
"Hallo bu?
ada apa kok tidak biasanya ibu menelpon?"
" sayangku apa kamu baik baik saja? "
Aku baik bu, bagaimana dengan ibu dan Ayah?
" ibu dan ayah baik nak, ibu dan ayah sedang di London, maaf karena baru mengabari kamu nak. Ibu tidak mau mengganggu waktu kamu dan keano"
Ibu sedang apa di london?
"Kau masih ingat saudari mu kan? dia kecelakaan dan sekarang sedang Koma di rumah sakit. keadaan nya cukup perihatin. ayah mu menolak datang tapi ibu bersikeras mengajak ayah. bagaimanapun issabelle tetap anak kami"
"apa? issabelle koma?"
"iya sayang, tapi kamu tidak perlu cemas biar ibu yang mengurus nya, kalau begitu sudah dulu ya ellina.. jaga dirimu"
(menutup telpon)
"Issabelle koma?
apakah memang sudah tidak ada jalan lagi untukku agar kesalah pahaman yang terjadi antara aku dan keano berakhir?
sudah 1 bulan pernikahan kami berjalan dan keano selalu bersikap kasar padaku..
meskipun begitu keano tidak pernah membiarkan orang lain menindas ku dan berlaku tidak sopan kepadaku.
aku tidak kekurangan apapun disini. hanya saja aku..
apa aku berlebihan? aku masih berharap keano bisa berlaku lebih lembut kepadaku.."
"apa yang sedang kamu lakukan disitu?
apa tidak ada yang bisa kamu kerjakan?"
"keano..
maaf aku habis terima telpon dari ibuku"
"lalu? sudah kan kangen kangenan nya nya sekarang kerjakan tugas mu. siapkan aku air untuk mandi!"
"Keano.. tunggu aku ingin bicara dengan mu. bukan sebagai pelayan tapi bagaimanapun aku adalah Istri mu.."
"hah.. Istri?
kau memang istri ku tapi belum saatnya kau berbangga diri.
karena aku keano steve tidak mengizinkan mu berbangga diri sebagai seorang istri! sekarang kau adalah pelayan pribadiku saja sudah terlalu bagus!"
"Keano aku tidak ingin berbangga diri ataupun sebagainya.
keano ibuku di london. issabelle saudariku dia koma"
"Issabelle?
bukan kah dia tokoh fiksi yang kau buat!"
"Keano kumohon Dengarkan aku kali ini saja.
issabelle dia saudariku yang pergi melarikan diri saat akan di jodohkan dengan mu.
lalu ayah menjadikan ku pengganti saat itu ketika issabelle tidak ada. aku baru menyadarinya ketika malam pernikahan kita saat kau bercerita tentang sakit hati yang kau dapat itu. kumohon keano percaya padaku.. " Ellina memohob kepada Keano sambil bersimpuh
( keano menarik ellina ke pelukan nya )
"Jadi kau ingin aku percaya kata katamu?
Kau fikir semudah itu hah?"
"Keano ku mohon aku tidak berbohong aku bersumpah demi tuhan aku tidak bohong" Mata Ellina sudah penuh dengan Airmata yang tak bisa terbendung.
"Kalau memang begitu. aku tanyakan satu hal padamu Ellina..
jika memang Issabelle adalah Saudari mu. aku ingin dengar langsung dari mulutnya bahwa dia yang mengatakan perkataan kasar pada waktu itu dan bukan kamu!"
"Keano.. aku juga ingin membuktikan itu secepatnya.
tapi issabelle dalam keadaan koma."
"Baik, aku akan menyimpan kata kata mu. akan aku kirim orang suruhan ku untuk datang ke london dan menyelidiki semuanya"
"Keano apa kamu yakin kamu benar benar tidak sadar bahwa saat itu bukan aku yang mengatakan itu padamu?
kenapa kamu tidak berusaha cari informasi siapa wanita itu dari dulu.
supaya kamu tidak perlu salah mengira bahwa aku orang yang sudah menghancurkan harga diri mu"
"Apa maksud mu?
aku sudah bilang kamu hanya perlu menuruti keinginan ku saja sudah cukup!
ngomong ngomong aku ingin malam ini kamu melayani ku sebagai seorang istri.."
Keano membelai wajah Ellina dan mencium bibir Ellina hingga Ellina tidak bisa bernafas
"Keano.. aku tidak bisa bernafas.. aahhh Kau kasar sekali padaku"
Keano sama sekali tidak mendengarkan perkataan Ellina yang berusaha menghindari serangan nya.
malam itu Keano sangat kasar kepada ellina karena Ellina terus memberontak.
"Keano aku akan melayani mu dengan baik. tapi ku mohon bisakah kamu bersikap lembut padaku?" Ellina merasa kesakitan karena sikap Kasar Keano kepadanya
"Ku kira kamu itu Masokis.
baiklah aku akan lembut.." Keano lanjut mencium leher Ellina sejengkal demi sejengkal memberikan tanda cinta di setiap sentuhan bibir nya
"apa ini sudah cukup lembut Ellina"
"Aahhh.. Iya" Ellina mengangguk dalam hatinnta bergumam Ini tidak lebih menyakitkan dari sebelumnya aku bisa menahan nya.
"Entah kenapa aku hanya mengikuti kemauan nya dan menikmati setiap sentuhan nya.
hingga satu satunya harta yang berharga sebagai seorang wanita sudah aku berikan kepadanya..
kesucian ku telah hilang.." Ellina tersadar dan menangis
"Keano, mungkin saja aku bisa mencintaimu jika kamu bisa terus lembut kepadaku" Ellina memeluk keano yang tertidur pulas