Destiny With My First Love

Destiny With My First Love
PENGUMUMAN KELULUSAN


Tibalah hari yang ditunggu - tunggu oleh siswa- siswi SMK Jaya Unggul. Ya hari ini adalah hari pengumuman kelulusan....


*******


Nampaklah Rei dan Rin yang sedang jalan bersamaan dari arah pagar sekolah karena mereka janjian untuk pergi bersama....


"Duhh deg - degan deh rasanyaa, Rei." ucap Rin dengan wajah paniknya.


"Tenang Rinn, pasti lulus kokk." ucap Rei sambil menenangkan Rin.


"Aminn." ucap Rin dengan tulus.


~ Siswa - siswi SMK Jaya Unggulpun disuruh berkumpul oleh kepala sekolah di aula lantai 3... Meli yang baru saja sampai ke sekolah segera menuju aula lantai 3...


"Tumben nih Meli belum sampe, dimana ya dia?" tanya Stev dengan ekspresi paniknya kepada Rei dan Rin yang baru saja sampai di aula.


"Iyaa nihh tumben." ucap Rin dengan tatapan menunggu..


Tidak lama Melipun sampai di aula dengan nafas terpenggal - penggal karena terburu - buru...


"Ehh Melii, tumben telat banget datengnya." ucap Rin dengan ekspresi terkejut.


"Iya nihh....... Tadi di rumah bantu mama dulu Rinn." ucap Meli dengan terburu - buru dan segera duduk di sebelah Rin.


Sekitar 5 menit kemudian, kepala sekolah dan para dewan gurupun memasuki ruangan aula dengan membawa surat amplop yang sangat banyak.


Setelah kegiatan baris - berbaris, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta berdoa.. Kepala sekolahpun menyampaikan pidato singkatnya...


"Selamat pagi anak - anak, terima kasih karena kalian turut berpartisipasi dalam Ujian Nasional ini. Sungguh ibu sangat bangga atas semua hasil kerja keras kaliann, berikut ibu beserta para dewan guru akan memberikan surat kelulusan kepada kalian." ucap Ibu Susi selaku kepala sekolah.


"Rin Alexandra Tan." panggil ibu Desi selaku wali kelas XII Akuntansi 3.


"Wahh aku lulussss." ucap Rin dengan wajah gembiranyaa sambil berlari menuju Melii.


"Reinard Dwi Prasetyo." panggil Bapak Jefri selaku wali kelas XII Teknik 1.


"Ahaiii, guaa luluss." ucap Rei dengan wajah pedenya membuat banyak perempuan meliriknya.


"Silvia Meli Huang." panggil ibu Desi selaku wali kelas XII Akuntansi 3.


"Steven Lim." panggil bapak Jefri selaku wali kelas XII Teknik 1.


"Weitsss, gua lulus." ucap Stev dengan gaya coolnya membuat banyak perempuan meliriknya dengan terpesona.


~ Para dewan gurupun sudah selesai membacakan nama - nama muridnya. Setelah itu, kepala sekolah menyampaikan beberapa informasi mengenai graduation yang akan dilaksanakan minggu depan.


" Baik anak - anak, ibu harap kalian puas dengan hasil pengumuman ini. Sebentar ibu akan memberikan informasi mengenai graduation untuk minggu depan. Graduation akan dilaksanakan di Galaxy Dream hallroom pada pukul 07.00 Wib hingga selesai. Diharapkan bagi murid perempuan menggunakan dress di bawah lutut dan untuk murid pria diharapkan menggunakan jas lengkap. Sekiranya hanya ini informasi yang ibu sampaikan, terima kasih." ucap Ibu Susi dengan senyuman bangga.


"Terima kasih bapak ibu, selamat pagii." ucap seluruh murid dengan sorak bahagia.


"Akhirnya kita luluss broo." ucap Rei menepuk bahu Stev.


"Yoaii, udeh lulus kitee." ucap Stev dengan bahagia.


"Yeayy, lega akhirnyaaa." ucap Meli dengan tersenyum manis.


"Iyaa, makasih banyak yaa gaess selama ini udah belajar bareng, saling support." ucap Rin dengan tatapan terbinar - binar.


"Unchh cayang, maacii jugaa." ucap Meli sambil memeluk Rin yang tampak imut.


"Duhh kesayangan guaa." ucap Stev sambil memeluk dua sahabatnya itu sehingga Rei juga ikut berpelukan....


"Duhhh, Rin ga bisa nafass inii." ucap Rin dengan wajah polosnya.


"Hahahaha." ucap Meli, Stev dan Rei tertawa ngakak sambil melepaskan pelukannya.


"Gaess, aku langsung pulang yaa. Soalnya kesian mama di rumah sendiri jualan." ucap Meli sambil melihat jam tangannya. Ibu Meli memang berdagang makanan setiap harinya di toko dekat pasar, sehingga Meli tidak tega melihat ibunya berjualan sendiri.


"Emang calon istri idaman nihh, yaudah pulang bareng sama gua aja." ucap Stev sambil meledek Meli.


"Weitss boleh uga nii, kuy kita juga pulang beb." ledek Rei melihat tingkah Stev dan mengajak Rin dengan tulus.


"Kuyy bebb." ucap Rin menjawab Rei dengan senyum malunya. Hubungan Rin dan Rei kini sudah semakin dekat, sehingga mereka berdua nampak serasi seperti orang pacaran.


~ Meli dan Stev hanya tersenyum melihat kebahagiaan Rei dan juga Rin.. Merekapun memutuskan untuk segera langsung pulang ke rumah masing - masing....