ONLY YOU MY GIRL

ONLY YOU MY GIRL
Bab.7 Dia wanita ku


Di Sisi lain Bryna dan Jesica masih menikmati makan siang nya dengan santai, di temani candaan mereka berdua. Mereka berdua benar-benar sohib sekali.


"Bee bagaimana apa kau akan melanjutkan S2?" tanya Jesica yang masih mengunyah makanan nya


"Aku sangat ingin, karena beasiswa ku juga hingga S2, tapi aku kasian pada ayah ku dia selalu sendirian di rumah dan mengurus cafe..aku ingin segera mencari keberadaan kakak dan ibu ku." jelas Bryna


"Bryna menurut ku kau harus tetap melanjutkan kuliah mu hingga S2, siapa tahu ayah mu ingin kau menyelesaikan kuliah mu hingga S2 sehingga ayah sangat bangga pada mu.. karena putri kecil nya memiliki gelar sarjana 2." ungkap Jesica dengan senyum manis nya


Bryna hanya menanggapi nya dengan senyuman lalu memasukkan makanan nya lagi. Dia hanya ingin segera menemukan kakak dan ibu nya.


mereka pun melanjutkan acara makan nya..


Devan duduk sambil memperhatikan 2 gadis di pojokan restoran yang sedang menikmati makan siang nya sambil tertawa gembira.


Devan menyunggingkan senyum di bibir nya.


"Apa yang kau katakan Devan.?" tanya Nova dan menatap Devan lekat


Devan mengalihkan pandangan nya ke arah Nova lagi menatap nya dingin.


"Nova apa perlu ku perjelas lagi."


"iya aku butuh penjelasan mu Dev, sejelas-jelasnya katakan kalau ucapan mu barusan hanya becanda." Nova semakin emosi


"Apa aku terlihat bercanda sejak tadi.?" tanya Devan lagi


"Ada apa Dengan mu?apa ada wanita lain yang membuat mu tidak suka pada ku lagi hah."


"Hahah..sejak kapan aku menyukai mu." tawa Devan membuat Nova semakin emosi


"Siapa wanita itu? apa dia lebih cantik dari ku? lebih berbakat dari ku? Dari keluarga mana dia?" tanya Nova beruntun


"Lihat wanita yang duduk di belakang mu itu." ucap Devan


Nova pun menurut dan langsung membalikkan tubuh nya dan melihat ke arah wanita yang di tunjuk Devan


"Dia wanita ku." ucap Devan lagi


"Hahah..Kau bercanda Devan sejak kapan tipe ideal mu seperti itu, lihat dia gadis kecil yang masih seusia dengan adik perempuan mu." ucap Nova karena dia merasa tidak terima jika dia kalah oleh wanita itu yang bahkan tidak ada apa-apa nya di banding kan diri nya.


"Aku bahkan tidak pernah memberi tahu publik tipe ideal ku seperti apa, dan mungkin kau orang pertama tipe ideal ku seperti apa." jawab Devan


Devan pun langsung beranjak dari duduk nya dan berjalan keluar restoran meninggalkan Nova yang masih jengkel dengan nya.


Setelah kepergian Devan, Nova langsung menghampiri di mana Bryna dan Jesica duduk. Dia membawa segelas Jus lalu..


Byurrr


"Auhhh.." teriak Bryna


"Hei.. apa-apaan Kau?" Teriak Jesica dan langsung Melihat wanita yang menyiram wajah Bryna dengan jus


Jesica terkejut karena dia adalah Nova Damanik Designer terkenal di negeri ini, bahkan rancangan nya banyak di pakai oleh selebriti papan atas.


"Nona Nova.?" Panggil Jesica


"saya tidak tahu siapa kau tapi tolong jauhi tunangan saya dari sekarang." Ucap Nova dengan tatapan kebencian ke arah Bryna


"Apa-apaan Nona ini, Siapa tunangan anda Bahkan saya tidak pernah dekat dengan pria mana pun selain ayah dan kakak laki-laki saya." jawab bryna kali Bryan sudah berdiri


"Jangan berpura-pura Gadis kecil, Kau tidak ada apa-apa nya di Banding kan saya."


"Nona Nova lebih baik bicara kan baik-baik seperti nya ini ada kesalahan pahaman antara nona dan sahabat saya." Jesica mencoba melerai karena sekarang semua orang melihat ke arah mereka


"Maaf Nona bahkan saya tidak mengenal Anda atau pun tunangan Anda..saya tidak ada waktu untuk menggoda tunangan anda jadi lebih baik jaga sopan santun anda pada saya." Ucap Bryna lagi


"Apa kau bilang sopan santun..Kau yang tidak memiliki sopan santun. kau tahu Devan Nuraga, iya dia tunangan ku jadi jauhi dia mulai sekarang." ucap Nova dan langsung meninggalkan Bryna yang masih tercengang


"Wahh wanita itu sungguh tidak sopan asal menuduh ku begitu saja bahkan aku tidak mengenal nya." oceh Bryna


"Iya..Aku baru tahu wanita itu sekarang." jawab bryna polos


"Astaga Bryna kau bahkan tidak mengenal Designer terkenal Itu dia adalah designer yang sudah terkenal di dalam negeri maupun luar negeri." jelas Jesica


"Aku tidak peduli Jes..dan astaga Devan Nuraga pria itu membuat hidup ku berantakan.." ucap Bryna


"ayo pulang sekarang bee..kau sudah basah seperti itu." ajak Jesica


ketika mereka akan akan keluar restoran Bryna dan Jesica mendengar orang-orang yang membicarakan Bryna yang sudah menggoda Seorang Devan dan membuat hubungan Devan dan Nova berantakan.


*lihat wanita itu bahkan masih bangga nya dia dengan wajah nya itu.


jika aku jadi diri nya aku tidak akan menunjuk kan wajah ku lagi di sini.


Dia seperti wanita ja**ng lain nya.


pantas saja aku tadi melihat tuan Devan dan nona Nova bertengkar.


ternyata wanita itu penyebab nya*.


Dan masih banyak lagi yang membuat telinga Jesica merasa sakit mendengar hinaan itu.


Namun beda dengan Bryna dia tidak mempedulikan mereka. "hah mereka hanya mengurusi kehidupan orang lain." Gumam Bryna


****


Malam ini Bryna duduk di meja belajar nya dia fokus di depan laptop nya mengerjakan tugas-tugas kampus nya. di temani alunan musik favorit nya. Dia ingin segera menyelesaikan S1 nya tahun ini. Bryna akan berkunjung ke rumah ayah nya karena besok libur kuliah selama 2 hari. Itu membuat Bryna senang.


tiba-tiba dering ponsel nya berbunyi menandakan ada yang menelfon nya. Bryna langsung melihat ke arah layar ponsel nya dan "Tanpa nama"


"Siapa iya yang menelfon ku.?" tanya Bryna pada diri nya sendiri


Bryna pun mengabaikan panggilan itu lalu Melanjutkan kegiatan nya.


dering ponsel nya kembali berbunyi


"**Halo, siapa kau?,menggangu saja." Tanya Bryna to the point


"Halo, nona Bryna kau tidak lupa dengan ku kan.?" suara pria di seberang telepon membuat Bryna langsung bergetar


"Apa yang kau ingin kan hah? kenapa kau selalu menggangguku.?" ucap Bryna mencoba mengontrol rasa takut nya


"aku hanya menginginkan diri mu, Bukan kah seharusnya kau senang jika aku menelfon mu.?" ucap pria itu


"Jangan ganggu aku lagi aku tidak ada hubungan apa-apa dengan mu, jadi ku mohon pergi dari kehidupan ku." teriak Bryna


"Hahaha.. bagaimana bisa Bahkan aku sekarang sudah berada di depan tempat tinggal mu." ucap pria itu penuh kemenangan


Deg**


Bryna langsung melihat ke luar jendela dan benar dia melihat sebuah mobil sport mewah milik pria itu. Bryna Sangat mengenal nya.


Bryna mematikan sambungan telepon nya dia langsung menuju pintu kost nya dan menguncinya rapat-rapat. Dia sangat takut jika pria itu masuk ke kost nya.


dia duduk dia menyalakan lampu tidur dan mematikan lampu kost nya. Agar pria itu segara pergi.


"bagaimana bisa pria itu datang lagi..bahkan tahu tempat tinggal ku." gumam Bryna


Bryna memutus kan untuk menelfon Jesica untuk menemani nya mengobrol di seberang telefon,karena dia sedang takut sekarang.


Bryna tidak pernah menceritakan tentang pria itu pada Jesica dia tidak ingin menambah beban sahabat nya itu.


Mereka pun mengobrol hingga larut malam sampai Bryna tertidur, Jesica tahu jika Bryna pasti sedang takut terlihat dari suara nya yang gemetar. Jesi selalu mengkhawatirkan Sahabat nya ini karena dia tidak bisa datang untuk menemui nya malam ini, Akhirnya Jesica mengutus 2 pengawal rumah nya untuk menjaga Bryna di depan kost nya.


****


HAPPY READING 🍭🍓