ONLY YOU MY GIRL

ONLY YOU MY GIRL
Bab 1. Awal yang tidak baik


mentari sudah menampakkan diri nya memaksa masuk celah-celah jendela kamar salah satu kost putri. burung yang berkicau menghiasai pagi yang cerah ini, dan membangun kan seorang gadis berparas cantik dan menawan yang masih di dalam selimut hangat nya. gadis itu mau tidak mau harus membuka mata indah nya yang masih sangat mengantuk. gadis itu menggeliat dengan malas dia tidak tega untuk meninggalkan kasur kesayangan nya ini.


"maaf kan aku kasur..aku harus pergi ke kampus, hmm aku janji sepulang kerja part time aku akan menemui kembali." Gumam gadis itu


(apa-apaan gadis ini berbicara dengan kasur)


tiba-tiba dia di kaget kan dengan jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 8 pagi.. sedangkan kelas pagi hari ini mulai 8.40 gadis cantik itu langsung bergegas ke kamar mandi. dia pun mempercepat mandi nya yang biasa nya 15 menit hingga 20 menit pagi hanya 10 menit.


setelah selesai dengan rutinitas di kamar mandi dia langsung mencari pakaian asal dan menggunakan makeup tipis seperti biasa nya.


setelah siap semua nya dia langsung keluar dari kost dan langsung melajukan sepeda nya menuju kampus tempat dia mencari ilmu.


Gadis ini bernama Bryna Sinaga yang berusia 23 tahun yang memiliki tinggi 165cm lumayan tinggi bukan. Dia merupakan mahasiswi tingkat akhir di kampus elite di kota A ini. Bryna bukan dari keluarga kalangan atas seperti kebanyakan mahasiswa/i di sini hampir 98% dari kalangan atas semua kalian tahu sisa nya dari kalangan bawah yang di anggap rendah oleh mereka termasuk Bryna. Bryna berkuliah di universitas elite ini karena bantuan beasiswa dari kampus.


Nilai-nilai dan prestasi nya sangat memenuhi persyaratan untuk mendapatkan beasiswa hingga S2.


Bryna memiliki wajah yang cantik dan rupawan dan juga wajah imut nya sangat lucu , memiliki mata bulat yang indah, hidung mancung, bibir yang tipis dan memiliki warna merah muda natural dan kulit putih mulus melengkapi kecantikan dari Bryna.


Bryna terkenal sangat ceria , baik, ramah pada siapapun, namun di balik keramahannya ada sifat bar-bar yang tersembunyi dari dalam diri nya. dia juga memiliki team basket di luar kegiatan kampus nya dia sangat suka olahraga basket.


Banyak anak-anak kampus dari kalangan atas menghina Bryna yang dari kalangan bawah. namun Bryna mengabaikan itu semua. bagi nya itu semua tidak penting jika menanggapi mereka itu sama saja membuang waktu berharga nya dia.


dia hobi menulis bahkan dia sangat ingin menjadi penulis terkenal kelak, dia Sangat ingin karya-karya novel nya bisa di terbitkan dan di pajang di toko-toko buku di kota A.


Kampus~


Bryna memarkirkan sepeda nya dengan buru-buru dia berlari menuju gedung fakultas nya yang lumayan menguras tenaga nya. dia ingat kelas pagi ini kelas dari dosen killer di kampus nya. yang sangat menyebalkan bagi nya.


Bryna membuka pintu kelas pelan dan berjalan pelan agar tidak ketahuan dosen killer itu namun tanpa sepengetahuan nya bapak dosen sudah berdiri di hadapan nya dia membawa tongkat keramat nya.


Bryna mendongakkan kepalanya dan tersenyum manis pada dosen nya dengan tatapan memelas namun siapapun yang telat di kelas pak Anto tidak akan di beri izin masuk.


"telat 15 menit." ucap bapak dosen datar


"kau tahu kan siapa pun yang telat 1 detik pun di kelas saya tidak di izinkan masuk..dan kau telat 15 menit masih Berani masuk diam-diam." ucap nya lagi


"maaf pak tidak akan saya ulangi lagi." jawab Bryna


"keluar atau saya yang akan mengeluarkan mu." ucap bapak dosen lagi


teman-teman kelas nya hanya menatap sinis ke arah Bryna. tapi gadis itu sudah biasa dengan tatapan itu. Bryna pun akhirnya memutuskan untuk pergi ke taman belakang kampus tempat favorit nya bersama sahabat nya Jesica.


tiba-tiba dari arah belakang datang seseorang dan mengagetkan nya.


DUARRR


"HUAAAA." teriak Bryna


"hahah..kau ini begitu saja terkejut." tawa jesica sahabat Bryna


"oh benarkah maafkan aku tuan putri." ledek Jesi lagi yang membuat Bryna semakin kesal


"apa kau ingin mati hah." ancam Bryna bercanda


"aku akan pergi bee (bii)." ucap Jesi


Bee panggilan orang terdekat Bryna salah satu nya Jesica


"iya sudah sana pergi." jawab bryna yang masih fokus di depan laptop nya


"apa kau tidak akan menahan ku.?" tanya Jesica


"untuk apa? bukan kah itu tidak perlu." jawab bryna lagi


"kau ini selalu menyebalkan bee."


"itu salah satu sifat ku." jawab bryna lagi


"Bryna aku benci pada mu." teriak Jesica di telinga Bryna


"Jesi apa kau berniat merusak gendang telinga ku hah." ucap Bryna sambil menjauh kan diri dari Jesi


"iya aku berniat seperti itu, agar kau tidak mendengar hinaan dari sampah-sampah kampus ini." jawab Jesi


"kau tidak perlu repot-repot seperti itu pun aku tidak menganggap mereka ada Jes..kau tidak perlu khawatir oke." jawab bryna


"bagaimana aku tidak khawatir mereka selalu saja merendahkan mu..ingin sekali aku menyumpal mulut mereka dengan uang ku jika aku sukses nanti." kesal Jesi


"hahaha aku akan melakukan nya sendiri kelak..sudah kau tidak perlu emosi seperti itu."


"Kau sahabat paling baik yang aku temui bee..hanya kau seorang, jadi jangan tinggalkan aku iya."


"aku tidak akan meninggalkan Tuan putri Kesayangan keluarga Miller." goda Bryna


mereka mengobrol lama sambil menunggu kelas selanjutnya. karena mereka sama-sama telat masuk kelas pagi. (dasar mahasiswi bar-bar kalian berdua).


Jesica Miller merupakan nona muda keluarga Miller dari kalangan atas keluarga nya merupakan keluarga terpandang namun Jesica selalu bersikap rendah hati.


Jesica memiliki wajah berparas cantik, tinggi badan 170cm lebih tinggi dari Bryna, dia sama seperti Bryna namun mereka berdua tetap ada pancaran berbeda dari diri mereka. keluarga nya Sangat mendidik nya dengan baik untuk tidak bersikap sombong walaupun dia dari keluarga terpandang hingga dia bersahabat baik dengan Bryna.


Jesica dan Bryna beda fakultas


Jesica fakultas Seni sedangkan Bryna fakultas Sastra. Jesica sangat hobi melukis sejak kecil dia sangat ingin menjadi pelukis handal di masa depan. sedangkan Bryna ingin manjadi penulis novel terbaik hingga seluruh dunia..dia Sangat ingin melihat karya-karya nya terpajang di toko-toko buku hingga perpustakaan umum di kota A hingga dunia.


HAPPY READING 👀


SEMOGA SUKA DENGAN CERITA NYA JANGAN LUPA DUKUNG DENGAN LIKE, KOMEN NYA KARYA AUTHOR INI. TERIMAKASIH 🥰🍭