
Hari ini adalah hari yang telah aku tunggu. Hari di mana aku akan menghadapi ujian akhir sekolah, aku senang karena masa putih abu-abu ini akan segera berakhir,hehehe. Kalian tau kenapa aku senang? Karena itu tandanya sebentar lagi aku akan bertunangan dengan mas reihan. hahahaha.
Aku berjalan menuju ruang ujianku dengan tenang, tapi sejujurnya terselip sedikit kegugupan , hihihi.
Selang beberapa menit setelah bel berbunyi pengawaspun memasuki ruang ujian, saat itu suasana di ruang ujian menegang terlihat jelas dari raut muka teman-temanku,mau tak mau akupun gugup hihihi. Setelah berdoa lembar soal dan jawabanpun di bagikan.
Suasana tenang tenang rusuhpun mulai terdengar di telingaku.
"Cista nomor 5 sampai 10 apa?" tanya bagas.
Ku gelengkan kepala sebagai jawabannya
"Dasar pelit."
"weeekk .Makanya belajar jangan pacaran terus."
"suka-suka lah".
"Isshh,dasar."
Aku memang terkenal pelit untuk memberikan jawaban ujian pada teman-teman,karena bagiku itu sama saja menjerumuskan mereka ke jurang kebodohan.Aku selalu menasehati mereka agar belajar dengan giat sehingga dapat menjawab semua soal ujian. Tapi lagi-lagi aku harus berlapang dada karena cara berfikir mereka yang masih kekanak-kanakan.Mereka berfikir di usia mereka sekarang hanya perlu bersenang -senang menikmati hidup sembari menghabiskan uang jajan yang diberikan orang tua.
Teman-temanku bilang kalau aku kolot karena cara berfikirku lebih dewasa dari umurku.Aku terbiasa berfikir jauh,mungkin awalnya itu karena keadaan tapi lama-lama itu menjadi keharusan hehehe. Apapun itu aku sangat bersyukur setidaknya keluargaku bangga memilikiku. Karena bagiku mereka adalah segalanya, kebahagian mereka adalah kebahagianku.
Ku kerjakan soal demi soal dengan hati-hati dan penuh ketelitian,ada beberapa soal yang menurutku cukup sulit dan membuatku ragu akan jawabannya. Aku tetap berharap akan mendapat hasil yang memuaskan agar aku bisa masuk perguruan tinggi dengan beasiswa. Semoga saja Allah masih terus berbaik hati memberikanku yang terbaik seperti sebelumnya,amin.
Begitulah hari pertama ujianku terlewati dengan lancar.
"Mas reihan ngagetin aja,kenapa ngga nunggu di depan gerbang saja?"
"Karena mas ingin membuatmu terkejut, kamu senang?"
"Ya ,terimakasih, mas reihan yang terbaik."
"Baiklah ayo kita makan siang dan pulang setelahnya lalu kamu harus kembali belajar karena gurumu yang tampan dan memesona ini sudah siap memberikan privat gratis hehehe."
"iiihhh mas reihan bisa aja deh."
"Kita ke kafe mas saja di depan ya!"
"Ya mas."
"Pak bonang tolong siapkan makan siang untuk kami ya antar ke ruangan saya." Kata mas reihan pada salah satu pegawainya.
"Mas reihan banyak kerjaan ya?"
"Ngga sayang mas hanya ingin berduaan dulu sama kamu hehehe."
"ihhh dasar. Mas kok di kunci pintunya??" tanyaku ketika tiba-tiba dia mengunci pintunya.
Dia menghampiriku dan mendekap tubuhku erat untuk beberapa saat sebelum ******* bibirku dengan lembut. Aku selalu menikmati perlakuanya padaku yang lembut dan penuh kasih sayang,ia selalu membuatku merasa penting bak seorang tuan putri hehehe. Setelah selesai makan siang iapun mengantar aku pulang dan menemaniku belajar untuk persiapan ujian hari ke dua besok.
Aku sangat bersyukur karena mempunyai mas reihan yang selalu menjadi guru privat terbaikku,hehehe. Karenanya ujianku berjalan dengan lancar dan menyenangkan. Hingga semua ujianpun sudah terlewat. Semua usaha sudah ku lakukan kini tinggal berdoa saja sambil menunggu hasilnya. Bagiku DOA adalah penyempurna dari setiap usaha yang telah kita lakukan karena tanpa restu Allah usaha kita tidak akan mendapat hasil yang memuaskan.