My Sister Is My Love

My Sister Is My Love
Jebakan gagal.



Setelah pulang kerja Albi mun mampir ke apartemen sang kekasih, sebelumnya Karin menghubungi Albi dan menyuruhnya untuk datang ke apartemennya.


Malam hari seperti biasa Mbok siti sedang menyiapkan makan Malam untuk majikannya.


Sonia dan Elin pun turun untuk makan malam.


"Mbok, Dimana Albi?"


"Dari tadi Pagi Tuan muda belum kembali nyonya!"


"Elin tolong ambil hp mommy di kamar, mommy mau telpon Albi."


"Kamarnya sebelah mana mom?"


"Astaga Mom lupa kamu belum tahu kamar mom yang mana!"


"Mbok pinjam hp Mbok saja hubungi no Albi, nanti biar saya yang ngomong."


"iya Nyonya"


Mbok siti pun merogoh saku rok nya mengambil hp dan kemudian menghubungi no Albi dan menyerahkan hp nya kepada Sonia.


Beberapa kali berdering tetapi tidak mendapatkan jawaban dari Albi.


Sementara itu Albi ,karin dan beberapa orang teman karin sedang berpesta mereka bernyanyi , berjoged dan ditemani dengan minuman beralkohol.


Albi yang memang tidak terbiasa meminum minuman keras hanya meminum beberapa teguk saja sudah merasa pusing, sehingga dia tidak menghiraukan hp nya yang berada di atas meja berdering.


Sonia beberapa kali berusaha menghubungi Albi tetapi tidak ada jawaban sama sekali.


"Mbok tau tida di mana apartemen karin berada?"


"Saya kurang tahu nyonya, tapi joko pasti tahu dia pernah beberapa kali mengantar Non Karin pulang."


"Panggil kan joko dan suruh dia bersiap untuk mengantar saya ke apartemen Karin sekarang."


"Iya Nyonya saya permisi ,saya akan beri tau joko untuk bersiap."


Sementara itu Albi yang berada dalam pengaruh alkohol sedang bercumbu bersama Karin di atas ranjang, karena karin mengajak Albi untuk masuk ke kamarnya dan naik ke atas ranjang nya.


Sebagai lelaki normal dan dalam pengaruh alkohol Albi pun terbuai dengan bujuk rayu sang kekasih, mereka saling berciuman bibir , tangan karin pun tidak tinggal diam perlahan tapi pasti kancing kemeja yang Albi kenakan satu persatu mulai terbuka.


Setelah menemui joko Mbok siti pun kembali ke ruang makan menemui Nyonya nya yang sedang makan bersama putrinya.


"Permisi Nyonya, joko sudah siap menunggu anda di depan"


"Iya terimakasih Mbok, sebentar saya habiskan makanan saya dulu, karena saya butuh tenaga, kan siapa tahu butuh tenaga ektra nanti di sana"


Sonia pun segera menghabiskan makanannya yang berada di piring setelah itu segera minum dan bangkit dari tempat nya duduk.


"Elin setelah makan kamu masuk kamar saja ya, istirahat tidak perlu menunggu mommy,"


"Iya mom, mommy hati hati"


"Iya"


"Mbok titip Elin ya"


"Iya Nyonya"


"Semangat Mom, Mom pasti bisa" Elin mengepal kan tangan pertanda pemberi semangat kepada Mommy nya.


"Memang nya Nyonya mau kemana kenapa memberi semangat seperti mau perang saja"🤣🤣


"Emang Mbok, mommy mau perang melawan ular betina"


"Ada-ada saja neg Elin ini."


"Heheh.... terimakasih makan malam nya ya Mbok, elimln mau kembali kekamar saja."


"Iya Neng silahkan."


Elin pun segera berjalan kembali ke kamarnya.


"Pak joko tolong antar saya ke apartemen Karin"


Sonia pun segera naik kedalam mobil, dan joko pun segera melajukan mobilnya ketempat tujuan.


Setelah beberapa menit mobil yang di kendarai joko pun sampai di parkiran Apartemen di mana Karin tinggal, Soniq dan joko pun berjalan menaiki lift menuju kamar Karin.


Sesampainya di depan pintu Sonia pun memencet bel dan pintu apartemen pun terbuka, salah satu teman Karin yang membukanya, dari luar sudah tercium bau alkohol menyeruak.


"Hai...hai... semua Apa kabar ,kenapa kalian bersenang senang tetapi tidak mengajak ku?"


Sonia pun masuk kedalam sambil melambaikan tangannya, berjalan di ikuti oleh joko di belakangnya, Sonia berjalan menuju pintu kamar dan ternyata ada dua kamar di apartemen tersebut, Sonia membuka salah satu kamar dan ternyata kamar itu kosong tidak ada apa-apa pun di kamar tersebut.


Teman teman Karina tidak.menghiraukan apa yang di lakukan Sonia ,mereka kembali menikmati pestanya.


Sonia pun berjalan menuju salah satu kamar yang lain dan membukanya.


Terlihat jelas di atas ranjang karina yang sudah telanjang tanpa busana,sedangkan Abi sudah tidak.mengenakan baju tetapi masih mengenakan celana.


"woy... kalian sedang bersenang-senang, kenapabtidak mengajak aku!"


Sonia berjalan naik ke atas ranjang dia menjambak rambut panjang Karin, Karin pun berteriak kesakitan.


Sedang kan joko menutup kedua matanya dengan tangan saat melihat tubuh karin yang tanpa busana.


"heh... joko ngapain pake tutup mata segala, ayo bantu Albi memakai bajunya kembali."


Joko pun segera menghampiri Albi dan membantunya memakai baju kembali.


Joko memapah Albi keluar dari kamar dan membawa Albi untuk turun menuju parkiran.


Sementara itu Sonia masih belum melepaskan jambakan tangannya di rambut Karin, Sonia benar-benar muak dengan kelakuan Karin.


Karin terus berteriak kesakitan tetapi tidak ada seorang.pun yang menolongnya, kemudian Sonia melepaskan jambakan nya dan mendorong tubuh karin sehingga karin terjungkal ke atas lantai.


Sonia berjalan menghampiri Karin.


"Dengarkan wanita ******, kalau kau berani menjebak Albi lagi kau akan merasakan siksaan lebih dari ini, camkan itu." Sonia mengancam Karin.


Setelah itu Sonia pun berjalan meninggalkan Karin yang terduduk lemas di lantai, dan karin pun bangkit kemudian menghancurkan semua barang yang ada di kamarnya.


Setelah itu Joko pun melajukan kembali mobilnya menuju rumah Hendrayana.


🍁TERIMAKASIH SUDAH MAMPIR🍁


🍁SALAM SAYANG KANIA🍁


🍁🍁🍁