ONLY YOU MY GIRL

ONLY YOU MY GIRL
Bab.8 Bersama Ayah


Hari ini devan sangat sibuk di kantor nya, banyak tugas menumpuk bahkan mood nya sangat buruk membuat karyawan kantor yang menjadi imbas kemarahan nya.


mereka semua sudah biasa seperti ini, tapi tetap saja jika Presedir nya yang sangat dingin dan kejam itu marah seperti akan merobohkan gedung pencakar langit ini.


mereka akan lebih teliti dalam melakukan pekerjaan nya, sebelum di serahkan pada Presedir.


"Apa yang kalian lakukan selama 1 minggu, Hah?" bentak Devan


di ruangan nya terdapat 5 orang karyawan dari divisi pemasaran yang sedang tertunduk takut karena melihat Devan marah-marah.


"Apa kalian anggap perusahaan ku ini taman bermain, jika ingin bermain pergi ke taman bermain jangan di sini." ucap Devan lagi masih dengan amarah yang semakin memuncak


"Maaf kan kami Presedir..kami akan segara memperbaiki nya." ucap salah satu karyawan yang bernama Diana


"Bukan kah kalian tahu jika Presedir sedang marah jangan ada yang mengatakan apapun kecuali Presedir menyuruh kalian berbicara." ucap Rio Asisten pribadi Devan


semua yang mendengar ucapan Rio semakin menunduk. mereka semua sudah berkeringat dingin. tidak tahu nasib mereka selanjutnya akan seperti apa.


"Kembali ke ruangan kalian.. perbaiki dalam waktu 1 jam." ucap Devan


"Baik Presedir." jawab mereka bersamaan dan langsung keluar dari ruangan Devan dengan cepat


Devan menghela nafas dia merasa mood nya sudah tidak baik sejak kemarin bertemu dengan Nova. karena Mama nya sudah menelfon nya sejak semalam.


Dia yakin mungkin sebentar lagi mama nya akan datang.


Tiba-tiba pintu ruangan nya terbuka lebar dan muncul lah Wanita paruh baya yang kecantikan nya masih setia di wajah nya yang mulai keriput namun tidak terlalu terlihat.


Devan memejamkan mata nya, dia tahu yang datang siapa.


"Devan..apa kau ingin membuat mama dan papa mu malu.. apa-apaan kau ini mencampakkan wanita cantik seperti Nova." bentak Nyonya Nuraga pada anak sulung nya itu.


"Mama sebaik nya mama pulang..Devan tidak ingin berdebat dengan mama." jawab Devan yang masih memejamkan mata nya


Ny.nuraga menghela nafas pelan.


"Apa karena wanita miskin itu.?" tanya ny.nuraga yang sekarang sudah duduk di sofa


Rio keluar dari ruangan Devan membiarkan Ibu dan anak itu berbicara.


"Siapa yang mama maksud.?" tanya Devan


"Gadis miskin yang kuliah di universitas milik keluarga Nuraga yang mendapat kan beasiswa..apa masih kurang jelas Devan." jelas ny.nuraga


"Mama dia gadis baik..dia sangat mandiri..dan juga dia sangat pintar maka dari itu dia pantas mendapatkan beasiswa." jelas Devan


"Devan apa kau ingin mempermalukan nama keluarga Nuraga jika kau dekat dengan gadis miskin itu."


"Terserah Mama..jika mama menyukai Nova iya sudah mama saja menikah dengan Nova." ucap Devan dan langsung pergi dari ruangan nya karena ada rapat penting


"Devan..apa kau sopan begitu..Devan kembali." teriak ny.nuraga


setelah kepergian devan, muncul sekretaris kedua Devan masuk ke ruangan Devan.


"Maaf Nyonya.. Presedir ada rapat penting sekarang." jelas sekretaris itu yang bernama Risya


"Iya." jawab ny.nuraga dingin


Akhirnya dia kembali ke rumah utama..


****


Bryna dalam perjalanan kembali ke rumah nya dia menaiki bus untuk sampai ke rumah nya sekitar 2 jam perjalanan untuk sampai ke rumah.


"**Halo Jes..aku akan segera kembali..kau ingin aku bawakan apa?" tanya Bryna dari seberang telepon


"Bee aku sudah merindukan mu..aku ingin kue kering buatan ayah mu." jawab Jesica


"Hahah..baiklah kau tunggu aku kembali**."


mereka pun mengobrol sepanjang perjalanan


hingga Akhirnya tidak terasa Bryna sudah sampai di kota B tempat tinggal nya sekarang bersama ayah nya.


Dia langsung datang ke cafe milik ayah nya, Bryna melihat ayah masih sibuk karena banyak nya pelanggan hari ini.


Ayah Bryna langsung mencari sumber suara yang sangat dia rindukan. Dia melihat Putri kecil nya sudah berdiri di depan pintu cafe. Bryna pun langsung berlari ke arah ayah nya dan langsung memeluk erat ayah nya.


"Ayah aku sangat merindukanmu.." ucap Bryna di dalam dekapan ayah nya


"Ayah juga sangat merindukan putri kecil ayah." sambil mencium pucuk kepala Bryna


Semua pelanggan yang datang melihat keakraban ayah dan anak itu.membuat mereka sangat iri.


Lihat putri nya sangat cantik.


*bahkan kulit nya sangat putih bersih.


pasti banyak yang menyukai nya..aku sebagai perempuan saja sangat senang melihat nya tersenyum seperti itu*.


**


"Aku akan membantu ayah..dan yang lain nya." ucap Bryna dan langsung mengantar kan pesanan pelanggan


"tidak perlu bee." tolak ayah nya


namun putri nya sudah mengantarkan pesanan pelanggan dengan senyum mengembang di bibir nya


kau sudah menjadi gadis dewasa bee..tapi bagi ayah kau tetap putri kecil ayah..ayah sangat bangga pada mu. gumam ayah Bryna


Hingga pukul 9 malam cafe tutup.. interior cafe yang klasik tapi terlihat nyaman di lihat dan membuat para pelanggan nyaman jika berlama-lama duduk di cafe ini sambil menikmati Coffe dan kue kering dan cake yang lucu-lucu. di interior cafe terdapat foto Bryna ketika sedang bermain basket..acara kampus dan masih banyak lagi.


"Bagaimana kuliah mu?" tanya ayah Bryna


"kuliah ku baik-baik saja ayah..aku akan segera menyelesaikan tugas-tugas ku dan akan wisuda tahun ini." jelas Bryna


"Bagus dong..dan kamu bisa segera lanjut ke S2 mu." ucap ayah Bryna


"....." Bryna terdiam


"bagaimana bee..kenapa kau diam saja.?" tanya ayah nya lagi


"maaf kan aku ayah..aku belum memutuskan apakah aku lanjut ke S2 ku atau tidak." jelas Bryna dengan kepala tertunduk dia merasa mengecewakan ayah nya


"haha..kenapa kau menunduk seperti itu sayang..kau tidak perlu merasa bersalah..ayah akan mendukung apapun keputusan mu nanti nya." jelas ayah Bryna


"Benarkah ayah.?" ucap Bryna senang


"tentu saja."


Mereka pun mengobrol di ruang keluarga hingga larut setelah makan malam. bryna menidurkan kepala nya di paha ayah nya dengan nyaman. Dia mendengar setiap cerita ayah nya tentang ibu nya dan kakak nya.


"Apakah ayah sangat mencintai ibu?" tanya Bryna


"Iya." jawab ayah nya singkat


"jika ayah Sangat mencintai ibu.. lalu kenapa ayah tidak mencari ibu sejak dulu.?" ucap Bryna lagi


"Ayah tidak ingin mengganggu kebahagiaan ibu mu..kau tetap berada di sisi ayah saja membuat ayah senang..namun suatu hari nanti kau akan menemukan laki-laki yang benar-benar mencintai mu..dan kau tidak akan terus bersama ayah." jelas ayah Bryna


"Aku akan tetap bersama ayah..jika suami masa depan ku membawa ku pergi..aku akan membawa ayah juga..aku tidak ingin jika ayah sendirian lagi." jawab bryna


"ayah aku takut untuk jatuh cinta lagi..aku takut dengan semua pria di luaran sana..aku takut jika mereka menyakiti ku..dan meninggalkan ku." ucap Bryna


"jika mereka menyakiti putri ayah..ayah akan menghukum mereka dan tidak akan membiarkan mereka menyentuh putri ayah."


"Ayah kau lelaki terhebat di dunia dan juga kakak ku raynald jika di sini pasti dia akan melakukan yang sama seperti ayah." ucap Bryna


Ayah Bryna hanya tersenyum senang menanggapi ocehan bryna..ayah Bryna terlihat merasa bersalah pada putri nya ini.


dia belum bisa memberi tahu kebenaran yang selama ini di sembunyikan rapat-rapat bersama mantan istri nya.


ayah janji akan membahagiakan mu Bryna..dan ayah tidak akan membiarkan lelaki jahat untuk mendekati mu. Gumam dalam hati ayah Bryna


****


HAPPY READING 🍭🍓