My Sister Is My Love

My Sister Is My Love
Perkenalan Bos Baru perusahaan Hendrayana



Albi sudah sampai di perusahaan Hendrayana, Semua stap yang bekerja di sana sudah berjajar di depan mereka menyambut kedatangan Bos barunya.


Albi berjalan dengan gagah dan ia pun berhenti di depan semua stap nya, kemudian Bram asisten pribadi Agung Hendrayana memperkenalkan kan Albi kepada seluruh stap yang ada.


"Semua nya terimakasih atas kehadirannya ,Saya sengaja mengumpulkan Anda semua di sini pada pagi hari ini untuk memperkenalkan pewaris satu satunya perusahaan Hendrayana, mulai saat ini Tuan Albi lah yang bertanggung jawab atas perusahaan ini."


"Terimakasih semua nya , perkenalkan Nama saya Albi Rasya Hendrayana, saya adalah putra tunggal dari Rasya dan Agung Hendrayana, terimakasih atas kinerja nya selama bergabung di perusahaan ini dan untuk kedepannya saya minta kerjasamanya untuk menjadi kan perusahaan ini semakin maju."


"Terimakasih semua nya dan silahkan kembali ketempat kerja masing masing."


Setelah melakukan perkenalan Albi pun segera berjalan menuju ruangan kantor nya di ikuti oleh Bram di belakang nya.


Bram pun menjelaskan semua pekerjaan yang biasa di kerja kan oleh Tuan Agung kepada Albi, dan tidak perlu waktu yang lama Albi pun cepat memahaminya.


🍁🍁🍁


Di tempat lain Sonia masih berbaring di bawah selimut, dan tiba-tiba rasa mual menyeruak perutnya terasa tidak enak, ia pun segera bangkit dan berlari masuk kedalam kamar mandi dan disana Sonia memuntahkan isi perut nya.


Setelah selesai dengan muntahan nya sonia menyiram nya, Sonia pun segera membuka bajunya dan segera mandi, setelah selesai ia pun memakai pakaian dan berrias seperti biasanya kemudian keluar dari kamar dan turun menuju Ruang makan.


Di ruang makan Sonia tidak melihat siapa pun tempat nya sudah sepi, Sonia pun melirik ke arah jam dinding dan ternyata jam sudah menunjuk kan pukul 09'45.


"Pantas saja sudah sepi ternyata sudah siang, Astaga aku kesiangan."


Mbok Siti menghampiri nyonya nya yang sedang termenung di meja makan.


"Nyonya maaf mau saya siap kan sarapan apa?"


"Tolong buatkan Nasi goreng sama jus jeruk saja Mbok, oh Ya Mbok Albi kemana?"


"Tuan Muda sudah pergi dari tadi pagi, sebelun berangkat beliau juga menyuruh saya untuk melihat nyonya takut terjadi apa-apa dengan nyonya, tapi saat saya kekamar nyonya masih tertidur pulas dan saya tidak berani membangunkan."


Sonia hanya mengangguk mendengar penuturan Mbok Siti.


"Mbok setelah sarapan Saya akan pergi ke kantor Hendrayana kemudian menjemput Elin, tolong Mbok bilang ya sama joko supaya bersiap untuk mengantar saya."


"Baik nyonya"


Sonia pun memakan Nasi goreng yang sudah Mbok Siti siap kan dan baru saja beberapa suapan Sonia merasa kan mual kembali dan segera berlari untuk memuntahkan makanannya.


"Nyonya kenapa,Ayo Nyonya ini minum dulu, Nyonya apa nasi goreng nya tidak enak?"


"Nadi goreng nya enak ko Mbok, cuma dari kemarin rasanya saya mual terus Mbok, tadi saja saat bangun tidur sudah muntah-muntah." Sonia memegang kepalanya yang sedikit pusing.


"Jangan-jangan Nyonya sedang mengandung?"


"Ah... tidak mungkin Mbok saya tidak pernah telat meminum obat pencegah kehamilan."


"Biasanya suka ada yang seperti itu Nyonya, sebaiknya Nyonya periksa kan saja ke dokter kandungan, biar semua pasti Nyonya tidak menduga-duga."


"Iya nanti saja lah Mbok, hari ini saya akan jemput Elin dan ke kantor Hendrayana untuk mengambil paspor dan setelah itu langsung pergi menyusul Mas Agung."


"Oh Ya Mbok, nanti selama saya pergi saya titip putri saya ya Mbok, kalau nakal Mbok newer saja ya ,Jangan biarkan dia pulang telat ya Mbok"


"Iya nyonya tenang saja saya akan menjaga nya."


"Dan satu lagi jangan biarkan bertengkar dengan Albi ya heheh..."


"Iya Nyonya"


"Mbok kalau begitu saya pergi dulu ya sudah siang ini"


"Iya silahkan nyonya"


Kemudian Sonia pun pergi di antar oleh supir keluarga Hendrayana, untuk menemui Albi dan mengambil paspor yang di titip kan ke Albi setelah itu Sonia akan pergi menjemput putrinya.


Di dalam mobil Sonia pun melamun memikirkan tentang kondisinya Apa mungkin dia benar-benar sedang mengandung?


"Pak joko nanti kalau Ada apotek berhenti dulu ya sebentar saya ingin membeli sesuatu."


"Iya Nyonya"


Setelah sampai di sebuah apotek joko pun memarkirkan mobilnya dan Sonia pun segera turun dan membeli barang yang dia maksud, kemudian kembali masuk kedalam mobil, mobil pun kembali melaju ke tempat tujuan.


🍁TERIMAKASIH SUDAH MAMPIR 🍁


🍁SALAM SAYANG KANIA🍁


🍁🍁🍁