What's Wrong With My CEO?

What's Wrong With My CEO?
bag 7


Namjoon mengancing kan kemeja nya kembali, ia menyeringai menatap seorang wanita yang masih mengatur nafas nya di atas sofa.


dia duduk di kursi kebanggan nya dan menopang dagu nya dengan tangan kanan nya, sedang tangan kiri nya meraih HP nya dan menelpon sesorang.


"suruh karyawan baru itu ke sini Jae, jangan lupa kartu nama nya" ucap Namjoon datar.


"baik, apa urusan mu sudah selesai?" terdengar kekehan lembut dari Jaehyun


"sudah. bahkan jika ada yang lebih dari itu, maka hal tersebut yang sudah aku lakukan dengan wanita ini" smirk menghias wajah tampan nya,


"wanita seperti itu memang pantas mendapat kan nya, ah sudah lah, tunggu saja aku akan menghubungi karyawan baru itu" Jaehyun memati kan sambungan nya.


Namjoon meletak kan Hp di atas meja, menoleh ke arah wanita yang sudah memakai pakaian nya, walau pun belum rapi.


wanita itu duduk gelisah, dia mengigit bibir bawah nya gugup.


"kau.....siapa nama mu?" Namjoon menunjuk wanita tersebut sambil memejam kan mata nya.


"Saya, Jung Whein Sir" wanit yang bernama Jung Whein tersebut tersenyum cukup manis.


sejujur nya wanita ini sempurna secara fisik, wajah yang cantik khas wanita Korea, tubuh ramping dan terbentuk. namun, siapa sangka wanita cantik ini menyerah kan harga diri nya pada seorang pria dengan begitu mudah nya, biar pun pria itu adalah Namjoon, pria tampan nan kaya tidak terlalu rugi pikir nya,


jangan percaya pada fisik sempurna seseorang, karena belum tentu ia lebih baik dari pada orang yang fisik nya jauh dari kata sempurna.


"ah, Nona Jung, tunggu di sini hingga karyawan pengganti mu datang, kau harus membimbing nya beberapa hari" Ucap Namjoon, dan kembali berkutat pada layar monitor komputer nya.


in Wery room


Wery merapi kan tumpukan kertas di sisi kanan meja nya, seseorang mengetuk pintu ruangan nya. ia menghenti kan kegiatan nya dan menoleh ke arah pintu.


"nee, masuk" ujar Wery ramah.


hari pertama harus memberi kesan baik.


seorang pria berjas masuk, sontak Wery membungkuk kan badan nya.


"bisa kau ke ruangan CEO sekarang, ia ingin bertemu dengan mu, dan ah, selanjut nya ia akan memberi tahu mu jangan lupa kartu nama mu" Jaehyun berlalu keluar ruangan.


'daepyonim bicara apa? :')


Wery menaik kan salah satu alis nya,


jadi ia harus ke ruangan sajangnim.


dia mengambil kartu nama di atas meja, mengait kan di saku kemeja baju nya, dengan langkah agak tergesa antara gugup dan semangat melebur satu.


dia menekan tombol lift ke lantai ruangan CEO nya berada. dia mengetuk ngetuk kan ujung heels nya menunggu lift yang semakin naik.


tling...


lift terbuka dan menampak kan sebuah lorong minimalis namun tak mengurangi kesan seni dan modern, Wery merasa takjub sejenak,ini kali pertama ia menginjak kaki di lantai ini.


menurut yang Hanah cerita kan, di lantai ini hanya khusus CEO mereka, dan selantai di bawah nya khusus Daepyonim mereka, atau Direktur perusahaan ini.


Wery cukup mudah menemukan ruangan Sajangnim nya, karena di depan pintu ada tertulis nama CEO nya


KIM NAMJOON.


Wery mengetuk sopan pintu besar tersebut.


baiklah, sudah berapa kali aku menulis kata 'sopan' di part ini. tapi begini lah dunia kerja, salah sedikit di langser dari pekerjaan.


terdengar suara serak basah menyahut dari dalam.


Wery membuka pintu pelan, bagai di slowmotion


DEG