
" Dah lah gua juga mau pulang." ucap Meli yang nampak kesal dengan tingkah Stev.
"Pulang naik apa lu?" tanya Stev dengan penasaran.
"Kepoo. Dah lah." ucap Meli sambil meninggalkan Stev.
"Pergi sama gua aja." ucap Stev yang tiba - tiba menarik tangan Meli dan menggandengnya.
~ Melipun sudah memasuki mobil Stev.. Namun, selama diperjalanan Melipun sadar bahwa jalan ini bukanlah arah menuju rumahnya...
"Kita mau kemana sih Stev?" tanya Meli dengan kesalnya.
"Temenin gua hari inii." ucap Stev dengan tatapan memohon.
"Huhh,, lu kenapa lagii?" tanya Meli yang seketika menatap Stev.
"Gapapaa, dah duduk yang bener." ucap Stev yang memerintahkan Meli untuk duduk diam di sampingnya.
~ Selama diperjalanan, Melipun tertidur.. Setelah 1 jam lamanya, akhirnya merekapun sampai di wahana bermain. Stevpun membangunkan Meli dengan lembutnya...
"Heii, bangun kita udah sampai." panggil Stev dengan berbisik lembut di telinga Meli.
"Hmmm.. Sampai dimanaa?" tanya Meli dengan ciri khas suara bangun tidur dengan mata tertutup.
"Makanya buka dulu matanya." ucap Stev sambil tersenyum melihat tingkah Meli.
"Woahhh, serius kita kesinii?" tanya Meli yang langsung bersemangat dan tidak sabar..
"Napaa? ga mau nihh?" tanya Stev sambil meledek Meli.
"Ahh jangann. Ayuu masukk." ucap Meli segera memegang lengan Stev dengan sikap manjanya, membuat Stev luluh untuk menyetujuinya.
~ Merekapun segera memainkan berbagai jenis wahana dengan asiknya, mulai dari rollercoaster, histeria, kora- kora, dsb.. Beberapa perempuanpun merasa iri sekaligus kagum dengan wajah Stev yang tampan dan juga cool..
"Stevv, lu ga sadar apa tuh cewe - cewe pada liatin lu dari tadi?" tanya Meli dengan risih karena ia ditatap sinis dengan perempuan - perempuan itu.
"Sadar lahh.. Ya biarin aja, ga usah dipikirin." ucap Stev dengan sikap dinginnya.
"Yakin berani?" tanya Stev sambil meledek Meli.
"Huuhh." Ucap Meli sambil menganggukkan kepalanya dengan wajah imutnya.
Meli sangat bersemangat dan berani saat memasuki rumah hantu tersebut.. Namun, setelah di pertengahan jalan, Meli dan Stevpun terpisah karena ramainya orang - orang. Suasana rumah hantu itu semakin sepi dan juga menyeramkan, Melipun tersadar bahwa kini ia sendiri di suatu ruangan karena tidak sengaja kedorong oleh seseorang..
"Stevv? Stevv? lu dimana?" tanya Meli yang merasa ketakutan di ruangan itu.
"Hihihihi." seketika bunyi itu mengagetkan Meli dan membuat Meli semakin takut. Melipun berusaha untuk mencari jalan keluar, namun karena ruangan itu begitu gelap. Melipun terjatuh karena tersandung beberapa kepala tengkorak buatan yang menyeramkan. Melipun mendengar suara langkahan kaki yang semakin mendekat, seketika suara langkahan kaki itupun terhenti dan posisi orang itu berada di depan Meli..
"Ampunn hantuu, janjii Meli ga bakall bandel dehh." ucap Meli yang tengah jongkok dan menutup matanya.
"Hahaha, ngakakk cuii." ucap Stev sambil tertawa ngakak.
"Plukk, Lu kemana aja sihh..Hikss." ucap Meli yang seketika memeluk Stev sambil menangis karena ketakutan.
"Iya iya maaf, udah ga usah nangiss. Gua udah di sinii." ucap Stev sambil menenangkan Meli.
~ Setelah bermain rumah hantu, merekapun memutuskan untuk beristirahat karena lapar dan juga lelah.. Setelah itu, merekapun melanjutkan wahana terakhir yakni wahana air.. Tidak kerasa hampir seharian ini, Meli dan Stev menghabiskan waktu untuk pergi ke wahana bermain... Kini merekapun sudah sampai di depan rumah Meli..
"Stevv, makasihh yaa.. Lu selalu buat gua bahagia." ucap Meli sambil menatap Stev dengan tatapan hangatnya.
"Makasih juga udah buat gua bahagia selama ini, selalu ada disaat gua butuh." ucap Stev sambil mengelus dan mengecup kening Meli.
"Gua masuk dulu ya, hati - hati dijalan." ucap Meli sambil menarik dirinya dan segera keluar.
"Iyaa, masuk duluan gih." ucap Stev menyuruh Meli. Segera Meli masuk ke dalam rumahnya.
"Gua cuman pengen lu bahagia, Mell. Gua ga mau lu terus - terusan nungguin Nico sialan itu, yang datang dan pergi tiba - tiba. Apa di hati lu masih ada nama Nico dan ga ada ruang buat gua?" bisik Stev dalam hati sambil berpikir.
~ Stevpun langsung melajukan mobilnya setelah ia melihat Meli masuk kerumah.. Setelah masuk rumah, Melipun segera menuju kamar mandi.. Setelah Meli selesai mandi, Melipun duduk di kasurnya sambil memikirkan hal tadi ....
"Ih Stev udah gila apa, main cium - cium jidat gua -_-.. Untung aja tadi gua langsung buru - buru keluar.." Bisik Meli dengan wajah kesalnya.