
Kota E di China di sebuah gedung pencakar langit ada seorang Pria tampan yang sedang duduk di kursi kerja nya dengan mata tertuju di laptop dan berkas-berkas menumpuk di meja nya. pria itu terlihat lebih tampan jika sedang serius seperti itu.
tok tok tok
"Masuk." suara Bariton dari ruangan luas itu membuat pendengaran wanita cantik itu sedikit takjub
wanita cantik itu masuk ke dalam ruangan besar itu dan melihat bos nya sedang serius di meja kerja nya.
"Presedir Ini berkas-berkas yang anda butuhkan." ucap wanita itu
"Terimakasih."
"apa ada yang harus saya bantu lagi Presedir.?" tanya wanita itu
"Tidak ada.. sebaiknya kau keluar sekarang."
"baik tuan."
Hufft..padahal aku sudah berpakaian seksi seperti ini tapi kenapa Presedir tidak melirik ku sama sekali. Gumam wanita yang bernama Lin Yu yang tak lain sekretaris ke 3 Lay
belum sempat membuka pintu suara bariton itu terdengar Kembali oleh telinga Lin Yu
"mulai besok saya tidak ingin karyawan saya berpakaian seperti itu lagi..kau mengerti." ucap lay dingin
"ba..baik Presedir." jawab Lin Yu gugup
Wanita itu keluar dari ruangan Presedir dengan perasaan kecewa.
***
"Alex..apa kau sudah mendapatkan informasi terbaru nya.?" tanya Lay
mereka duduk bersama di sofa dalam ruangan kantor lay.
"Saya sudah mendapatkan nya tuan..tapi saya lihat dia tinggal di rumah yang sangat kecil dan kumuh." jelas Alex
"Dan dia juga seperti nya tinggal seorang diri." jelas Alex lagi
Lay hanya terdiam mendengar ucapan Alex Asisten pribadi nya itu. Dia merasa ada yang tidak beres dengan semua ini.
"siap kan pesawat pribadi..kita terbang ke Indonesia hari ini." ucap Lay
"Tapi tuan hari ini akan ada meeting bersama tuan Wang dari perusahaan Lexy Group." ucap Alex mengingatkan
"Batalkan semua jadwal ku selama 1 Minggu..dan kau tetap di China..kau yang akan bertanggung jawab terhadap perusahaan." jelas lay. "saya akan pergi bersama Kevin ke Indonesia." ucap lay lagi
"Baik tuan."
Alex langsung mempersiapkan semua nya sedangkan Kevin sudah berada di dalam ruangan Lay.
"Tuan..apakah akan pulang ke mansion terlebih dahulu.?" tanya Kevin
"Iya..dan persiapan berkas-berkas yang harus di bawa..karena akan ada pertemuan penting bersama rekan bisnis ku di sana." ucap lay dan langsung mengambil jas nya yang di Sampirkan di kursi kerja nya
"baik tuan."
***
Lay Zhang seorang CEO muda berusia 28 tahun dari perusahaan Dragon Group yang berpusat di China. Perusahaan nya bergerak di bidang Fashion dan Cosmetic.
Lay Zhang yang memiliki wajah tampan dan sikap ramah nya Membuat pegawai kantor nya betah berkerja di perusahaan nya. Bahkan rekan-rekan bisnis nya ingin bekerja sama dengan nya tapi tidak semudah itu untuk berkerja sama dengan seorang Lay Zhang.. walaupun bersikap ramah namun sifat tegas dan kewibawaan nya tetap melekat di tubuh nya yang tinggi dan atletis.
Lay sudah memiliki istri Bernama Han Xiao Yi yang berusia 25 tahun mereka baru menikah 3 bulan lalu. Xiao Yi berasal dari keluarga Sederhana namun ayah dan ibu nya sudah meninggal sejak dia smp Xiao Yi tidak memiliki siapa-siapa lagi, namun sekarang dia memiliki Lay Zhang suami nya dan ibu mertua nya yang juga menyayangi nya seperti anak kandung nya.
Lay hanya memiliki ibu nya yang sangat dia sayangi.
Alex Cheng asisten pribadi lay atau bisa dikatakan tangan kanan lay..Alex bekerja bersama Lay sudah 5 tahun dan Alex merupakan orang kepercayaan Lay. Alex berusia 26 tahun.
Kevin Liu juga merupakan tangan kanan lay yang sangat di percaya dalam urusan perusahaan Kevin lebih muda di antara mereka bertiga kevin berusia 24 tahun.
shely Zhang ibu dari Lay Zhang dan juga ibu mertua dari Han Xiao Yi.
***
Lay sudah berada di mansion Xiao Yi sedang menyiapkan pakaian suami nya ke dalam koper..sedang kan lay di ruang kerja nya bersama Kevin sedang membahas pekerjaan.
Sedangkan ibu nya pergi bertemu dengan teman-teman sosalitanya.
Lay masuk ke dalam kamar utama dan menemukan istri nya yang sedang menyiapkan barang-barang nya.
"Sayang..aku akan segera kembali." ucap lay
"hmmm." jawab Xiao Yi singkat
"Kapan kau akan membawa ku ke Indonesia.?" tanya Xiao Yi pelan
Lay melihat istri nya terlihat murung
"Maaf kan aku..tidak bisa membawa mu..jika masalah ku sudah selesai aku akan membawa mu ke Indonesia." ucap lay dan langsung memberikan dasi pada Xiao Yi untuk memakai kan nya
Xiao Yi menerima nya dan memasang dasi ke kerah kemeja suami nya.
"Baiklah..aku yakin kau akan segera menemukan nya.." ucap Xiao Yi
Lay mengacak-acak rambut istri nya gemas jika melihat istri nya ini sedang badmood seperti ini. "Kau sangat menggemaskan kan sayang."
"iya sudah aku berangkat sekarang..dan bilang pada ibu aku pergi perjalanan bisnis ke Jepang..jangan bilang jika aku di Indonesia." jelas lay
"baiklah suami ku."
Setelah percakapan singkat itu lay berangkat menuju bandara bersama Kevin.
***
Bryna sore ini sedang bermain basket bersama teman-teman basket nya. Sedangkan Jesica menemani Bryna seperti biasa di pinggir lapangan basket sambil merekam kegiatan Bryna.
"Kau sangat lucu bee..jika bersama teman-teman basket mu itu.." gumam Jesi
karena kebanyakan teman-teman basket Bryna pria-pria tampan.
"Bryna kau semakin jago saja." ucap salah satu teman nya
"Aku adalah Bryna jadi pasti semakin jago bermain basket." jawab bryna sambil mendribble bola basket
"Wow.. kecil-kecil cabe rawit." ucap teman yang lain
"Hahahah..gadis kecil kita tumbuh dengan baik."
"Bryna.!" teriak Jesi
Bryna melihat ke arah Jesi yang sedang merekam video diri nya.
"Apa yang kau lakukan Jes..aku tidak suka di rekam seperti itu." jawab bryna
"Hahaha aku akan memposting nya di sosial media milik ku." jawab Jesi
Bryna hanya menghela nafas pasrah
Namun tanpa mereka sadari ada seorang berpakaian serba hitam sedang memperhatikan kegiatan mereka di lapangan dan mengambil gambar dengan kamera terbaik nya..(Hmm bisa saja seorang paparazi)
Selesai bermain Bryna berjalan menuju ke arah Jesica yang sedang asik dengan ponsel nya.
"Jesica apa yang kau lakukan?" tanya Bryna
"sedang menonton video mu." jawab Jesi
"apakah ada yang lucu dengan wajah ku..hei kau." teriak Bryna
Jesica hanya tertawa keras dan langsung berlari keluar dari lapangan basket Bryna mengejar nya..para teman-teman yang lain hanya melihat kedekatan Bryna dan Jesica seperti saudara kembar saja mereka.
"Lihat 2 gadis itu..lucu sekali."
"Ketika melihat mereka seperti itu..aku merasa harus melindungi mereka berdua."
"iya mereka 2 gadis yang harus di lindungi."
"Bryna adalah gadis pemberani..dia pasti bisa menjaga diri nya sendiri."
"Tetap saja..harus di lindungi.. walaupun seperti itu..Bryna tipe orang yang pintar menyembunyikan masalah yang menghampiri nya."
Mereka semua mengobrol di tengah-tengah lapangan..sedangkan Bryna sudah kembali ke kost milik Bryna. Jesica kembali ke rumah nya karena ayah nya sudah menelfon nya sejak tadi.
Bryna membersihkan diri nya selang beberapa menit dia selesai dan menggunakan pakaian nya Hoodie oversize dan celana training panjang.
"Huft aku sangat lapar.. seperti nya aku harus pergi ke supermarket untuk membeli bahan makanan." ucap Bryna pada diri nya sendiri
setelah bersiap-siap Bryna keluar dari kost nya itu dia berjalan santai menuju supermarket karena tidak terlalu jauh dengan kost nya.
***
**HAPPY READING 🍭🍓
Buat para readers maaf karena author telat update 🙏🏻Semoga suka dengan cerita nya jangan lupa dukungan nya untuk author like, coment dan vote untuk novel ini🍭 Terima kasih All😍**