
Seperti biasanya, Melipun sangat bersemangat menuju kesekolah. Bukan karena ada lelaki yang dia suka, namun karena dia senang bisa bertemu dengan sahabatnya dan juga teman - temannya.
Setibanya di sekolah... Kakak kelas hingga teman sekelasnyapun terkagum melihat manisnya senyum Meli bahkan Indrapun segera menghampirinya dengan bersemangat.
"Heii perempuan galak" ucap Indra menghampiri sambil meledek Meli. Sebutan galak sudah tidak asing lagi bagi Meli, karena merasa kesal dengan sikap Indra yang sering kali mengganggunya membuat dia bersikap galak dengan Indra.
"Apaan deh?" tanya Meli dengan tatapan sinisnya.
"Jangan galak - galak dong, giliran sama yang lain aja tuh senyum manis bener". ledek Indra sambil menggoda Meli.
~ Melipun yang merasa tidak aman karena keberadaan Indra yang tiba - tiba datang, segera berlangkah dengan cepat dan berusaha menghindari Indra.
Rin yang sudah sampai di sekolah terlebih dahulupun nampak bingung dengan tingkah laku sahabatnya...
"Meliii" panggil Rin sambil menghampiri Meli.
"Ehh Rin, untung ada kamu." ucap Meli dengan ekspresi lelah karena berjalan dengan cepat.
"Kenapa Mell? tumben - tumbenan kamu keliatan ga tenang gini, padahal baru aja datang." tanya Rin dengan wajah penasaran.
"Biasa Rin, sapa lagi kalo bukan gegara si monster pengganggu." ucap Meli dengan ekspresi kesalnya karena Indra telah merebut mood semangat pagi harinya ini.
"Ooh si Indra, emang demen banget tuh dia gangguin kamu. Udah jangan dipikirin lagi, ntar suka lho" ucap Rin sambil tertawa meledek sahabatnya itu.
"Ihh ga bakal" ucap Meli dengan ekspresi kesalnya yang terkesan lucu itu.
~ Mengingat letak kelas Meli yang berada diujung dan sangat jauh dari gerbang sekolah, memakan waktu 10 menit untuk Meli bisa sampai ke kelasnya.
*******
Setelah mengikuti beberapa pelajaran, akhirnya bel istirahatpun berbunyi...
"Hmm.. ga ada kayanya, Rin." ucap Meli yang terlihat lesu. Baginya hari valentine bukanlah hari spesial sehingga dia tidak terlalu mementingkannya, sedangkan siswi - siswi di kelasnya sudah sangat asik dan heboh mempersiapkan yang terbaik untuk hari besok.
"Sepertinya kita sepemikiran lagi" ucap Rin dengan wajah polosnya. Rin dan Meli selalu mempunyai pemikiran yang sama dari dulu, hal itulah yang membuat mereka semakin akrab.
*******
Hari valentine yang sangat ditunggu - tunggu oleh banyak kaum perempuanpun saatnya tiba. Sekolahpun memperingati hari valentine dan merayakannya bersama para murid. Banyak sekali perempuan yang mempersiapkan dirinya dan membawa coklat yang sudah dibuatnya.
"Rinn, gimana persiapanmuu?" tanya Meli
"Ya begitulah Mell, aku udah buat 2 coklat dengan buatanku sendiri." ucap Rin sambil mempersiapkan coklat yang akan diberikan untuk Meli.
"Ooh begitu, aku juga membawa 2 coklat nih." ucap Meli sambil menunjukkan coklatnya di hadapan Rin.
"Tadaa... ini buat kamu Mell.. Mett hari kasih sayang ya cayangkuuu." ucap Rin dengan memberikan pelukan hangat untuk sahabatnya.
"Unchh, co cweet banget sihh cayangkuu.. Aku juga bawa 1 coklat nih buat kamuu, mett hari kasih sayang jugaaa bebb." ucap Meli dengan tatapan terharu dan membalas pelukan hangat sahabatnya.
~ Setelah itu, mereka berduapun segera bersiap - siap untuk mengikuti berbagai perlombaan yang sudah sekolah siapkan. Tak kerasa, berbagai kegiatan perlombaanpun sudah berlangsung dan sekarang sudah menunjukkan pukul 10.00 Wib, bel istirahatpun berbunyii ...
"Seru ya pelombaan tadi. Apalagi penampilanmu saat bernyanyi tadi sangat memukau, Mell." ucap Rin dengan ekspresi bangganya. Meli memang memiliki kemampuan dalam bernyanyi, karena itulah Rin sangat bangga pada sahabatnya ini.
"Ahh bisa aja kamu Rin, penampilan fashionmu juga sangat the bestt." ucap Meli dengan semangatnya karena penampilan sahabatnya tadi berhasil menarik perhatian kaum lelaki yang melihatnya.
"Astagaa... aku bahkan ga sadar Mell, setan apa yang merasukiku tadi saat contest." canda Rin sambil tertawa ngakak meledek sahabatnya.
"Hahaha, dasar kamu Rinn." ucap Melii dengan tersenyum lebar mendengar ucapan sahabatnya.
~Mereka berduapun sangat bahagia dan tertawa akibat lelucon yang dibuatnya. Namun, merekapun terkejut dengan kedatangan salah satu kakak kelasnya....