The Announcer

The Announcer
Penyiar Baru


Hari ini adalah hari pertama Yudha bekerja sebagai penyiar di radio Yori. Tepat jam 7 pagi, Yudha bersiap berangkat kerja dengan motor matic kesayangannya berwarna biru.


"Wihh... Udah rapi banget nih pagi-pagi, mau kemana, Yud?" tanya seseorang yang menghampirinya.


"Eh.... Alam, aku mau berangkat kerja nih" jawab Yudha.


"Emang kamu kerja apa dan dimana?" tanya Alam penasaran.


"Aku kerja sebagai penyiar di Yori FM dan ini tuh hari pertama aku, jadi, aku gak boleh telat" jelas Yudha.


"Wihh..... Penyiar radio nih! sampai-sampai kita yang disini bisa kali, kalau pas kamu siaran" kata Alam. Yudha hanya tersenyum mendengar perkataan Alam.


"Haah! Yudha penyiar radio? Beneran, Yud?" celetuk seseorang yang mendengar percakapan Yudha dan Alam.


"Ehh.... Ada Amanda, selamat pagi, nona cantik!" sapa Alam hangat.


"Pagi juga, Alam!" Amanda membalas sapaan Alam sambil tersenyum.


"Pertanyaannya belum dijawab loh tadi, apa benar Yudha penyiar radio?" tanya Amanda penasaran.


"Iya, Man, ini hari pertama aku" jelas Yudha.


"Di radio mana, Yud? Amanda kian penasaran.


"Radio Yori, Man" Yudha menjawab dengan singkat.


"Radio Yori? Itu tuh sering aku dengar, hampir setiap hari malahan" kata Amanda.


"Aku punya penyiar favorit disana, namanya itu Rena Arista, senang banget deh dengerin dia siaran, apalagi pas dia siaran di acara Total Prime, aku sering dengerin tuh. Sama satu lagi, yang music directornya itu, biasa dia juga siaran sih, namanya Darto Juno, suaranya Nge-bas gimana gitu" lanjut Amanda.


"Wah.... Kamu ternyata pendengar setianya Yori FM yah, sampai punya penyiar favorit segala lagi" Yudha tersenyum bahagia.


"nanti kamu tolong sampaikan yah sama Rena dan Darto, bilang aja dari Amanda si cewek Aries, mereka pasti tahu" kata Amanda.


"Siap nona cantik!" Yudha mengedipkan matanya.


"Ya udah kalau gitu, aku berangkat yah, bye" Yudha pun beranjak dari hadapan Amanda dan Alam.


Yudha begitu bersemangat di hari pertamanya bekerja sebagai penyiar radio, pekerjaan impiannya selama ini. Diperjalanannya menuju studio Yori FM, tiba-tiba ada seseorang yang melintas di hadapannya dan hampir saja dia menabraknya. Yudha pun mengerem motornya.


"Woi..... Mbak, jalan tuh hati-hati, untung aja gak ketabrak!" Yudha kesal dengan pejalan kaki yang hampir ditabraknya tadi.


"Kamu tuh, bawa motornya kencang, ini jalanan umum, bukan bapak kamu yang punya!" katanya dengan nyolot.


"Udah sana minggir, aku buru-buru, malas aku Layanin cewek rese kayak kamu, buang-buang waktuku aja" Yudha langsung pergi dan meninggalkan cewek yang hampir ditabraknya itu.


"Kalau aku gak buru-buru mau ke studio Yori, aku bakal bikin perhitungan sama cewek itu, bikin emosi aja pagi-pagi" Yudha menggerutu kesal.


Sekitar 30 menit kemudian, Yudha pun akhirnya sampai di studio Yori.


"Selamat pagi, mas, ada yang bisa saya bantu?" Tanya seseorang begitu Yudha melangkahkan kakinya masuk.


"Pagi, Mbak, aku Yudha, aku mau ketemu sama mbak Karin" Jawab Yudha singkat.


"Oh... Ini mas Yudha yang penyiar baru disini yah?" Katanya menerka. Yudha hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.


Selang beberapa menit kemudian, perempuan yang tadi ditemui Yudha itu keluar bersama Karin, orang yang ingin dia temui.


"Jadi, saya jelaskan sedikit tentang konten di acara yang bakal kamu bawakan nanti bareng sama salah satu penyiar senior disini, namanya Rena, bentar lagi dia juga datang" Karin memulai pembicaraannya dengan Yudha.


"Nama acara yang akan kamu bawakan itu, sapa Makassar, jadi kontennya itu, ada berita update seputar Makassar, info lalu lintas, info cuaca hari ini, kalau mau kamu tambahin sama info-info yang menurut kamu bermanfaat buat pendengar kamu, gak apa-apa dan yang terakhir itu, kamu dan Rena bakal ngebahas 1 topik dan mengajak pendengar untuk berinteraksi dengan kalian seputar topik yang kalian bahas tadi" Jelas Karin.


"Terus, jangan lupa juga biasanya ada beberapa Adlibs yang kamu baca, mungkin 3 atau 4 kalau gak salah" Lanjutnya.


"Adlibs itu apa, mbak?" Tanya Yudha.


"Adlibs itu adalah suatu informasi, bisa berupa iklan, misalkan iklan tentang keluaran baru Smartphone atau info tentang sebuah event gitu, kayak misalkan yang baru-baru ini, ada event internasional Right Festival, kayak gitu contohnya, kamu ngerti kan?" Karin memberikan penjelasan pada Yudha. Yudha menganggukkan kepalanya tanda dia mengerti dengan penjelasan Karin


Lagi seriusnya Yudha mendengarkan penjelasan Karin, tak lama datanglah Rena, partner siaran Yudha.


"Nah... Akhirnya kamu datang juga, Ren" Karin menyambutnya.


Yudha pun menoleh dan seketika membuatnya terkejut.


"Loh... Kamu!". 


"Kamu yang tadi hampir nabrak aku itu kan?" Rena menunjuk ke arah Yudha.


"Jadi, kamu toh penyiar baru itu, yang jadi partner siaran aku, malas banget" Kata Rena dengan wajah jutek. 


"Aku juga malas banget, kalau harus punya partner siaran yang rese gini" Yudha Membuang Muka. 


"Kamu Tuh Yang Rese, Nyebelin!" Bentak Rena. 


"Yang Ada Juga Kamu Tuh, Jalan Gak Hati-Hati" Yudha Berbalik Membentak Rena Sambil Menunjuk Ke Arahnya.


"Udah...Kalian Berdua, Stop!" Karin Mencoba Melerai Pertengkaran Yudha Dan Rena. 


"Saya Gak Tahu Yah, Kalian Berdua Ini Punya Masalah Apa Tadi Pagi, Tapi, Saya Gak Mau, Gara-Gara Kalian, Program Acara Ini Berantakan, Saya Mau Kalian Ke-sampingkan Dulu Masalah Pribadi Kalian, Kalian Harus Tetap Profesional. Saya Tidak Mau Tahu Bagaimana Cara Kalian Bangun Chemistry Satu Sama Lain Saat Siaran. Kalau Kalian Tidak Bisa Profesional, Maaf Saja, Saya Akan Cari Penyiar Lain Untuk Gantikan Kalian" Wajah Karin Terlihat Kesal Melihat Pertengkaran Yudha dan Rena Tadi. 


"Iya, Mbak, Saya Minta Maaf, Saya Akan Tetap Profesional Kok, Mbak" Yudha Meminta Maaf Pada Karin. 


"Iya, Mbak Saya Juga Akan Tetap Profesional, Gak Campur Adukkan Masalah Kerjaan Dan Masalah Pribadi" Rena Pun Juga Meminta Maaf Pada Karin. 


"Bagus Kalau Gitu, Saya Pegang Janji Kalian Dan Buktikan, Jangan Cuma Omongan Saja" Kata Karin Dengan Tegas Dan Langsung Beranjak Dari Hadapan Yudha Dan Rena. 


"Sekarang Gini Deh, Yud, Kita Lupakan Dulu Sejenak Masalah Kita Tadi, Kita Fokus Dulu Sama Siaran Kita Ini, Tinggal 30 Menit Lagi Loh" Kata Rena. 


"Iya, Aku Setuju Sama Kamu". Yudha Mengikuti Langkah Kaki Rena Masuk Ke Dalam Ruang Siaran.


Rena Menyiapkan Semua Materi Yang Sudah Dia Siapkan. Tepat Jam 9:00, Mereka Pun Siaran.


"98.5 FM Yori Barometer Musik Indonesia. Selamat Pagi Yori Lova.....! Udah Jam 9 Pagi Nih, Itu Artinya Waktunya Rena Temani Kalian Sampai Jam 11 Siang. Rena Tuh Senang Banget Hari Ini, Karena Apa? Karena Hari Ini Rena Gak Siaran Sendirian, Rena Ditemani Sama Cowok Ganteng Dan Dia Ini Crew Baru Di Yori FM, Fresh From The Oven, Aseek...!!" (Rena Voice).


"Waw...Makasih Loh, Rena. Hai Yori Lova, Saya Yudha Dan Seperti Yang Dikatakan Rena Tadi, Rena Gak Sendirian, Mungkin Udah Bosan Sendirian Kalian Yah, Hehehe....Tapi, Buat Kalian Jangan Sampai Bosan Dong Buat Dengerin Sapa Makassar" (Yudha Voice). 


"Yap....Karena Kita Akan Memberikan Informasi Update Seputar Kota Makassar Dan Sekitarnya, Ada Info Traffic Juga, Info Cuaca Hari Dan Kita Bakal Seru-Seruan Juga Di Topik Kita Pagi Ini" (Rena Voice).


"Makanya, Tetap Stay Tune Bareng Kita Berdua Sampai Jam 11 Siang Nanti" (Yudha Voice).


*putar lagu J-Rocks - Ceria*.


Karin Yang Melihat Dan Memonitor Dari Ruang Editing Yang Berhadapan Langsung Dengan Ruang Siaran, Tersenyum Dan Merasa Senang Dengan Opening Rena Dan Yudha Barusan.