereka mendaftarkan diri sebagai mahasiswa, Rayen belum bisa mengirim Rafi keluar negeri karena ada yang masih kurang jadi Rafi akan kuliah bersama yang lain.


Dikampus....


Mobil Rafa dan Rafi tiba dan langsung parkir, keduanya turun membuat kaum hawa histeris melihat ketampanan keduanya, Hana juga tiba dengan sepatu roda karena asrama Hana tidak terlalu jauh.


"Belut sini, gue pengen colok tuh mata liat yang bening-bening udah hijau. "kesal Rafi dan cemberu, melihat tatapan para seniornya pada Hana.


"Sabar aja dulu, kita baru masuk tunggu yang lain datang. " sahut Rafa dan Gilang serta yang lain datang dan turun dari motor dan mobil nya.


"Gaes udah lama ya nunggunya? " tanya Santri sambil sedikit teriak.


"Enggak kok, baru nyampek juga. " jawab kesal Rafi dan jalan duluan menuju ruang rektor sambil jalan perlahan.


"Tuh anak kenapa dah, baru kuliah udah cemberut aja? " tanya Gilang yang melihat tingkah Rafi.


"Biasalah, bang-bang Rafi cemburu. Dah susulin yuk dan ikut keruang rektor. " sahut Rafa dan jalan mengejar Rafi yang agak jauh, Hana lari sedikit kilat untuk sejajar sama Rafi.


"Hey cowok ganteng, kenalan dong. " sahut cewek cantik pakaian sedikit terbuka.


Rafi mengabaikannya dan jalan pincang menuju ruang rektor, Santri terkekeh melihat siswi itu diabaikan.


"Haha rasain makanya jangan ganjen jadi cewek. " ledek Hani dan jalan diikuti para cowok.


Dua jam kemudian....


Setelah belajar dua jam membuat yang lain


bernafas lega, tapi tidak dengan Gilang yang dikelas kedokteran masih ada kelas sekitar lima belas menit lagi. Ponsel yang disakunya berdering pertanda chat masuk, dengan cepat Gilang mengambilnya dan melihat pesan tersebut yang dari Rafi.


Rafi.


"Lo masih lama? "


Send.


^^^"Masih lima belas menit lagi, lo ama yang lain duluan aja. " ^^^


^^^Send.^^^


Rafi.


"Oke, ntar lo harus makan. "


Send.


Chat berakhir karena Gilang tak membalas pesan Rafi lagi, dan Rafi serta yang lain makan duluan karena sudah lapar.


"Hay ganteng ketemu lagi kita, jodoh mungkin ya. " ucapnya yang tadi pagi.


"Enggak jodoh kok. " balas Rafi dingin dan jalan masuk kantin diikuti yang lain.


(Menarik. ) batin gadis itu dan Hana harus menjaga Rafi yang mulai memesan makanan.


"Fi biar kita aja yang pesen makan, lo ama Hana duduk aja. " sahut Venus tak ingin Rafi berdesakan.


"Oke Ve, gue ngerepotin Lo lagi." balas Rafi dan jalan menuju tempat duduk.


"Hey Lo cewek rambut panjang! " panggil seorang siswi yang disamping Hana.


"Gue punya nama, kenapa? " tanya Hana dan Gilang serta yang lain masih sibuk memesan makanan.


"Kalian mahasiswa baru atau pindahan? " tanya kakak kelasnya dan yang lain datang sambil membawa makanan.


"Pesanan datang, ayo makan dulu gaes. " sahut Venus sambil membawa makanan, dibantu yang lain.


"Kami pindahan, maaf ya gue makan dulu ntar tanya lagi. " jawab Hana dan menatap kakak seniornya.


Rafa dan yang lain pun makan dalam diam, kakak senior yang tadi memperhatikan cara Hana dan yang lain makan sedikit berbeda.


"Oh ya Han lo ngak ada misi lagi kan selama kuliah? " tanya Gilang dan minum jusnya.


"Sekarang sih belum ada, kenapa emangnya? " tanya Hana balik dan sudah menyimpan sendok.


"Enggak papa, moga-moga Lo belum dapet misi lagi. " sahut Hani dan minus jus hingga habis.


"Lo pada ada kelas lagi kagak? " tanya Rafa yang sydah selesai makan.


Bersambung...


Jangan lupa like dan vote ya gaes....