My Sister Is My Love

My Sister Is My Love
VISUAL.



Perkenalan Visual MY SISTER IS MY LOVE ,supaya para pembaca semakin asik berhalu heheh....Visual hanya imajinasi dan khayalan Author saja semoga suka🤗🤗



Albi Rasya Hendrayana, pemuda kaya berusia 25 tahun pewaris tunggal keluarga Hendrayana, seorang pria tampan yang gagah, Albi sangat sayang kepada Bundanya dan sering bersitegang dengan Ayah nya dan sangat membenci ibu tirinya.



Evelin chandra, seorang gadis keturunan Indonesia Rusia , saat ini usianya menginjak 17 tahun dan saat ini duduk di kelas sebelas sma, berwajah cantik baby past , gadis yang ceria , manja , berani dan mandiri. sejak kecil hanya di asuh oleh momy nya dan tidak pernah bertemu dengan ayah kandungnya.



Agung Hendrayana, seorang pria paruh baya pengusaha sukses, berusia 50 tahun. masih gagah dan tampan berkarisma.


Merawat sang istri yang sakit selama kurang lebih lima tahun, setelah istrinya meninggal dunia Agung menikah kembali dengan seorang wanita cantik beranak satu. mestipun di tentang oleh sang putra tetapi Agung tidak menghiraukannya.



Sonia Chandra seorang wanita keturunan Rusia, berusia 35 tahun, wanita mandiri membesarkan seorang anak perempuan sendirian.


karena pergaulan bebas di usia remajanya membuat Sonia Di usir oleh orang tuanya ,karena Sonia Hamil saat usianya 18 tahun dan masih duduk di bangku sekolah .


Sonia berjuang hidup sendiri karena pria yang menghamilinya pergi tidak bertanggung jawab.


Sonia melakukan bermacam cara demi mempertahankan hidup untuk membesarkan putrinya.


Sonia terlihat sangat cantik ,modis dan terlihat masih sangat muda di usia nya yang sudah kepala tiga.



Karina putri seorang poto model cantik berusia 24 tahun, berkulit putih, berambut panjang berambisi dan pekerja keras, pergaulan bebas dan sering berganti pria sebagai teman kencan tetapi memiliki seorang kekasih bernama Albi Rasya Hendrayana.


Albi tidak mengetahui perbuatan buruk sang kekasih, Karina sering kali mengajak Albi untuk berhubungan intim tetapi Albi selalu menolak karena Albi tidak mau melakukan perbuatan seperti itu sebelum ikatan pernikahan.


🍁🍁🍁


Albi segera keluar dari apartemen karin setelah menerima telpon dari seseorang.


Albi menjalankan mobilnya menuju kantor pusat Hendrayana, setelah sampai Albi pun segera turun dari mobil dan segera memasuki kantor Hendrayana.


Setelah sampai Albi segera naik lift menuju kantor sang Ayah, Albi mengetuk pintu ruangan sang Ayah dan segera masuk saat ada sautan dari dalam mempersilahkan untuk masuk.


"Albi hari ini ayah harus pergi ke swiss untuk beberapa hari ada urusan mendadak, jadi mulai sekarang kamu yang urus perusahaan di sini."


"kenapa mendadak sekali?"


"Iya ada masalah di sana dan Ayah sendiri yang harus mengurusnya."


"Iya Yah.... Tenang saja, urusan di sini Albi yang urus."


"Ayah titip Sonia dan putrinya, jangan kasar terhadap mereka!"


"hm...malas, kenapa tidak Ayah ajak saja ?"


"Sonia tidak punya paspor jadi susah harus urus-urus dulu."


"Nanti kalau urusan aya di sana lama ayah akan suruh Sonia nyusul, tapi Ayah titip Elin putrinya Sonia."


"Iya tenang saja kan dia sudah besar bukan bayi jadi bisa urus diri sendiri."


"ya sudah Ayah pergi sekarang takut ketinggalan pesawat."


"Iya sudah Ayo Albi antar ke bandara"


Albi pun segera pergi mengantarkan Ayahnya ke bandara untuk terbang ke swiss.


Sonia sudah sampai terlebih dahulu ke Bandara membawa koper baju untuk Agung.


"Sayang ini bajunya" Sonia menyerahkan koper berisi pakaian suaminya.


Agung pun menerima koper yang di berikan.


"Sayang hati hati ya di sana,jaga kesehatan."


"Iya secepatnya nyusul ya Aku sudah suruh bram untuk urus paspor mu."


"Iya tentu saja yank" Sonia tersenyum bahagia


Albi yang mendengarkan perbincangan antara Ayah dan Istri barunya merasa ilfil dan menyebalkan.


Setelah Agung masuk dan segera naik kedalam pesawat, Albi pun segera meninggalkan bandara ,berjalan menuju tempat parkiran di ikuti oleh Sonia.


Albi naik ke dalam mobil ,Sonia pun ikut masuk dan duduk di samping Albi,


"Siapa yang menyuruhmu naik ke dalam mobilku" Albi geram melihat Sonia.


"Tidak ada, tapi aku.mau ikut pulang "


"Turun...aku tidak sudi satu mobil dengan mu"


"Tidak Mau"


Albi turun dari mobilnya berjalan memutar dan membuka pintu mobil yang dekat dengan kursi yang di duduki Sonia,


"Ayo turun" Albi menarik tangan Sonia supaya turun dari mobilnya.


"tidak mau" Sonia bertahan dan memegang erat-erat ke kursi.


"lepaskan atau aku akan berteriak" Sonia mengancam Albi.


"Tolong....aku.mau di rampok...." Sonia berteriak .


"Astaga" Albi kaget ternyata Sonia benar-benar berteriak, Albi pun prustasi mengacak rambutnya sendiri.


Albi pun terpaksa membiarkan sonia ikut dengannya, dan melaju cepat menuju kediaman Hendrayana.


🍁TERIMAKASIH SUDAH MAMPIR🍁


🍁SALAM SAYANG KANIA🍁


🍁🍁🍁