
1 year later
"Namjoon-ah, cepat lah sedikit" panggil Wery, ia sedang menata makanan di atas meja.
Namjoon dengan dasi di tangan kanan nya,
"chagi, pasangkan" ujar Namjoon seraya menyodorkan dasi hitam ke arah Wery,
"sebentar, aku mencuci tangan ku dulu" Wery mencuci tangannya di wastafel.
"kenapa pilih warna hitam? aku kan sudah menyuruh mu pakai yang biru navy saja" ujar Wery, ia sibuk membuat simpul simpul pada dasi Namjoon.
"aku suka warna hitam, bukan kah lebih tampan" kata Namjoon,
"ya ya ya, kau paling tampan" sahut Wery, ia merapikan dasi Namjoon,
"oke selesai, ayo makan, setelah ini kita harus segera berangkat" peringat Wery,
"nee, aku tak menyangka adik sepupu ku melangkahi ku" lirih Namjoon,
"apa salah nya? jika memang sudah matang untuk membina rumah tangga tidak ada salahnya " timpal Wery,
"Hanah sudah menikah, Misya sudah menikah, dan Hyunia juga sudah menikah, lalu kau kapan menikah dengan ku?" tanya Namjoon gamblang,
"Namjoon-ah, menikah itu bukan permainan, harus dengan hati yang benar benar siap, " ujar Wery,
"hm, kemarin Jaehyun membeli buah buahan banyak sekali, waktu ku tanya, dia bilang itu untuk Hanah, memanya Hanah suka buah buahan ya hingga Jaehyun membeli banyak sekali begitu" tanya Namjoon lagi di sela kunyahan nya,
"mungkin Hanah hamil," sahut Wery,
"wah, berarti Jaehyun sebentar lagi jadi seorang ayah dong, bagaimana rasa nya ya jadi seorang ayah" lirih Namjoon membuat Wery trenyuh.
Namjoon memang sudah sering mengata kan bahwa ia memang serius dan ingin mereka melanjut kan ke jenjang yang lebih serius, namun Wery belum siap, mendengar ucapan Namjoon barusan ia aka. mempertimbangkan dalam waktu dekat.
-
-
-
-
-
-
"chukae eonnie" Wery memeluk Hyunia seraya memberi selamat.
"nee, kau kapan menyusul? "goda Hyunia, ia melirik ke arah Namjoon.
"aku sudah sering mengajak nya nikah, tapi dia belum siap, ya sudah aku juga tak bisa memaksa" sahut Namjoon santai,
"belum siap? kau sudah cukup matang untuk menikah, tunggu apa lagi? " tanya Hyunia,
"ani, eonnie bukan begitu, hanya saja aku belum siap secara batin jika harus membina rumah tangga, kau tahu kan itu tidak mudah" jawab Wery,
"nee, kau benar, aku saja dengan pertimbangan yang cukup lama, laki laki tidak akan paham bagaimana rasa nya menjadi seorang ibu nantinya" timpal Hyunia,
"chagiya, tapi kan kami nanti kepala keluarga, juga cukup berat tanggung jawabnya, menghidupi anak istri seperti Jaehyun hyung" sanggah Taehyung,
"haish, sudahlah, sebaiknya kita pergi saja, masih ada tamu yang ingin memberi selamat" tegur Namjoon pada wery dan menariknya menuju ke tempat Hanah dan Jaehyun,
"Hanah-ya, apakah kau hamil?" tanya Wery tanpa basa basi,
"nee, baru 2 minggu," jawab Hanah,
"wah, chukae" Wery memeluk sahabat nya itu,
"semoga kau bisa nenjadi ibu yang baik bagi anak mu kelak" lanjut Wery,
"nee, aku juga berharap begitu" Kekehan Hanah terdengar di akhir kalimatnya.
"Namjoon-ah, kau tak mau memberi selamat pada Jaehyun dan Hanah" tanya Wery,
"Wery-ya, seperti nya itu kode keras untuk mu" goda Hanah,
"nee, kalian kapan menikah nya?" timpal Jaehyun,
"kenapa setiap orang yang kami temui bertanya kapan kami menikah sih" gerutu Wery,
"kau tidak mau nikah dengan ku ya" tebak Namjoon,
"ani, bukan begitu,"elak Wery,
"lalu?" desak Namjoon
Hanah dan Jaehyun hanya tersenyum geli melihat tingkah mereka berdua.
"kau ingin sekali menikah ya?" tanya Wery kesal
"tentu saja, kau lihat bahkan Misya yang jauh muda dari saja sudah menikah," jawab Namjoon.
"ada apa ini menyebut nama ku?" tanya Misya, ia datang sambil mengandeng kengan mingyu
"eonnie mu ini, tidak mau menikah dengan ku" adu Namjoon membuat Mingyu dan Misya tak bisa menahan tawa nya,
"kya, kau bodoh ha, tentu saja aku tak mejawab mu di tempat ini" Wery menjitak kening Namjoon,
"aww, lalu dimana? di tempat mewah aku bilang belum siap, di tempat sepi juga, sekarang ku tanya di tempat ramai, b..."
"ya, ayo menikah" sahut Wery cepat,
"eonnie?" Misya mengulum senyum nya,
"wah, kau di terima Namjoon-ssi" goda Hanah,
"ulangi sekali lagi, " tagih Namjoon,
"tidak" tegas Wery,
"baiklah, bulan depan kita menikah" putus Namjoon, membuat Wery membelalak.
"cepat sekali"protes Wery,
"tidak ada penolakan" tegas Namjoon,
"Namjoon-ah"
dan gelak tawa dari kedua pasangan di dekat mereka berdua pun tak bisa di tahan, mereka tak menyangka betapa lucunya tingkah Namjoon dan Wery jika membahas pernikahan.
**************************************
eonnie : kakak (panggilan adik perempuan dengan kakak perempuannya)
Nuna: kakak (panggilan adik laki laki dengan kakak perempuannya)
hyung : abang/kakak (panggilan adik laki laki pada kakak laki lakinya)
oppa : abang/kakak (panggilan adik perempuan pada kakak laki lakinya, biasanya juga panggilan sayang dengan orang terdekat)
eomma/appa : ibu/ayah, (jika mertua biasanya diubah, eommanim untuk ibu, dan abeoji untuk ayah)
ahjumma : bibi (yang sudah menikah)
ahjussi : pria (yang sudah tua namun belun menikah.)
agassi : Nona/mbak ( yang belum menikah atau masih muda)
akhiran -ssi : untuk orang yang dikenal namun tidak terlalu dekat.
akhiran -ah/-ya : orang terdekat seperti sahabat.
terimakasih itu adalah istilah istilah bahasa korea dalam cerita ini, semoga bermanfaat 🙏🙏**