
Terompet berbunyi, tembakan kertas dan juga balon-balon melayang di atas menyambut kepulangan Alexa. Saat ini di depan Alexa telah berdiri orang-orang yang hari ini telah mengabaikannya dan membuatnya kesal. Salah satunya adalah Arya dan yang membuatnya sangat syok dan tidak percaya, ia melihat ada Thalita, Dion, Raka dan juga Bagas yang datang dari Jogja, perasaannya begitu campur aduk saat ini.
"Happy birthday to you, happy birthday to you, happy birth … day, happy birth … day, happy birthday to you."
Mereka bersama-sama menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk Alexa. Lalu dari mereka semua pun menghampiri Alexa yang masih terlihat sangat syok dan tidak percaya.
"Happy birthday sahabatku sayang, semoga panjang umur, murah rezeki, makin cantik, makin pintar, pokoknya makin makin makin the best buat sahabat aku yang paling aku sayangi dan langgeng sama Kak Nico juga cepet married ya, Aamiin," ucap Thalita.
"Aamiin," ucap mereka pula yang saat ini ada di apartemen Alexa.
Alexa tidak mampu berkata-kata, akan tetapi air matanya kini menetes tanda bahagia.
"Makasih ya semuanya, aku nggak nyangka banget kalian bakalan ada di sini saat ini dan ngasih aku kejutan kayak gini," ucap Alexa.
"Adik Mas nggak boleh nangis kayak gitu dong, masa sedih di hari bahagia sih," kata Bagas.
"Aku gak sedih Mas, justru aku terlalu bahagia karena kalian semua jauh-jauh datang ke sini hanya untuk kasih aku suprise birthday party kayak gini," ucap Alexa.
"Happy birthday ya Alexa," ucap Raka.
"Makasih ya Kak Raka, udah lama banget kita nggak ketemu. Makasih banget udah jauh-jauh datang ke sini buat ngasih aku surprise," ucap Alexa.
"Iya sama-sama," jawab Raka. "Iya Lex udah lama ya kita gak ketemu." Lalu mereka pun berjabat tangan.
"Selamat ulang tahun Alexa," ucap Dion pula.
"Makasih Kak Dion," ucap Alexa.
"Iya sama-sama," jawab Dion.
"Selamat hari lahir Alexa, doa yang terbaik buat sahabat aku," ucap Arya. "Wanita yang aku sayang," batinnya.
"Makasih ya Ar, aku kira kamu kemana hari ini. Cuti nggak ngomong-ngomong lagi sama aku," kata Alexa dengan mode ngambeknya.
"Jangan ngambek dong Lex, sorry. Kan aku sengaja mau ngasih kejutan buat kamu," kata Arya.
"Iya aku maafin, kan aku udah tahu penyebabnya," jawab Alexa.
Lalu dimana Nico? Alexa celingak-celinguk mencari keberadaannya. Tanpa ia sadari ternyata Thalita memperhatikannya dan Tersenyum.
"Lagi cariin siapa lex?" Tanya Thalita berbasa-basi. Padahal dia sudah tahu yang dicari sahabatnya itu tentu saja adalah kekasihnya, siapa lagi kalau bukan Nico.
Dan saat itu tiba-tiba saja Nico keluar dari kamar Alexa dengan membawa kue ulang tahun yang sangat indah. Alexa melihat ke arah Nico yang membawa kue tersebut secara perlahan seraya bernyanyi dan menghampiri Alexa.
"Happy birthday to you, happy birthday to you, happy birth … day, happy birth … day, happy birthday to you."
"Makasih ya Kak," ucap Alexa yang juga tersenyum.
Lalu Nico menitipkan kue tersebut kepada Thalita karena ia ingin memeluk Alexa. Setelah kue itu sudah berada di tangan Thalita, langsung saja Nico memeluk kekasihnya yang seharian ini terpaksa dijauhinya.
"Sayang maaf banget ya hari ini aku cuekin kamu, aku terpaksa tau. Ini semua gara-gara Thalita tuh yang nyuruh, padahal aku kan jadi kangen banget sama kamu, aku sebenarnya nggak bisa cuekin kamu kayak tadi," ucap Nico.
"Iya Kak nggak apa-apa, bukan hanya Kakak kok, tapi mereka semua nih yang ada di sini. Jahat semuanya nyuekin aku, termasuk Thalita," kata Alexa.
"Maaf deh Lex, ini semua kan demi lancarnya rencana ini," ucap Thalita.
"Iya-Iya, aku udah maafin kok. Aku juga gak akan banget tau," ucap Alexa lalu mereka berdua kembali berpelukan.
"Udah dong pelukannya, potong kue dulu terus kita makan, udah laper nih," sindir Dion yang membuat m Alexa dan Nico pun melerai pelukan mereka dan tersenyum.
"Makasih banget ya buat kalian semua. Aku kira nggak ada yang ingat sama ulang tahun aku, terlebih lagi kalian semua kompak buat cuekin aku. Eh ternyata ada kejutan ulang tahun buat aku, aku sama sekali nggak pernah berpikiran akan terjadi hal seperti di dalam hidup aku. Ini adalah yang pertama kalinya aku mendapatkan kejutan seperti ini. Meskipun sebelum-sebelumnya pernah tapi nggak pernah seheboh ini, kalian berhasil membuat aku begitu terharu," ungkap Alexa.
*****
Kejutan ulang tahun untuk Alexa berjalan sesuai dengan rencana, kini mereka semua sedang menikmati indahnya kebersamaan. Tidak henti-hentinya Alexa mengucapkan terima kasih kepada kekasih, sahabat dan teman-temannya itu. Senyum dari bibirnya terus mengambang, menandakan bahwa ia merasa sangat bahagia. Akan tetapi dibalik kebahagiaan itu, tetap saja Alexa merasa sedih karena ibunya kini sudah tiada dan ayahnya saat ini sedang berada di penjara. Bagas yang melihat raut wajah Alexa tiba-tiba murung pun mengerti apa yang saat ini sedang dirasakan oleh adik angkatnya itu dan segera saja ia menghampiri Alexa.
"Lex, Mas tahu kamu pasti lagi keingat sama Papa dan Mama kamu kan?" Tanya Bagas.
"Bohong kalau aku bilang nggak memikirkan mereka Mas. Sebahagia apapun aku saat ini, tetap saja aku pasti mengingat mereka Mas," jawab Alexa.
"Kamu yang sabar ya Lex, Mas ngerti kok apa yang kamu rasakan saat ini. Tapi kamu juga harus bisa ikhlas, Mama kamu udah bahagia di surga. Dan soal Papa kamu, aku yakin kok beliau juga ingin yang terbaik dan melihat kamu bahagia. Percaya sama Mas Lex, Pak Andreas akan segera bebas," kata Bagas.
Lalu Nico yang juga berada di samping Alexa itu pun langsung saja merangkul kekasihnya, agar Alexa merasa lebih tenang. Begitu juga dengan Thalita, Dion, Raka dan Arya juga ikut menyemangati Alexa dan membuat Alexa tersenyum kembali.
Tanpa disadari karena asyiknya bersama, mereka tidak menyadari Jika waktu sudah menunjukkan pukul 01.00 dini hari, segera saja mereka mengakhiri acara pesta ulang tahun untuk segera beristirahat.
Raka, Dion, dan Bagas menginap di apartemen Nico. Nico tidak keberatan dan membiarkan Raka menginap di apartemennya, meskipun sebenarnya Nico tidak terlalu menyukai Raka, karena ia tahu tentang masa lalunya Raka dan Alexa dari Thalita. Memang mereka tidak pernah mempunyai hubungan apa-apa, akan tetapi sampai sekarang Nico bisa melihat jika Raka masih menaruh harapan kepada Alexa. Sedangkan Thalita menginap di apartemen Alexa dan Arya memilih untuk pulang ke rumahnya sendiri.
.
.
.
.
.
Bersambung.....