The Announcer

The Announcer
Kejutan Ulang Tahun Amanda


"### Andaikan Saja, Alam Itu Yudha, Pasti Aku Bakal Senang Banget Sekarang" Batin Amanda.


"Aduh... Amanda, Kamu Mikir Apa Sih, Jangan Sampai Kamu Suka Sama Alam" Amanda Mencoba Menyingkirkan Perasaannya Itu.


"Tapi, Kalau Dipikir-Pikir, Gak Ada Salahnya Juga Sih Kalau Aku Membuka Hati Untuk Alam" Katanya.


"Tapi, Aku Harus Pastikan Dulu, Apakah Ini Perasaan Yang Sebenarnya Atau Cuma Sekedar Pelarian Aja Karena Ditolak Yudha Itu? Jangan, Amanda, Jangan Sampai Kamu Menyakiti Hati Seorang Cowok Yang Udah Begitu Baik Seperti Alam" Pikirnya.


"Amanda, Kamu Lagi Ngapain Nih, Sendirian Disini" Alika Menghampiri Amanda Yang Sedang Duduk Di Depan Kamarnya.


"Eh... Alika, Gak Kok, Al, Aku Gak Lagi Ngapa-Ngapain" Amanda Menoleh Ke Sampingnya.


"Oh Iya, Al, Gimana Soal Perasaanmu Ke Yudha? Kamu Sudah Bilang Apa Belum Ke Dia?" Tanya Amanda Yang Terlihat Penasaran.


"Udah, Man" Jawab Alika Singkat.


"Terus Jawaban Yudha Apa?" Amanda Begitu Antusias Menunggu Jawaban Alika.


"Yudha Nolak Aku, Man. Benar Apa Kata Kamu, Perasaan Yudha Yang Dulu, Sekarang Sudah Tergantikan Dengan Sosok Yang Baru, Aku Udah Gak Punya Harapan Lagi Sekarang Untuk Bersama Yudha" Alika Tertunduk Lesu.


"Kamu Yang Sabar Yah, Al, Aku Yakin Kok, Suatu Saat Nanti, Tuhan Pasti Bakal Pertemukan Kamu Dengan Sosok Yang Tepat Untuk Kamu" Amanda Memberikan Semangat Pada Alika.


"Makasih Banyak Yah, Man, Kamu Selalu Saja Memberiku Semangat Di Saat Aku Sedang Terpuruk Kayak Gini" Kata Alika.


"Iya, Al, Sama-Sama, Aku Gak Mau Melihat Teman Aku Tuh Bersedih Terus-Terusan" Amanda Tersenyum.


-


"### Eh... Ada Amanda Sama Alika Nih, Lagi Asik Banget Ngobrolnya" Alam Duduk Di Dekat Alika Dan Amanda.


"Cepat Banget Kamu Pulangnya, Lam?" Amanda Melihat Jam Ditangannya


"Iya, Man, Kebetulan Mata Kuliah Hari Ini Tuh Cuma 1" Jawab Alam Singkat.


"Oh Iya, Man, Tadi Aku Lewat Depan Penjual Bakpao Langgananku, Terus Aku Beli 3 Deh, Buat Aku Kamu Dan Juga Alika" Alam Menaruh Kantongan Yang Dia Bawa.


"Makasih Yah, Lam" Jawab Amanda Singkat.


"Aku Masuk Ke Kamarku Dulu Yah, Aku Capek Banget Nih, Mau Istirahat" Alam Beranjak Menuju Ke Kamarnya.


-


"Man, Kamu Lihat Gak Tadi?" Tanya Alika.


"Lihat Apa'an, Al, Maksudmu?" Tanya Amanda Bingung.


"Masa Kamu Gak Tahu Sih, Man. Tatapan Matanya Alam Itu Loh Ke Kamu" Mata Alika Berbinar-binar.


"Haah..! Apa Sih Maksudnya, Aku Makin Bingung Deh, Al" Amanda Menggaruk-Garuk Kepalanya.


"Buruan Kasi Tahu, Apa'an, Jangan Berbelit-belit Gitu" Amanda Tidak Sabaran.


"Ihh.... Kamu Mah. Aku Bisa Lihat Dari Caranya Alam Mandang Kamu Gitu, Dia Itu Suka Deh Sama Kamu, Man" Alika Menerka.


"Masa Iya Sih, Al, Kayaknya Gak Mungkin Deh" Amanda Masih Tidak Percaya.


"Aku Juga Gak Tahu Pasti Sih, Tapi, Menurut Pengalaman Aku Sih, Kayaknya Seperti Itu, Yah... Biarkan Waktu Yang Menjawab Semua Misteri Itu, Suatu Saat Pasti Akan Terungkap, Apakah Alam Benar-Benar Menyukaimu Atau Hanya Sekedar Mengagumi Saja" Kata Alika.


"Apa Yang Dikatakan Alika Itu Benar Atau Gak Yah? Sepertinya Aku Harus Cari Tahu Tentang Perasaan Alam Sama Aku. Tapi, Gimana Caranya Yah?" Amanda Bertanya-Tanya Dalam Hatinya.


"### Lam, Ini Kok Kotor Banget Sih, Sampah Kertas Berserakan Gini, Nanti Kalau Ibu Kost Lihat, Bisa Marah-Marah Dia Nanti, Habis Kita Diomelin" Yudha Menegur Alam.


"Iya, Yud, Nanti Aja, Tanggung Ini Kerjaannya, Udah Mau Selesai Juga, Gak Usah Bawel Deh, Kalau Mau, Bantuin Sini Biar Cepat Kelar Ini" Alam Tetap Fokus Dengan Yang Di Kerjakannya Tersebut.


"Lagian Kamu Tuh Ngerjain Apa Sih, Sampai Berantakan Gini?" Tanya Yudha Heran.


"Yud, Kamu Tahu Gak Ini Hari Apa?" Alam Berbalik Bertanya Dan Menghentikan Pekerjaannya Sementara.


"Ini Hari Sabtu Lah, Gitu Aja Gak Tahu, Tinggal Lihat Di Handphone, Beres" Yudha Sedikit Nyolot.


"Bukan Itu Maksudnya, Yud, Maksud Aku, Kamu Gak Ingat Kalau Ini Hari Yang Spesial" Alam Sedikit Bermain Teka Teki.


"Tunggu Bentar, Aku Ingat, Apa Yang Spesial Yah, Hari Ulang Tahun Kamu Yah? Ehh... Tapi, Ultah Kamu Masih 3 Bulan Lagi, Apa'an Yah?" Yudha Berusaha Keras Untuk Mengingat Hari Spesial Yang Dimaksud Alam.


"Ahh....!! Udahlah, Lam, Aku Pusing Banget Mikirin Kerjaan, Sekarang Malah Disuruh Main Tebak-Tebakan Kayak Gini, Buruan Kasi Tahu" Yudha Terlihat Tidak Sabaran.


"Oke, Oke, Jadi Gini, Hari Ini Tuh, Hari Ulang Tahunnya Amanda. Nah...!! Makanya Aku Bikin Kayak Gini, Mau Ngasi Surprise Buat Amanda. Terus Tadi Juga Aku Nyuruh Alika Buat Ajak Amanda Ke Mall Dulu Atau Kemana Gitu, Sambil Aku Siapin Surprise Ini, Nanti Kalau Udah Kelar Semuanya, Baru Aku Kabari Alika Untuk Balik Kesini" Jelas Alam.


"Oh... Gitu Toh, Aku Paham" Yudha Menganggukkan Kepalanya.


-


Selang 2 Jam Kemudian, Surprise Yang Di Siapkan Untuk Amanda Pun Sudah Selesai.


"### Akhirnya Selesai Juga Nih, Yud, Makasih Juga Udah Ikut Bantuin Aku Nyiapin Surprise Ini" Alam Bernafas Lega.


"Iya, Lam, Sama-Sama" Yudha Tersenyum.


"Ngomong-Ngomong Nih, Lam, Kamu Suka Yah Sama Amanda?" Tanya Yudha Penasaran.


"Jujur Aja, Yud, Aku Memang Suka Sama Amanda, Sejak Dia Nge-Kost Disini Pertama Kali, 5 Bulan Yang Lalu. Rencananya Aku Juga Sekalian Ingin Mengungkapkan Perasaanku Ke Dia" Kata Alam.


"Oh Iya, Aku Lupa, Belum Ngabarin Alika, Suruh Balik Kesini" Alam Mengirim Pesan Pada Alika Via Whatsapp.


"Good Luck Yah, Bro. Aku Sih Cukup Yakin, Amanda Bakal Klepek-Klepek Dan Terima Kamu" Kata Yudha Dengan Yakin.


-


Sekitar 1 Jam Kemudian, Alika Dan Amanda Pun Kembali. Amanda Melihat Situasi Di Kost-an Sepi.


"Tumben Ini Sepi Banget, Gak Kayak Biasanya Gitu, Pada Kemana Yah Mereka?" Tanya Amanda Heran.


"Mungkin Pada Keluar Kali, Man, Ada Urusan Masing-Masing" Alika Menerka.


"Bisa Jadi Sih, Al. Ya Udah Deh, Kita Masuk Aja Ke Kamar, Sekalian Aku Pengen Nyobain Baju Yang Tadi Aku Beli, Gak Sabar Pengen Nyobain" Amanda Pun Berjalan Masuk Ke Kamarnya. Begitu Amanda Membuka Pintu, Seketika Amanda Terkejut. Ternyata Di Dalam Kamarnya Ada Yudha, Alam Dan Teman Kost-nya Yang Lain, Memberikan Kejutan Ulang Tahun Padanya.


"Happy Birthday Yah, Man" Alam Menghampiri Amanda Dan Memberikan Kue Yang Dibawanya Pada Amanda.


"Makasih Yah, Lam, Yud Dan Teman-Teman Lainnya" Mata Amanda Berkaca-Kaca Karena Terharu, Menerima Surprise Tersebut.


"Man, Yang Siapin Semuanya Ini Tuh, Alam Loh, Aku Cuma Nge-bantuin Dikit Aja" Celetuk Yudha.


"Lam, Aku Gak Tahu Lagi, Dengan Cara Apa Aku Berterima Kasih Atas Kejutan Ini" Amanda Meneteskan Air Mata Kebahagiaan.


"Jujur Aja, Belum Pernah Ada Yang Memberikan Surprise Ulang Tahun Seperti Ini, Ini Ulang Tahun Terindah Dalam Hidupku Dan Aku Gak Akan Melupakannya Seumur Hidupku" Lanjutnya.