BROKEN VOW

BROKEN VOW
Episode 15: Kencan Yang Tertunda


Pagi itu seperti biasa alarm ponsel Narnia berbunyi tepat pukul 5 pagi tapi Narnia hanya meraih ponselnya dan mematikan alarmnya tanpa bergerak sedikitpun dari ranjangnya. Dia justru semakin membenamkan kepalanya dalam pelukan Lucas. Matanya yang sayu memandang Lucas yang masih terlelap. Tanpa sadar Narnia kembali terlelap. Tangannya kemudian meraba raba sekeliling ranjangnya. Saat tak ditemukan badan suaminya Narnia pun membuka matanya perlahan.


"selamat pagi.." sapa Lucas yang berjalan sembari membawa nampan berisi sarapan untuk mereka berdua.


"ayo kita sarapan.. " ucap Lucas sembari menaruh nampan itu diatas ranjang. Narnia lalu bangun dan membenarkan tatanan rambutnya dengan jepret jedaynya.


"udah bangun? kok nggak bangunin aku sih sayang?" tanya Narnia. Lucas memandang istrinya sambil tersenyum.


"kamu nyenyak banget tidurnya.. sesekali aku yang siapin sarapan nggak apa kan..", ucap Lucas sembari mengambilkan potongan sanwich untuk Narnia. Narnia menerima sanwich itu dan memandangi isi nampan yang sudah tertata begitu rapi. Ada sanwich isi daging ham dan keju, sunnyside egg, susu putih, jus jeruk, dan beberapa potong apel.


"terimakasih sarapannya sayangku.," ucap Narnia seraya menggigit potongan sanwich miliknya.


"hari ini masuk jam berapa?", tanya Lucas dia begitu cepat menyantap sarapannya dan meninum jus jeruk yang sudah dia siapkan.


"restonya buka jam 2 siang. Yaa sebelum jam 2 udah harus sampai sana. kamu berangkat pagi?nanti aku berangkat sendiri nggak apa apa kok." ucap Narnia.


"hmm.. kalau kamu berangkat siang, aku juga siang aja narik Ojolnya. kita kencan dulu.. gimana?udah hampir tiga bulan nikah masa belum pernah kencan" ucap Lucas sembari tersenyum. Tanpa berpikir panjang Narnia pun mengangguk cepat. Tak berapa lama setelah sarapan, Narnia dan Lucas pun bersiap siap dan keluar apartemen dengan bergandengan mesra.


Lucas memarkirkan motor maticnya disebuah taman bermain besar di kota itu. Narnia tersenyum lebar saat sampai disana.


"ayoo.. kita main dulu.." ajak Lucas. Lucas selalu menggandeng tangan Narnia dan menaiki beberapa wahana permainan disana. Keduanya nampak tersenyum bahagia.


"es krimnya 2 bang.." ucap Lucas sembari memberikan es krim cone rasa strawbery pada Narnia.


"bagaimana suka?" tanya Lucas saat melihat wajah Narnia begitu bahagia. Narnia hanya mengangguk sembari melemparkan senyum lebar di bibirnya, lalu dia mencium pipi Lucas dengan mesranya. Lucas berjalan beriringan dengan melingkarkan tangannya di pinggang Narnia. Lalu panggilan telpon di ponselnya berbunyi.


"halo.."


"Lucas nggak mau mom! Lucas nggak akan datang." ucap Lucas kesal.


"Lucas, kamu harus dateng.. Mommy udah susah payah merancang kencan buta ini untuk kamu! mommy nggak mau denger alasan apa apa lagi!Kamu lebih milih mommy atau wanita sialan itu???" ucap Nyonya Rossy. Lucas berjalan menyingkir dari hadapan Narnia. Menerima telpon itu dengan raut muka serius dan tampak menahan amarah.


"mom.. Lucas udah berapa kali bilang? Lucas sudah menikah! Lucas cinta sama Narnia.. Mommy nggak usah jodoh jodohin Lucas lagi deh!Sekarang ada hati yang harus Lucas jaga. Lucas nggak mau Narnia sakit hati dan nangis lagi gara gara masalah ini! " ucap Lucas tegas.


"Lucaaaaaaassssss!!!!" terdengar suara teriakan melengking Nyonya Rossy sebelum Lucas menutup ponselnya. Lucas nampak kesal, dia mengambil nafas panjang sebelum akhirnya kembali menghampiri Narnia.


"ayo aku antar kau ke resto.." ucap Lucas seraya menggandeng tangan Narnia. Wajahnya begitu lesu, tak bersemangat dan senyum yang sedari tadi menghiasai wajahnya pun memudar.


"ada apa?" tanya Narnia sereya menahan Lucas. Lucas hanya menggeleng tanpa berani memandang ke wajah isterinya. Narnia lalu menggenggam kedua tangan Lucas dan kembali menanyakan pertanyaan yang sama.


Lucas memandang wajah istrinya, dan membenarkan tatanan rambut Narnia yang sedikit berantakan karena tiupan angin. Lucas lalu memeluk tubuh isterinya tanpa berkata apa pun.


"ayo.. aku antar" ucap Lucas saat melepaskan pelukannya dari Narnia. Narnia hanya tersenyum dan mengangguk. Lucas memasang badan dihadapan Narnia.


"ayok naik.." ucap Lucas sembari menepuk punggungnya. Narnia tertawa dan menggeleng


"enggak mau!" teriaknya saat tiba tiba Lucas mengangkat tubuhnya dan menggendongnya di punggung Lucas.


"Siaaapp.." teriak Lucas sebelum akhirnya berlari sembari menggendong isterinya di belakang punggungnya. Tawa bahagia kembali menyelimuti mereka. Dan seperti janjinya, Lucas mengantar Narnia ke tempat kerjanya.


"terimakasih.. hari ini aku senang sekali..", ucap Narnia saat turun dari motor Lucas. Lucas tersenyum melihatnya.


"masuklah..nanti malam aku jemput.." ucap Lucas. Narnia melambaikan tangan dan berjalan menuju resto, tapi dia tiba tiba kembali lagi ke arah Lucas dan mencium pipi Lucas, sebelum akhirnya kembali berlari masuk ke dalam resto. Lucas melihat wajah bahagia Narnia sebelum akhirnya melaju pergi.