
Hari mulai malam, Nyonya Lisa menyuruh Narnia membereskan kamarnya.
"kamarnya sudah aku bereskan.. silahkan beristirahat" ucap Narnia pelan pada Lucas. Lucas masuk ke kamar Narnia yang tampak sudah lebih wangi dengan sprei yang telah diganti dan parfum ruangan yang disemprotkan beberapa kali. Lucas telah berganti baju tidur tapi dia masih duduk diatas ranjang itu.
Nyonya Lisa dan Evelyn tidur dikamar yang sama dan mereka terkekeh saat Narnia juga ikut tidur di kamar ibunya.
"heh kamu sana.. tidur dikamar sama suamimu.." ucap Evelyn seraya mengusir adiknya dari atas ranjang. .
"ihh ga mau.. mau tidur sama ibu dan mbak aja disini.." ucap Narnia pelan. Mendengar itu Nyonya Lisa dan Evelyn kembali terkekeh.
"eh kamu udah punya suami sekarang.. udah sana ditemenin suaminya.. kasihan masa bobo sendiri .. " goda Evelyn lagi.
"iiihh ogaaaah.. nanti kalo aku diapa Spain gimana?" ucap Narnia sembari bergidik ngeri. Mendengar itu Evelyn bertambah keras tertawa.
"hush!! pelan pelan ketawanya nanti Lucas denger.." ucap Nyonya Lisa sembari menahan tertawanya.
"memang mau diapain? udah sana.. temenin Lucas.. besok critain ke mbak ya.. ", ucap Evelyn sebelum akhirnya kembali tertawa lebar.
",eeh.. Evelyn ni sukanya ganguin adek!" ucap Nyonya Lisa mencoba mengingatkan anaknya.
"habis lucu.. Narnia pacaran aja ga pernah eee nikah sama orang yang baru kenal.. haduh dek dekk kamu ni terlalu polos.." ucap Evelyn. Narnia menjadi sedikit kesal karena ejekan kakaknya itu dan membuatnya kembali beralih ke kamarnya.
"kok udah ditutup.. apa Lucas udah tidur ya?" ucap Narnia dalam hati. Dia lalu mengetuk beberapa kali sebelum akhirnya membuka pintu dan masuk ke kamar perlahan lahan. Narnia terkejut saat melihat Lucas masih duduk di atas ranjangnya dan tersenyum saat melihat Narnia masuk ke dalam kamar.
"eh.. k-kamu belum tidur?" tanya Narnia canggung. Lucas tersenyum dan menggeleng.
"maaf kalau kamarnya kurang nyaman.." ucap Narnia mulai salah tingkah sembari merapikan barang barang yang sudah rapi.
Melihat itu Lucas terkekeh.
"bukan karena kamarnya ga nyaman. aku memang nunggu kamu.." jawab Lucas pelan sambil menahan tawanya.
"ha?? a-apa..? n-nnunggu a-aku?" tanya Narnia bingung. Melihat Narnia yang kembali salah tingkah, Lucas lalu menarik tangan Narnia sehingga dia terjatuh di atas ranjang. Lucas tampak mulai mendekatkan badannya pada Narnia, memegangi kedua tangan Narnia dengan tangannya dan mendekatkan wajahnya tepat didepan wajah Narnia. Seketika Narnia memejamkan mata dan memalinkan wajahnya. Melihat itu Lucas tak dapat menahan tawanya. Dia tertawa lepas dan merebahkan badannya kembali ke ranjang.
"kenapa? nyesel dikerjain?" goda Lucas. Narnia lalu merebahkan badannya diatas ranjang tepat di sebelah Lucas. Wajahnya tampak kesal dan bibirnya manyun. Lucas dengan cepat memberanikan diri mencium bibir istrinya itu lalu segera membalikkan badannya.
"selamat malam.." ucap Lucas pelan. Narnia memperhatikan Lucas sembari tersenyum malu memegangi bibirnya yang barusaja dikecup oleh suaminya itu. Lalu dia merebahkan badannya disamping Lucas
"selamat Malam" ucap Narnia pada Lucas. Lucas dan Narnia tampak masih terjaga dan saling membelakangi.
"Narnia.."
"hmm.."
"belum tidur?" tanya Lucas
"belum..kamu kenapa belum tidur? tanya Narnia sembari membalikkan badannya. Begitu pula Lucas. Mereka saling berhadapan sangat dekat. karena ukuran ranjang Narnia memang tidak terlalu besar.
"ga bisa tidur kalau ditempat baru. Kamu kenapa ga bisa tidur?" tanya Lucas. Narnia terdiam dan memandang kearah Lucas. Memandangi wajah tampan Lucas
"aku ga bisa tidur kalau sama orang asing.. " jawab Narnia pelan. Mendengar itu Lucas tersenyum kembali memandang wajah Narnia dan mengelusnya.
"kamu.. kenapa mau menikah sama aku?" tanya Lucas. Mendengar itu Narnia terdiam dan sejenak berpikir, dia tampak memutar bola matanya saat berpikir
"enggak tahu..kamu kenapa trus memutuskan menikah sama aku?" tanya Narnia pelan. Mendengar itu Lucas tersenyum dan menggeleng.
"enggak tahu juga..ini hal paling gila yang aku lakukan..", jawab Lucas.
"sama.. ini juga hal paling gila yang aku lakukan.." ucap Narnia seolah mengulangi apa yang disampaikan Lucas.
"besok kamu pindah ke apartemen aku aja yaa.. gimanapun kita udah menikah, paling enggak harus pisah sama orang tua. selama ini aku tinggal di apartemen kecil.. cukuplah buat berdua..gimana?" tanya Lucas. Narnia hanya mengangguk pasrah.
"terserah kamu aja.. aku ikut. kan kamu suamiku.." ucap Narnia sambil terkekeh geli. Lucas lalu membelai kepala Narnia dan mencium keningnya.
"aku lelah.. ayo kita tidur.." ajak Lucas. Narnia pun mengangguk. Lucas memeluk tubuh istrinya dengan penuh cinta. Dan mereka pun terlelap tidur. Malam pertama? cancel sudah pasti. Entah kenapa tidak terjadi di malam itu.