marriage without love

marriage without love
Ciuman Pertama ku


"kenapa kamu sangat gugup?


apa jangan jangan kamu belum pernah sedekat ini dengan laki laki dewasa?


berapa umurmu saat ini?"


"Apa maksudmu? jangan terlalu dekat, aku baru 23 tahun.


"23 tahun sudah lulus S2


kamu cukup pandai..


tentunya kamu juga sangat cantik dan aroma mu juga harum " Keano mencium leher Ellina)


" aku tidak bisa bergerak. seluruh tubuhku bergetar.. aku harus bagaimana.. dia terlalu dekat.."


"Kamu jangan mematung seperti itu. tunjukan sedikit respon mu.. " mencium bibir Ellina dengan lembut


"Hentikan!! " mendorong dengan kuat


"kau sungguh brengsek.. mesum tidak tau diri!!"


menangkap tangan Ellina


"aku memang mesum dan brengsek!!


jadi cepat kamu masuk ke dalam rumah!


aku mulai bosan bermain dengan mu.."


Keano pergi meninggalkan Ellina sendiri..


"dia itu iblis! sungguh menjijikan.


bahkan dia mengambil ciuman pertama ku dengan cara paksa!


brengsekk!!" Ellina menyentuh dan mengelap bibirnya berulang kali sambil berlari pulang ke rumah nya.


____________


"Ellina.. kenapa kamu pulang sendiri nak? kemana Keano ?"


"dimana Tuan Steve bu? apa dia sudah pergi?"


"Iya Tuan Steve sudah pulang lebih dulu. ibu fikir kamu akan bersama Keano?"


" kalau aku ceritakan hal yang terjadi tadi.. ibu akan khawatir. sebaiknya aku cari alasan lain" Gumam Ellina dalam hati


"bu, sepertinya Keano ada urusan dan dia tadi sudah pergi lebih dulu. dia tidak bisa mengantar. dia berpesan untuk titip salam buat ibu"


"Apa kau yakin tidak ada yang terjadi?" ibu Ellina curiga


"Tidak ada bu.." tegas Ellina


ibu Ellina melihat tanda merah di leher Ellina


" Ellina.. tunggu.. " menyentuh leher Ellina


"ada apa bu?"


"tanda ini bagaimana kau mendapatkan nya?"


" ini pasti ulah pria brengsek itu! " gumam Ellina


""ibu ini pasti karena nyamuk yang sangat banyak di taman bu.. maaf membuat ibu khawatir. tapi aku tidak apa apa bu.. aku hanya sedikit lelah.."


"hm.. baiklah sayang kamu bisa kembali ke kamar kamu"


"baik bu.. aku masuk dulu.."


______


"kenapa aku harus mengalami ini.. laki laki itu pasti tidak cocok untukku. dia sangat kasar dan sangat berbeda dengan apa yang aku harapkan.. aku tidak suka dengan laki laki yang kasar.."


"Nathan.. dia sangat lembut dan baik. meskipun aku sudah beberapa kali menolaknya.. tapi aku merasa aku lebih baik bersama dengan nathan dibanding harus bersama laki laki itu" Ellina memegang erat dadanya yang sesak dan ia menangis


[pesan dari nathan]


"Ellina.. kamu lagi dimana? bisa tidak kita bertemu?"


"Nathan.. apa kamu merasakan kesedihan ku.


aku harus bagaimana? Nathan sangat baik. aku ingin bercerita tentang ini kepada dia. tapi nathan pasti akan berusaha membatalkan pernikahan ini. sedangkan pernikahan ini satu satunya cara menolong keluarga ku. apa yang harus aku lakukan?"


[ balas pesan nathan ]


"Baiklah 1 jam lagi temui aku di cafe biasa yaa. sampai jumpa."


"aku harus tetap menemui dia. bagaimana pun dia sudah menjadi teman baik ku. aku tidak boleh begitu saja mengabaikan dia.."


_______


Di Cafe..


"Ellina.. disini.. " Nathan melambaikan tangan


"itu Nathan.."


Nathan sangat tampan dan baik. dia selalu lembut kepada Ellina


tapi kenapa Ellina tidak bisa mencintai dia


"Nathan.. maaf menunggu ya.. "


"Ellina.. aku tidak menunggu lama. silahkan duduk.


Ellina kamu sangat cantik.."


"terimakasih Nathan.. bagaimana kabar mu?"


"aku baik. bagaimana dengan mu?"


"aku.." wajah sedih Ellina tidak bisa berbohong


"kamu baik baik saja kan Ellina?"


"aku tentu baik.. kamu tidak perlu cemaskan aku.


bagaimana dengan study mu?"


"aku sudah selesai dan sekarang aku menetap disini. karena itu aku menemui mu Ellina" Nathan memegang tangan Ellina