ONLY YOU MY GIRL

ONLY YOU MY GIRL
Bab.44 Menghindari Hukuman


Malam ini Bryna tidur di mansion utama sekarang dia berada di kamar milik suami nya Devan yang ada di mansion utama. Dia bahkan tidak berani menghidupkan ponsel nya, Bryna benar-benar menghindari hukuman yang akan di berikan oleh Devan.


Dia sedang menatap langit malam di temani alunan musik balad favorit nya.


"Devan akan tahu jika aku berada di sini besok pagi pasti nya, dan dia pasti akan lupa dengan hukuman itu." ucap Bryna berbicara dengan diri nya sendiri


~


Devan malam ini pulang lebih awal karena dia akan memberikan hukuman untuk istri nakal nya itu. Rio bersyukur karena dia pun bisa berkencan dengan Risya sekretaris 1 Devan.


di perjalanan pulang Devan membeli strawberry dan beberapa makanan rasa strawberry untuk istri nya yang sangat menyukai strawberry.


"Kau boleh pulang sekarang!" ucap Devan dan langsung memasuki mansion yang sudah di sambut oleh pelayan.


"Di mana Istri ku?" tanya Devan masih dengan suara ramah


"...."


"Apa kalian tidak mendengar ku?" bentak Devan


"Maaf tuan muda..Nona muda pergi keluar tadi sore." ucap Bi Ani berbohong


"Lucy , John, Dirga apa kalian lakukan disini? kenapa kalian tidak bersama dengan Nona muda." teriak Devan lagi


Namun diri nya sudah tahu jika bi Ani berbohong pada nya..tidak mungkin jika Bryna pergi keluar dan bi Ani tanpa melaporkan nya pada ku.


"Aku harap kalian mengatakan yang sebenarnya jika aku kembali besok.!" ucap Devan dan langsung pergi keluar mansion sedangkan buah dan beberapa cemilan untuk Bryna ia jatuhkan begitu saja di lantai mansion nya.


"Tuan muda?" panggil bi Ani


Namun tidak di gubris oleh Devan Bi Ani menatap mobil mewah Devan hingga mobil itu melewati pintu gerbang utama .


"Bi Ani apa yang harus kita lakukan? tuan muda sangat marah." ucap Lucy


"Biar aku yang mengurus nya."


~


pukul 20:00 malam


Bryna sudah tidur tidak seperti biasa nya dia tidur awal. Membuat Nyonya Rina Mertua Bryna sedikit khawatir karena Bryna juga belum makan malam. Namun tetap membiarkan Bryna istirahat.


Zevana sedang mengobrol di ruang keluarga bersama kedua orang tua nya! Namun tiba-tiba...


BRAK


Suara pintu utama yang di buka begitu keras membuat tuan Julian, Nyonya Rina dan juga Zevana terperanjat kaget.


"Apa itu pah?" tanya Nyonya Rina


"Selamat datang tuan muda." sambut para pelayan suara mereka menggema di seluruh ruangan


Nyonya Rina pun langsung beranjak dan menghampiri anak sulung nya itu.


"Devan apa kamu tidak bisa pelan-pekan membuka pintu nya.?" ucap Mama nya lembut


"Di mana Bryna?" tanya Devan tiba-tiba


"Dia..dia.." belum sempat di jawab Devan sudah meninggalkan mama nya dan juga papa dan adik nya di bawah


"Ada apa dengan nya?" tanya Zevana


"pa, ma lihat kakak jika sedang marah membuat semua orang takut." kesal Zevana


"Begitulah kakak mu ze..dia marah pasti ada sebab nya." ucap Mama nya


"Jangan-jangan karena kak Bryna..tidak memberitahu kak Devan jika dia ada di sini."


Ketika mereka lagi berbicara masalah pasangan muda itu Devan & Bryna tiba-tiba..


BRAK


terdengar lagi dari lantai atas membuat mereka bertiga langsung berlari menuju lantai atas tempat kamar Devan berada. Tuan Julian buru-buru berlari..


Sedangkan Bryna masih terlelap dengan cantik di atas ranjang king size mereka.


bisa-bisa nya dia masih tidur dengan nyenyak, dasar putri tidur kenapa bisa kamu tidak mendengar keributan barusan. gumam Devan


Devan mendekati ranjang mereka dan langsung tidur di samping istri mungil nya itu.


Devan menghadap ke arah Bryna sambil mengelus pipi Bryna sampai ke bibir Bryan lalu Devan memainkan hidung Bryna dengan cara memencet hidung Bryna sampai Bryna susah bernafas.


"Hmhhh..hhmmm..."


sedangkan Devan hanya tersenyum puas mengerjai istri nya itu.


hingga Bryna membuka matanya sedangkan tangan Devan masih memencet hidung Bryna.


"Hahaha..kau sangat imut sayang." tawa Devan pecah ketika melihat ekspresi Bryna


"hahh...hahh..." nafas Bryna terngengah-ngengah dan menghirup udara banyak-banyak.


"Apa kau ingin membunuh ku tuan Devan Nuraga." uca Bryna kesal


"Hahahaha..kau sangat lucu bee."


tiba-tiba Bryna membelalakkan mata nya kaget..


"Kau sejak kapan kau ada di sini.. jangan-jangan kau bukan suami ku..tidak mungkin suami ku tahu secepat itu."


Devan menghentikan tawa nya seketika dia baru ingat karena Bryna menghindar dari hukuman nya.


"Berani sekali kamu menghindar dari hukuman yang akan aku berikan pada mu bee." ucap Devan dingin


Bryna Langsung diam dia menatap lekat wajah Devan hingga dia tiba-tiba..


"Aduh kepala ku pusing aku akan segera tidur." ucap Bryna dia pun langsung tidur memunggungi Devan dan menutupi tubuh nya dengan selimut tebal nya.


Devan hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah istri nya ini.


"Begitu takut kah kamu menghindari hukuman ku sampai tidur di mansion utama." ucap Devan


"Aku tidak takut hukuman apapun dari mu."


"Lalu? apa ini kau tidak memberi tahu ku jika kau akan tidur di mansion utama, dan kau membuat semua pengawal dan para pelayan di mansion ku berbohong pada ku hanya untuk melindungi mu."


Bryna hanya diam


"Apa yang harus aku lakukan pada mereka besok..karena sudah berbohong dengan tuan muda nya." gumam Devan namun masih di dengar oleh Bryna


Bryna Langsung duduk dan menghadap ke arah suami nya.


"Jangan pecat mereka aku mohon..aku yang salah." mohon Bryna


"Aku masih memikirkan hukuman untuk mereka."


"Jangan hukum mereka Devan..aku yang salah..kau mohon."


"Ayo pulang ke mansion ku.."


"Tidak..aku akan menginap semalam di sini."


"Kau..."


Tiba-tiba Bryna sudah berada di bahu Devan. Bryna memukul punggung kekar Devan dan meronta minta di turunkan.


"Devan apa yang kau lakukan?"


Devan sudah keluar dari kamar dan di luar sudah ada mama papa dan adik nya dengan wajah khawatir.


"Devan apa yang kamu lakukan..turunkan Bryna ." ucap Nyonya Rina


"Aku hanya ingin membawa istri nakal ku ini pulang mah.."


Devan menuruni tangga tidak memperdulikan ocehan Nyonya Rina dan rontaan Bryna di bahu nya.


"Mama papa zeze tolongin Bryna." teriak Bryna frustasi


"Sayang bisa tidak kau diam..kau tahu betapa khawatir nya aku ketika kamu tidak berada di mansion." ucap Devan


"Aku tidak tahu." jawab kesal Bryna yang sudah pasrah dengan perlakuan Devan pada nya


***


Mansion Pribadi Devan


Devan melihat Bryna sudah tidur lelap membuat Devan tidak tega membangun kan istri nakal nya ini.


pintu utama terbuka lebar dan para pelayan menyambut kedatangan tuan muda dan Nona muda nya.


"Selamat datang kembali tuan muda dan Nona muda." sambut mereka yang sedikit takut dengan raut wajah Devan yang sangat tidak bersahabat


Devan berjalan terus tanpa memperdulikan mereka semua dengan menggendong Bryan ala bridal.


"Kalian semua selamat karena kebaikan istri ku, di masa depan tidak ada kebohongan dari mulut kalian jika itu ada hubungannya dengan ku, istri ku, anak-anak ku, dan juga keluarga ku." ucap Devan dan langsung melanjutkan jalan nya menuju kamar.


"Maaf kan kesalahan kami tuan." ucap mereka serempak namun hal itu tidak di perduli kan oleh Devan


***


Pagi ini Devan sudah lebih awal bangun sedangkan Bryna masih meringkuk di dalam selimut hangat nya.


"Sayang apa kau tidak ingin melihat suami mu ini berangkat berkerja.?" tanya Devan sedikit berbisik di dekat telinga Bryna


"Hmm jangan pergi." gumam Bryna masih dengan mata terpejam nya


"aku harus pergi bekerja sayang."


"DEVAN!" Teriak Bryna tiba-tiba dan langsung duduk Devan begitu terkejut melihat Bryna yang seperti nya mimpi buruk


"Sayang aku di sini." ucap Devan dan langsung menarik tubuh Bryna ke dalam dekapan nya


"Tenang lah aku di sini."


"Devan aku melihat mu terluka...aku tidak mau kau pergi aku aku melihat banyak darah kau terluka Devan..hiks hiks" ucap Bryna gemetaran dan Langsung menangis


"Hei lihat aku baik-baik saja sayang..aku tidak akan pergi meninggalkan mu."


Bryna terus menangis membuat Devan tidak tega meninggalkan istri nya di mansion.


"Baiklah aku akan menemanimu di sini."


"Bryna masih saja tidak mau melepas pelukan nya."


***


HAPPY READING 🌹🍓🍉


maaf kalo update nya ngaret banget!


kalo banyak typo komen iya dan semoga suka☺️