Your Heart Is Only Mine

Your Heart Is Only Mine
Episode 4


"Kagak kayaknya. " jawab Rani enteng membuat Rafa kesal dan Bintang terkekeh.


"Wah, bocah kampret lo. Ngajak ribut nich bocah satu, " sewot Rafa dan berdiri.


"Kagak takut gue ama lo, dasar anak mami lo dan manja. " ledek Rani makin menjadi-jadi membuat yang lain tertawa kecuali Rafi.


"Lo berdua ribut mulu kalau dah ketemu. " sahut Rafi dan Galang serempak membuat kedunya saling pandang.


"Biarin wek. " balas Rani dan menatap para cowok, membuat Kesya geleng-geleng kepala.


"Dari pada kalian ribuk kayak gini, mendingan kalian nyanyi buat restoran kita makin rame. " Sahut Rayen dan menatap yang lain.


"Suruh para cowok aja. " balas Venus dan menatap para cowok, Rani tersenyum melihat jearah Rafa dab Rafi yang duduk sambil minum jus.


"Rafa ama Rafi aja yang nyanyi kan pendatang baru. " ucap Rani menaik turunkan alisnya.


"Ogah. " sahut Rafi dan Rafa bangkit lalu mengambil gitar milik Rayen untuk dimainkan.


Jreng....


"Oke lagu apa biar gue yang nyanyi. " balas Rafa dan menatap yang lain bergantian.


"Terserah lo aja dah. " sahut Gilang dan menatap Rafa yang berpikir.


"Ku terima surat darimu caramu menemukan diriku, tentang kenangan indah dariku. " sahut Santri sambil menatap kearah jendela.


"Saat kau menemukan cintaku, t'lah ku dengarkan lagu tentang cerita kencan itu. " balas Hana dan tersenyum.


"Dan puisi yang kau tuliskan untuk menyatakan cinta ini, tak kan semua cinta kita tak lagi tersisa untuk dunia karna kita habiskan. " ucap Venus dan memutar gelas yang dipegangnya.


Para cowok memainkan alat musiknya mengiringi lagu para cewek, Rafi terkagum dengan suara Hana yang lumayan merdu tapi ditutupi dengan wajah datar.


"Sisa cinta ini selamanya hooo.... Aku pun pernah berpikir tentang hidupku tanpa ada dirimu, daparkah lebih indah yang kujalani kini. " balas Rani dan mengelap meja.


"Aku s'lalu bermimpi tentang indah hari tua, bersamamu tetap lembut tutur katamu meski kau pergi dan tak kembali. " ucap Hani dan menatap Rafa yang main gitar.


"Takkan habis semua cinta kita, tak lagi tersisa untuk dunia karna kita habiskan sisa cinta ini selamanya. " balas Galang dan Venus kompak.


"T'lah habis semua cinta kita tak lagi tersisa untuk dunia, karna kita haniskan sisa cinta ini selamanya... oooo... " ucap Santri dan tersenyum.


"Bila musim berganti sampai waktu terhenti, walau dunia membenci ku kan tetap disini... " balas Galih dan Rani saling lempar senyum.


"Bila hanis sudah waktu ini tak lagi, berpijak pada dunia t'lah aku habiskan sisa hidupku hanya untukmu hooo. " ucap Gilang dan Santri mengakhiri lagu.


Sorak tepuk tangan menggema memenuhi restoran, Hana dan para cewek malu hanya bisa tersenyum. Rafi mengangkat tangannya berniat untuk menegur Hana, tapi tak jadi lalu berbalik menuju kasir dan mengambil menu.


"Kalau elo gak bisa balik jadi sosok yang periang lagi, seenggaknya lo bisa sedikit tersenyum dikit aja gue gak minta banyak ama lo. " sahut Hana membuat semua terdiam termasuk Bintang.


"Tau apa lo tentang gue? Dan jangan ikut campur sama urusan gue. " sentak Rafi dan menatap tajam Hana.


"Gue tau segalanya tentang lo, termasuk mantan lo yang selingkuh dengan pria lain. Om Rayen pasti tau aku siapa, " ucap Hana dan tersenyum.


(Jadi Anggel itu adalah Hana yang dulu selalu dikuncir dua rambutnya. ) batin Rayen dan tersenyum senang.


"Han udah jangan tegur dia lagi, percuma juga lo kasih dia saran. " sahut Rani dan menatap Hana.


"Kalau gue gak ingetin dia, dia bakalan selalu nyakitin hati tante Bintang dan om Rayen yang udah gue anggep orang tua gue. Dan asal lo tau Fi kalau sifat lo yang dingin dan ketus, udah nyakitin hati bonyok lo termasuk abang Rafa juga yang natebane kakak kandung lo. " balas Han dan Rafi benar-benar terdiam.


Deg...


Deg....


"Terus gue harus apa biar hati gue kembali lagi?  " tanya Rafi dan menatap Hana datar.


"Banyak hal, kayak nyanyi, ngelukis atau masak kek. Itu tugas lo biar hati lo balik lagi," jawab Hana dan mengambil menu dari tangan Rafi.


Bersambung......