
"kenapa kau tidak menghubungi ku seharian dan tiba tiba saja sudah datang ke Jepang" gerutu Hyunia, ia menjemput Taehyung ke bandara
"hehe, mian, aku terlalu sibuk mengurus berkas berkas, jika aku tidak buru buru menyelesaikan berkas Namjoon hyung, mungkin besok baru aku tiba di jepang" jelas Taehyung.
"ya, setidak nya mengabari ku sebentar saja, kau tahu bukan menerka nerka itu menyusah kan" ketus Hyunia, ia mengemudi kan mobil nya dalam kecepatan sedang.
"kau marah? " tanya Taehyung, ia menoleh ke arah Hyunia.
"kau kira apa? aku senang sekarang?" lagi lagi Hyunia menyahut dengan nada yang kurang nyaman di dengar.
"yak. kau seharus nya paham, aku di sana mengurus berkas hyung ku, kan aku sudah menjelas kan pada mu tadi, "sahut Taehyung, entah lah ia mulai tersulut emosi,
"lalu apa susah nya menghubungi barang sejenak, memang sesibuk apa diri mu itu hingga menghubungi ku bahkan mengirim pesan saja tidak sempat" Ucap Hyunia lagi,
"aish, kau ini. aku kan di sana memang di tugas kan Namjoon hyung dan Jaehyun hyung mengurus semua berkas di kantor tersebut, kau kira mengurus itu semua seperti kita membalik kan telapak tangan yang jelas itu lebih susah dari pada pekerjaan mu yang hanya mengecek dan memeriksa pasien setelah itu selesai, tidak" kali ini Taehyung sedikit meninggi kan suara nya,
"yak, Kim Taehyung, kau kira kerjaan ku juga semudah yang kau pikir kan, aku bekerja menyelamat kan nyawa orang orang, lebih berakhlak dari pada kerjaan mu" Hyunia pun tak mau kalah, ia juga meninggi kan intonasi suara nya
"apa maksud mu? kau baru saja mengata ngatai kerjaan ku? kau tidak tahu apapun tentang kerjaan ku, lebih baik diam saja," Taehyung benar benar menahan amarah nya, Hyunia bahkan mengungkit ungkit masalah perkerjaan,
"kalau begitu kau juga seharus nya diam saja, jangan mencampuri urusan ku dan kerjaan ku lagi" sahut Hyunia,
"oh, jadi maksud mu mulai sekarang aku tidak mencampuri urusan mu dan kau juga begitu? baiklah, " ucapan Taehyung membuat hati Hyunia mencelus, namun ia benar benar kesal sekarang, dan ia sama sekali tak mendengar kan logika nya.
Hyunia meminggir kan mobil nya ke tepi jalan, ia menatap tajam ke arah Taehyung.
"turun dan bawa barang barang mu dari mobil ini, dan jangan temui aku hingga kau merenungi salah mu" ucap Hyunia dingin,
Taehyung menghela nafas berat, ia keluar dan mengambil koper di bagasi belakang mobil.
setelah mobil Hyunia melesat pergi, Taehyung mengusak ngusak rambut nya kasar.
"aish, jinjja" gumam Taehyung, ia lalu menghubungi supir pribadi nya.
flashback.
"Namjoon-ah, ayo kita masak di panti, hari ini Hongyi ahjumma membeli bahan makanan kesukaan ku" ajak Min Sun
"nee, memang nya apa makanan kesukaan mu Sun-ah?" tanya Namjoon.
"aku sangat menyukai omelet telur dengan taburan sedikit keju di atas nya sebelum di telur tersebut di gulung" sahut Min Sun, ia berjalan mendahului Namjoon.
"kenapa kau sangat menyukai makanan seperti itu, terdengar sedikit aneh" ujar Namjoon lagi,
"hm, jinjja? menurut ku itu sangat nikmat, karena selain bisa merasa kan gurih dan empuk isi telur, kita juga akan merasa kan rasa asin dari keju yang meleleh akibat panas di dalam bagian telur yang di gulung tersebut" jelas Min Sun,
selama perjalanan dari sekolah hingga rumah mereka membicarakan obrolan ringan, ketika sudah sampai di Panti Asuhan, mereka berdua melepas kan sepatu dan kaus kaki di tempat yang sudha di sedia kan mereka berdua segera menju dapur,
Min Sun langsung menilik isi kulkas dan mengeluar kan bahan bahan yang ia perlu kan, sedang kan Namjoon hanya duduk diam di depan meja makan.
Min Sun mencepol rambut nya dan menggulung lengan baju nya,
"Sun-ah, kenapa kau menggulung lengan baju mu?" tanya Namjoon,
"oh? ini kebiasaan ku jika memasak, dan itu sedikit menganggu" sahut Min Sun, ia mmecah kan beberapa butir telur, mengaduk aduk nya hingga tercampur semua.
ia memotong beberapa bahan campuran untuk omelet nya, setelah selesai Min Sun meletak kan hasil masakan nya di atas meja.
"Namjoon-ah, jika kau ingin makan sesuautu kau harus mencuci tangan mu terlebih dahulu, karena kita tidak tahu apa saja yang kita pegang dalam sehari"
"tapi ku rasa tangan ku bersih dan baik baik saja" sahut Namjoon, ia membolak balik kan telapak tangan nya.
"yang kelihatan bersih belum tentu sehat, cepat cuci sana" titah Min Sun
"nee" Namjoon berlalu dan mencuci tangan nya.