My Sister Is My Love

My Sister Is My Love
Khawatir



🍁🍁Malam hari pukul 22'00WIB🍁🍁


Mbok siti terlihat mondar-mandir dia bingung karena sampai jam segini Elin dan Albi belum juga pulang.


Sudah beberapa kali Mbok siti berusaha menghubungi no hp Elin tetapi tidak ada jawaban.


Sementara itu Albi sedang asik bercumbu dengan kekasih nya, di atas kursi.


Kegiatan Albi pun terganggu dengan dengan bunyi dering telpon yang berada di saku celananya.


Albi pun Mengangkat panggilan tersebut.


📲 "Hallo, Mbok ada apa?" (Albi)


📲 "Anu Tuan muda, Neng Elin belum pulang Mbok khawatir hari semakin larut." (Mbok Siti)


📲 "kemana anak itu?" (Albi)


📲 "Mbok sudah berusaha menghubungi no hp nya tetapi tidak ada jawaban!" (Mbok Siti)


📲 "Ya sudah Mbok, nanti Albi cari." (Albi)


🍁🍁Sambungan telpon pun terputus🍁🍁


"Sayang aku pulang dulu ya"


Albi pamit mencium sekilas bibit sang kekasih, dan segera berjalan kearah pintu kemudian turun menuju parkiran dan melajukan mobilnya sambil Terus berusaha menghubungi no hp Elin.


"Is....sialan kemana pergi nya anak itu!"


Albi memukul setir mobil karena kesal sambil mengumpat gadis kecil yang sedang di carinya itu.


Albi menuju sekolah yang ternyata di sana sudah tidak ada siapapun karena memang hari sudah malam, tidak mungkin ada yang masih di sekolah.


Albi bingung ia menjambak rambutnya sendiri dengan kedua tangannya, pasalnya dia tidak tahu siapa saja teman-teman Elin jadi susah untuk mencari nya.


"Dasar bocah sialan, menyusahkan aku saja!"


"Eh... tunggu-tunggu, untuk apa aku repot-repot mencari nya?"


"Dasar Albi bodoh...bodoh... anak itu kan bukan siapa-siapa ku kenapa aku repot-repot mencari nya."


"Sudah sekarang lebih baik aku pulang dan beristirahat, soalnya bocah itu bukan urusan ku ,aku tidak perduli."


Albi bergumam sendiri kemudian kembali masuk kedalam mobilnya dan melajukan mobilnya menuju rumah.


Saat sampai di gerbang rumah di belakang mobil yang di kendarai Albi ada sebuah taksi yang ikut masuk Ke halaman rumahnya.


Tidak lama kemudian Elin pun keluar dari dalam taksi sambil bersenandung ria berjalan dengan riang gembira melewati Albi yang sedang berdiri menatap nya dengan hati yang sangat dongkol.


"Hai... Abang, selamat malam ,Abang baru pulang jam segini?" Elin bertanya sambil melihat jam tangan yang melingkar di tangan nya.


Sontak Albi geram mendengar pertanyaan dari adik tiri nya itu, Albi pun menjewer telinga Elin dengan sangat kencang.


"Aw...aw...aw... Abang sakit lepasin kenapa Evelin di jewer"


"Dasar bocah sialan dari mana saja kau ? kelayapan kemana saja ,masa pulang sekolah jam segini hah...?"


"Ampun Abang... sakit lepasin telinga Elin, jangan di jewer terus"


"Rasakan ini kau harus di beri pelajaran, katakan kau dari mana?"


"Iya Abang akan Elin jelas kan tapi lepaskan dulu ini sakit Abang, bagai mana kalau telinga Elin putus Abang lepasin!"


Albi pun melepaskan tangannya dari telinga Elin, Elin pun mengelus-elus telinganya yang memang terasa sangat sakit.


"Katakan kau dari mana?"


"Pulang sekolah aku pergi bersama temanku bermain wahana permainan di mall, sambil jalan-jalan , Terus makan , terus pulang sudah itu saja ko !"


"Lain kali kalau mau pergi kemana pun beri kabar pada orang rumah supaya tidak membuat orang panik, dan aku tidak perlu mencari mu berkeliling seperti orang tidak waras , kau mengerti!"


"Ya ampun Abang Elin terharu, ternyata abang Elin ini soswiit sekali sampai begitu nya abang takut kehilangan Elin, sampai berkeliling mencari Elin!" Elin membuat wajah nya selimut mungkin.


"Hah..." Albi bengong mendengar tanggapan gadis kecil di hadapan nya itu


"Anak setan ,aku panik dan kau Astaga...aku tidak habis pikir dengan mu."


"Abang kalau abang merindukan Elin bilang saja Bang tidak perlu malu, Elin Kan orangnya memang ngangenin😘😘,"


"Heh... gadis gila, mana ada aku merindukan mu?"


"Abang jangan malu, kalau kangen bilang saja"


"Hahah... " Elin pun tertawa sambil berlari masuk kedalam rumah dan menaiki anak tangga menuju kamarnya.


"Dasar anak Setan"


Albi menendang pintu karena kesal dengan tingkah laku Elin.


🍁TERIMAKASIH SUDAH MAMPIR🍁


🍁SALAM SAYANG KANIA🍁


🍁🍁🍁